BACAAJA, PASAMAN – Tragedi mengiringi perjalanan Syahrizal Yusuf, eks Ketua DPRD Pasaman, saat ia sedang dalam misi kemanusiaan untuk mengantarkan bantuan bencana di Pasaman, Sumatera Barat. Kejadian itu berlangsung pada Rabu (3/12/2025) di kawasan Simpang Alahan Mati, sebuah titik jalan tanjakan yang dikenal cukup rawan.
Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Afrizal, menceritakan bahwa sebelum insiden terjadi, Syahrizal turun dari mobilnya karena melihat kemacetan panjang. Dengan langkah santai, ia mencoba mencari tahu apa yang membuat kendaraan menumpuk di tanjakan tersebut.
Di saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Fuso BA 8860 WU yang membawa alat berat mengalami masalah. Sambungan gardannya diduga terlepas hingga membuat truk berhenti mendadak di tanjakan. Pengemudi, Dedi Saputra, sempat menahan laju mundur truk dengan menyalakan alat berat dan menancapkan breket ke jalan.
Namun situasi berubah cepat. Saat pengemudi turun untuk melepas tali pengikat, truk justru mundur tanpa kendali. Alat berat di atasnya terdorong, menghantam beberapa kendaraan di belakang seperti truk Canter, pick up L-300, hingga sepeda motor.
Di momen itulah, alat berat tersebut terjatuh ke sisi kiri jalan. Syahrizal yang sedang berjalan kaki di lokasi itu tak sempat menghindar. Benturan keras membuatnya meninggal dunia di tempat.
“Benar korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertimpa alat berat itu,” ujar Afrizal.
Syahrizal Yusuf, yang pernah memimpin DPRD Pasaman periode 2009–2014, dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Niatnya untuk mengantar bantuan justru berakhir dengan tragedi yang mengguncang masyarakat Pasaman.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama karena terjadi saat ia sedang melakukan hal baik. Sebuah kejadian yang menunjukkan betapa tak terduganya situasi di jalanan, sekaligus mengingatkan bahwa setiap aksi kemanusiaan pun tetap membawa risiko yang tak pernah terpikirkan. (*)


