Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Era Baru Sepak Bola Nasional: PSSI dan LIB Luncurkan Super League Indonesia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Era Baru Sepak Bola Nasional: PSSI dan LIB Luncurkan Super League Indonesia

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi meluncurkan Indonesia Super League (ISL) 2025/2026. Sebuah kompetisi baru sepakbola tanah air sebagai transformasi dari Grand Design Sepak Bola Indonesia 2045.

baniabbasy
Last updated: Agustus 4, 2025 1:17 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Ketua Umum PSSI Erick Tohir bersama Direktur PT. LIB Ferry Paulus dan mitra kompetisi saat peluncuran Super League Indonesia musim kompetisi 2025-2026 di Jakarta, Minggu (3/8/2025). foto: dok/PSSI
Ketua Umum PSSI Erick Tohir bersama Direktur PT. LIB Ferry Paulus dan mitra kompetisi saat peluncuran Super League Indonesia musim kompetisi 2025-2026 di Jakarta, Minggu (3/8/2025). foto: dok/PSSI
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Dunia sepak bola Tanah Air memasuki babak baru. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi meluncurkan Indonesia Super League (ISL) 2025/2026 sebagai bentuk transformasi menyeluruh kompetisi kasta tertinggi nasional, menggantikan format lama Liga 1.

Contents
Format Kompetisi Lebih KompetitifAntusiasme Klub dan SuporterTantangan Ke Depan

Dalam seremoni peluncuran yang digelar megah di Jakarta Convention Center, Minggu (3/8/2025), Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari Grand Design Sepak Bola Indonesia 2045. Super League Indonesia diharapkan menjadi simbol kebangkitan sepak bola profesional nasional yang kompetitif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan talenta.

“Super League bukan hanya soal nama, tapi perubahan fundamental dari sistem kompetisi. Mulai dari manajemen klub, kualitas infrastruktur, profesionalisme wasit, hingga ekosistem suporter,” ujar Erick dalam pidatonya.

Format Kompetisi Lebih Kompetitif

ISL 2025/2026 akan diikuti oleh 18 klub dengan format musim penuh dan sistem promosi-degradasi tetap diberlakukan. Namun ada sejumlah pembaruan penting. Salah satunya adalah penerapan sistem Club Licensing berbasis nilai integritas dan profesionalisme, yang memungkinkan hanya klub dengan manajemen sehat dan finansial transparan untuk bisa ikut berkompetisi.

Pertandingan akan disiarkan penuh melalui platform digital terintegrasi, termasuk kanal YouTube resmi dan mitra OTT lokal, sebagai bagian dari komitmen PSSI dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap sepak bola nasional. “Ini adalah liga rakyat. Kami ingin semua orang bisa menonton tim kebanggaannya tanpa batasan,” tambah Direktur Utama LIB Ferry Paulus.

Selain itu, jadwal pertandingan kini disusun lebih merata untuk meminimalkan kelelahan pemain dan memastikan kualitas permainan. Teknologi VAR (Video Assistant Referee) juga mulai diterapkan di semua laga utama, sebuah langkah maju dalam upaya meningkatkan kualitas perwasitan.

Super League Indonesia mendapat dukungan penuh dari sponsor utama BRI, serta mitra strategis dari Jepang dan Korea Selatan untuk pengembangan sport science dan pelatihan manajerial klub. “Kami tidak hanya mengucurkan dana, tapi ingin berkontribusi terhadap perubahan wajah sepak bola nasional,” kata Direktur Utama BRI, Sunarso.

Antusiasme Klub dan Suporter

Peluncuran liga ini disambut antusias oleh klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, hingga klub-klub promosi seperti PSMS Medan dan Persipal Palu yang kini merasakan atmosfer profesional yang lebih nyata.

Di sisi lain, kelompok suporter juga menyatakan dukungannya selama transformasi dilakukan secara adil dan tetap berpihak pada keaslian sepak bola daerah. “Asal jangan hilangkan identitas lokal dan suara suporter. Sepak bola itu bukan hanya kompetisi, tapi budaya,” ujar Asep Sudrajat, koordinator Viking Persib Club.

Tantangan Ke Depan

Meski banyak disambut positif, peluncuran Super League bukan tanpa tantangan. Masalah klasik seperti konflik antar pengelola stadion, inkonsistensi jadwal, hingga dugaan pengaturan skor masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Namun PSSI optimistis, dengan sistem pengawasan baru melalui Komite Integritas dan Transparansi, serta keterlibatan aparat hukum dalam pengawasan liga, semua bentuk manipulasi akan ditekan semaksimal mungkin.

“Ini bukan perubahan semalam. Tapi jika semua pihak mendukung—klub, pemain, media, dan tentu saja suporter—Super League Indonesia bisa jadi tonggak emas menuju sepak bola kelas dunia,” tutup Erick Thohir.(*)

You Might Also Like

Timnas Garuda Hadapi Tiongkok di GBK, Ini Prediksi Skuad Tempur Indonesia

Ronaldo Prediksi Duel Final Liga Champions: PSG Lawan Berat Inter

Lawan Irak, Timnas Siap Gaspol! Verdonk & Ole Romeny Diprediksi Starter di Jeddah

Ega Raka Out !

Piala Dunia 2026: 17 Negara Sudah Lolos, Asia Bawa Dua Debutan

TAGGED:erick thohirFerry PaulusLiga Indonesia versi baruSuper League Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden ke-6 RI, Bambang Susilo Yudhoyono (SBY). Berikut Pemimpin Negara Yang Meletakkan Diri di Atas Hukum Negara
Next Article Megawati Hangestri Pertiwi dkk. terseok-seok dalam putaran pertama SEA V League 2025 di Thailand. Butuh kerja keras untuk bisa bersuara dalam leg ke-2 8-10 Agustus 2025 di Vietnam. Foto: dok/PBVSI SEA V League: Timnas Voli Putri Terseok-seok di Leg Pertama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Erick: Lawan China Wajib Menang

Mei 30, 2025
skuad Timnas Indonesia
Sepak Bola

Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Apabila Keadaannya Begini

Mei 21, 2025
Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh bersama sejumlah perangkat desa.
Sepak Bola

Wakil Ketua DPRD Jateng Gelar Turnamen Sepak Bola Perangkat Desa

November 24, 2025
Sepak Bola

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Februari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Era Baru Sepak Bola Nasional: PSSI dan LIB Luncurkan Super League Indonesia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?