BACAAJA, JAKARTA – Siap-siap begadang bareng Garuda Muda! Timnas U-17 Indonesia bakal memulai petualangan mereka di Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di Doha, Qatar. Kick-off fase grup dijadwalkan malam-malam waktu Indonesia, jadi fans mesti siap ngopi dulu biar nggak ketiduran.
Indonesia tergabung di Grup H, satu grup bareng raksasa Brasil, wakil Afrika Zambia, dan tim tangguh dari Amerika Tengah, Honduras. Bukan grup mudah, tapi juga bukan alasan buat ciut.
Turnamen ini berlangsung dari 3 sampai 27 November 2025. Menariknya, Indonesia jadi satu-satunya wakil dari ASEAN, bikin atmosfer dukungan makin semangat.
Buat yang lupa, ini jadi kesempatan kedua Indonesia tampil di ajang paling bergengsi kelompok umur tersebut. Kali pertama terjadi pada 2023, saat Indonesia jadi tuan rumah dan finis di peringkat ketiga grup.
Waktu itu, langkah Garuda Asia terhenti di penyisihan, tapi kini misi mereka jelas: harus tembus babak knockout.
Pelatih Nova Arianto udah pasang target tinggi. Ia pengin anak asuhnya bukan cuma tampil berani, tapi juga ngasih kejutan. “Harapannya mental pemain semakin siap dan bisa tampil maksimal,” kata Nova.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, ngasih pesan tegas buat para pemain muda itu. “Siapa pun lawannya, hadapi dengan berani dan berikan yang terbaik untuk Indonesia,” tulis Erick lewat akun resminya.
Pesan itu jadi bahan bakar semangat buat tim muda ini. Apalagi lawan-lawan yang bakal dihadapi bukan tim sembarangan. Brasil misalnya, punya sejarah panjang di sepak bola usia muda.
Zambia juga nggak bisa diremehkan. Tim dari Afrika ini terkenal dengan fisik kuat dan permainan cepat. Honduras pun punya gaya agresif yang bikin banyak tim kewalahan.
Indonesia sendiri udah melakukan beberapa uji coba sebelum berangkat ke Qatar. Dari tiga laga pemanasan, Garuda Asia mencatat dua hasil imbang dan satu kali kalah. Hasilnya memang belum maksimal, tapi Nova bilang performa tim terus membaik.
Tiga hari lagi, tepatnya Selasa (4/11/2025), pertandingan perdana bakal digelar. Indonesia akan melawan Zambia di Stadion Aspire Zone, Doha. Kick-off dijadwalkan pukul 22.45 WIB.
Laga kedua, Garuda Asia bakal ketemu musuh berat: Brasil, pada Jumat (7/11/2025), masih di jam yang sama. Sedangkan laga terakhir melawan Honduras akan dimainkan Senin (10/11/2025).
Publik Indonesia pun udah nggak sabar nunggu penampilan tim muda ini. Banyak yang berharap generasi baru ini bisa nunjukin permainan nekat, penuh semangat, dan berani ambil risiko di lapangan.
Meski peluang lolos cukup berat, atmosfer optimisme tetap tinggi. Dukungan terus mengalir di media sosial dengan tagar #GarudaMudaFight dan #U17WorldCup2025.
Sejumlah pemain diaspora juga ikut bergabung, meski Nova cuma membawa empat nama. Ia pengin porsi pemain lokal lebih besar agar pengalaman mereka bertambah.
“Yang penting mental juang. Nggak peduli siapa lawannya, main buat negara,” tegasnya.
Kalau melihat jadwal yang semuanya malam hari, para pendukung mungkin bakal punya “ritual baru”: begadang bareng kopi, cemilan, dan semangat nasionalisme.
Malam-malam jadi makin seru karena tiap laga punya nilai sejarah. Siapa tahu, Garuda Muda bisa bikin kejutan dan ngulang euforia kayak waktu pertama kali tampil dua tahun lalu.
Dan satu hal pasti, apa pun hasilnya nanti, anak-anak muda ini udah bawa nama Indonesia ke panggung dunia lagi.
Jadi, siap-siap setel alarm, siapkan kopi, dan jangan lupa doa. Garuda Muda bakal berjuang lagi—kali ini, bukan cuma buat lolos grup, tapi buat buktiin kalau sepak bola muda Indonesia nggak bisa diremehkan. (*)


