Opini

Manusia di Bawah Rezim Perut Lapar

Abdullah Ulul Albab, mahasiswa prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Walisongo. "Revolusi Prancis tahun 1789 yang megah itu terjadi gara-gara…

Bersama-sama Tapi Sendiri

Muhajir, dosen Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) “Smartphone seperti cermin yang terus memantulkan kehidupan orang lain, sementara pantulan…

Perempuan Itu Jatuh Berkali-Kali Tetapi Tetap Bangkit dan Terus Bertahan

Ana Fitri Aulia, mahasiswa Magister Psikologi, Universitas Diponegoro.   Tidak semua perempuan bebas menentukan arah hidup sendiri, sekaligus memiliki banyak…

Merayakan Kebebasan dengan Kata-Kata

Imaniar Yordan Christy, guru dan anggota Dewan Kesenian Semarang.   Seorang anak perempuan tertunduk lesu menatap kertas kosong di hadapannya.…

Lelaki Miskin, Kenapa Lagi?

Widyanuari Eko Putra, buruh swasta dan periset lepas. Tinggal di Batursari, Demak.   Kekayaan tidak mengubah sifat manusia, ia hanya…

Bagaimana Mengumpat Menyelamatkan Kita dari Kegilaan

Sulung Pamanggih, peternak Kambing. Tinggal di Bojongnangka, Pemalang. Pakar sumpah serapah, Timothy Jay, pernah bilang rata-rata orang dewasa mengumpat sebanyak…