Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

Saat banjir masih jadi cerita pahit di Aceh, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) datang dengan aksi nyata. Bukan cuma bawa bantuan, tapi juga tim medis yang siap kerja di medan sulit demi warga yang akses kesehatannya ikut “kebanjiran”.

T. Budianto
Last updated: Desember 20, 2025 3:58 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSAMA BUPATI: Tim Medis Fakultas Kedokteran Unnes di Kabupaten Bener Meriah Aceh bersama Bupati dan Sekda Kab Bener Meriah, Provinsi Aceh. (Foto: FK Unnes)
SHARE

BACAAJA, BENER MERIAH– Saat jalan putus, lumpur masih setia nempel, dan akses kesehatan makin ribet, bantuan dari luar daerah jadi napas tambahan. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) nggak cuma kirim doa, tapi benar-benar turun tangan ke lokasi banjir dan longsor paling parah di Aceh.

Selama 16-22 Desember 2025, tim FK Unnes menyambangi Kabupaten Bener Meriah dan Kota Langsa. Bukan buat studi banding atau seremoni, tapi buat kerja nyata: bawa logistik, buka posko kesehatan, dan nemenin warga yang lagi berjuang pulih pascabencana.

Di bawah komando Dr dr Intan Zainafree, MH.Kes, aksi kemanusiaan ini jadi bagian dari Program Tanggap Darurat Bencana Sumatra yang digagas dan didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). FK Unnes dipercaya sebagai pelaksana di lapangan, alias yang siap kotor-kotoran demi kemanusiaan.

Baca juga: Banjir Sumatera Empat Perusahaan Disegel, Cuma Administratif?

Hasilnya? Sekitar dua ton bantuan digelontorkan. Isinya lengkap: bahan pangan, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, sampai obat-obatan. Bantuan ini menyebar ke Kota Langsa, Kabupaten Bener Meriah, hingga Aceh Tamiang, dengan dukungan PMI Kota Langsa dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat.

Soal medan, jangan ditanya. Logistik harus lewat jalur darat via Kota Medan dan jalur udara lewat Kabupaten Takengon. Medannya susah, tapi semangatnya nggak boleh ikut amblas.

Posko Kesehatan

Nggak berhenti di urusan logistik, FK Unnes juga mendirikan posko layanan kesehatan di Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan.

Fokusnya jelas: layanan kesehatan dasar dan obat-obatan buat warga yang akses kesehatannya masih “nyaris putus sinyal” karena infrastruktur rusak dan kondisi geografis yang nggak ramah.

Menurut dr Intan, kehadiran tim medis ini ditujukan buat bantu pemulihan fisik warga sekaligus meringankan beban pengungsi. “Harapannya, kualitas hidup warga terdampak bisa pelan-pelan naik, meski akses ke lokasi masih terbatas,” katanya.

Baca juga: Banjir Sumatera: Dua Bupati di Aceh Nyerah, Tak Sanggup Tangani Bencana

Sebelum berangkat, tim FK Unnes dilepas dari Semarang oleh Wakil Rektor IV Unnes, Prof Nur Qudus, MT, IPM. Pesannya sederhana tapi dalem: terima kasih sudah mau terjun langsung, jaga kesehatan, dan ingat, nggak bisa nolong orang lain kalau diri sendiri tumbang duluan.

Acara pelepasan juga dihadiri jajaran pimpinan FK Unnes, mulai dari Wakil Dekan (WD) I dr Sri Ratna Rahayu, MKes, PhD, WD II Dr dr Yuni Wijayanti, MKes, hingga WD III Prof Irwan Budiono, SKM, MKes.

Lewat aksi ini, FK Unnes pengin nunjukin satu hal: kampus bukan cuma tempat ngumpulin IPK, tapi juga ruang lahirnya empati dan aksi nyata. Ketika negara butuh, akademisi nggak boleh cuma jadi penonton. (tebe)

You Might Also Like

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Tengah Bencana Aceh, Luapan Rasa Kecewa?

Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, Puskampol: Pertebal Kejanggalan Kematian Iko Juliant

Setiawan HK vs Imam Nuryanto, Sah Jadi Kandidat Ketua PWI Jateng 2025-2030

Solo Gaspol Health Tourism! Respati Pastikan Proses Take Over RS KEI Tanpa Drama

TAGGED:banjir sumaterafk unnesheadlinekemendiktisaintekunnes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kondisi rumah-rumah warga di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Indonesia Tolak Bantuan Asing Bikin Negara-negara Arab Heran, Ada yang Ditutupin?
Next Article BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Jawa Tengah Masih Kekurangan 2.298 Guru

Juli 31, 2025
Ilustrasi anak terpapar konten radikalisme dan terorisme dari game online.
Tumbuh

22 Anak di Jateng Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88 Endus Metode Tebar Jaring di Medsos

Januari 7, 2026
Hukum

Dua Putri Gus Dur Ikut Desak Bebaskan Aktivis Semarang

Desember 5, 2025
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan
Daerah

Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup

Juli 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?