Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun

Dari 54 kasus tadi, total tersebar di 33 kelurahan. Cisarua paling tinggi dengan tujuh kasus, disusul Karang Tengah dan Baros masing-masing enam kasus. Tapi ada juga 11 kelurahan yang nihil kasus.

Nugroho P.
Last updated: Maret 1, 2026 7:35 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ota Sukabumi langsung diuji soal kesehatan lingkungan. Sepanjang Januari, tercatat 54 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Angkanya lumayan bikin waspada, tapi kabar baiknya: nggak ada korban jiwa.
SHARE

BACAAJA, SUKABUMI – Awal 2026, Kota Sukabumi langsung diuji soal kesehatan lingkungan. Sepanjang Januari, tercatat 54 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Angkanya lumayan bikin waspada, tapi kabar baiknya: nggak ada korban jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, bilang kasusnya memang tersebar di banyak kelurahan. Meski begitu, dibanding periode yang sama tahun lalu, jumlahnya justru turun.

Sebagai gambaran, sepanjang 2025 total kasus DBD tembus 1.017 dengan satu kematian. Rata-rata per bulan waktu itu sekitar 84 kasus. Jadi Januari 2026 ini masih lebih rendah.

Anak-anak Masih Paling Rentan

Dari data yang masuk, kelompok anak-anak tetap jadi yang paling sering terdampak. Karena itu, Dinkes minta orang tua dan sekolah nggak lengah. Pencegahan harus jalan bareng-bareng, nggak bisa cuma mengandalkan petugas kesehatan.

Apalagi biang keroknya jelas: nyamuk Aedes aegypti yang gampang banget berkembang biak kalau lingkungan lembap dan banyak genangan.

3M Plus, Jangan Cuma Wacana

Dinkes kembali ngingetin soal gerakan 3M Plus:

  1. Menguras tempat penampungan air2
  2. . Menutup rapat wadah air
  3.  Mendaur ulang barang bekas yang bisa jadi sarang nyamuk

Plus-nya? Tambahan langkah pencegahan lain seperti pakai obat anti-nyamuk atau tanam tanaman pengusir serangga.

Menurut Denna, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu cara paling murah dan efektif. Cukup luangin waktu bersih-bersih seminggu sekali. Fogging? Itu opsi terakhir, bukan solusi utama.

1 Rumah 1 Jumantik

Dinkes juga dorong Gerakan 1 Rumah 1 Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Intinya, tiap rumah punya “satpam” kecil yang rutin cek bak mandi, ember, pot bunga, sampai talang air.

Dari 54 kasus tadi, total tersebar di 33 kelurahan. Cisarua paling tinggi dengan tujuh kasus, disusul Karang Tengah dan Baros masing-masing enam kasus. Tapi ada juga 11 kelurahan yang nihil kasus.

Kabar cukup melegakan, Angka Bebas Jentik (ABJ) Januari tembus 97,4 persen. Itu sudah di atas target nasional 95 persen.

Meski begitu, DBD bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Musim hujan masih jalan, potensi genangan masih banyak. Jadi sebelum nyamuk keburu pesta, mending kita yang duluan beres-beres. (*)

You Might Also Like

Soal Sampah, Pemprov Gaspol Gerakan Bersih-Bersih Bareng

Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag

Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan

Penutupan Meriah Kejurprov Futsal Jateng 2025, Purbalingga Buktikan Diri Sebagai Tuan Rumah Tangguh

Duduk Semeja dengan Israel, Indonesia Setuju Bayar Iuran Board of Peace Hampir Rp17 Triliun

TAGGED:DBDNYAMUKSUKABUMI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK: Parsel Lebaran Jangan Jadi Jalan Masuk Gratifikasi
Next Article Awal Maret Datang, BBM Nonsubsidi Ikut Naik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Tolak Undangan Istana, Tiyo Pilih Konsisten Lawan Arus

Maret 1, 2026
Nasional

Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

Desember 26, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi meresmikan tiga bangunan SD Negeri sekaligus, Jumat (30/1/2026).
Info

Resmikan 3 Gedung Baru SD Negeri, Respati Dorong Ekosistem Pendidikan Inklusif di Solo

Januari 30, 2026
Sepak Bola

Taklukkan Kabupaten Semarang, DPD 1 Juara Soekarno Cup 2025

Juni 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?