Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Zaman sudah berubah, murid makin kritis, teknologi makin liar. Tapi kalau cara ngelola sekolah dan organisasi masih itu-itu saja, ya jelas ketinggalan. Pesan inilah yang ditegaskan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) saat menyapa para guru dan pengurus PGRI di Banjarnegara. Intinya simpel: era baru, cara lama harus ditinggal.

T. Budianto
Last updated: Februari 5, 2026 3:28 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
NARASUMBER SEMINAR: Ketua Departemen Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan PB PGRI James Frans Tomasow saat menjadi narasumber seminar di Rumah Guru PGRI Kabupaten Banjarnegara, Jateng, Rabu (4/2/2026). (Foto: PGRI Banjarnegara)
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA– Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) mengajak seluruh organisasi guru di daerah untuk berbenah dan bertransformasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 yang makin kompleks dan dinamis.

Pesan itu disampaikan Ketua Departemen Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan PB PGRI, James Frans Tomasow, saat menjadi narasumber seminar di Rumah Guru PGRI Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu, (4/2/2026).

Baca juga: Huruf Cemerlang Ario Bawa Guru Cantik Banjarnegara Jadi Juara Porsenijar Jateng

“Pemimpin PGRI hari ini bukan cuma memimpin organisasi atau sekolah. Tantangannya lebih besar, membangun ekosistem pendidikan. Dan itu nggak bisa dihadapi dengan cara-cara lama,” tegas James.

Menurutnya, sebagai organisasi profesi guru terbesar di Indonesia, PGRI punya peran strategis untuk mendorong perubahan tata kelola pendidikan. Mulai dari manajemen organisasi, pola pembelajaran, sampai cara merespons perkembangan teknologi, tuntutan global, dan perubahan sosial yang bergerak cepat.

James menilai, masih banyak sekolah dan organisasi PGRI yang bertahan dengan pola lama. Padahal, model tersebut sudah kurang relevan dengan kondisi saat ini. “Transformasi itu harus serius dan berbasis data. Bukan sekadar ikut tren lalu berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

Konsistensi Kepemimpinan

Ia mengingatkan, perubahan setengah-setengah justru berbahaya karena membuat organisasi mudah kembali ke pola lama. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang tegas dan konsisten agar transformasi benar-benar berjalan berkelanjutan.

Kegiatan seminar tersebut diikuti puluhan pengurus PGRI serta Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Kabupaten Banjarnegara. Dalam kesempatan yang sama, PB PGRI juga menyerahkan bantuan seperangkat alat podcast kepada PGRI Kabupaten Banjarnegara.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi karena Banjarnegara menjadi daerah dengan peserta terbanyak dalam Diklat daring Guru Indonesia Maraton Belajar (Gemar). Perangkat podcast tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi organisasi, berbagi praktik baik pendidikan, sekaligus menguatkan literasi digital di lingkungan PGRI.

Baca juga: 2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono, menyatakan kesiapan jajarannya untuk meninggalkan cara lama dan mulai menerapkan pengelolaan organisasi yang lebih tertib, inovatif, dan adaptif.

Ia menyebut, PGRI Banjarnegara juga tengah mendorong kemandirian organisasi lewat pembentukan koperasi sebagai unit usaha, agar tidak terus bergantung pada iuran anggota. “Kami ingin sekolah-sekolah PGRI di Banjarnegara berkembang menjadi sekolah unggulan yang dipercaya dan diminati masyarakat,” katanya.

Kalau murid dituntut melek teknologi, gurunya juga harus berani upgrade cara berpikir. Sebab di abad ke-21, yang ketinggalan bukan yang kurang pintar, tapi yang masih nyaman dengan cara lama. (tebe)

You Might Also Like

Akhir Tahun Mau Liburan? Waspada, La Nina Siap Bawa Hujan Segedhe Gaban

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Pornas Korpri 2025, Sekda: Main Jujur dan Sportif!

HUT RI Beda Nasib: Sambo Gigit Jari, Putri Candrawathi Dapat Remisi

Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

TAGGED:cara mengajarguruheadlinePB PGRIPGRI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Pesantren ke Kampus Dunia
Next Article Ilustrasi penangkapan tersangka. Drama Hukum di Medan: Korban Pencurian Jadi Tersangka, Polisi Bilang Begini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi anak terpapar konten radikalisme dan terorisme dari game online.
Tumbuh

22 Anak di Jateng Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88 Endus Metode Tebar Jaring di Medsos

Januari 7, 2026
Unik

2026, Pemprov Janji Naikin Insentif Guru Agama Jadi Rp300 Miliar

Agustus 21, 2025
Unik

Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Patok Harga Satu Anak Bayi Rp 11 – 16 Juta

Juli 15, 2025
Daerah

Semarang Ngebut Mau Bebas TBC 2028, Layanan Kesehatan Canggih Udah Nongol di Puskesmas

September 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?