BACAAJA, JAKARTA- BMKG mengingatkan masyarakat buat ekstra waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan penguatan Monsun Asia bikin aliran angin baratan makin dominan. Efeknya? Pertumbuhan awan konvektif makin cepat, terutama di Indonesia bagian barat dan selatan.
Baca juga: Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga
Bukan cuma itu. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang lagi aktif di fase Samudra Hindia ikut memperkuat kondisi ini. Ditambah lagi dukungan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang memicu perlambatan dan belokan angin (konvergensi), khususnya di pesisir selatan Jawa sampai Nusa Tenggara.
Kombinasi “paket lengkap” dinamika atmosfer ini bikin potensi hujan intensitas sedang hingga sangat lebat meningkat. Bahkan bisa disertai petir dan angin kencang.
Prediksi Wilayah
BMKG memprakirakan pada 15-16 Februari hujan deras turun di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
Lalu pada 17-18 Februari, Aceh, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.
Sedangkan pada 19 Februari, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan dan 20-21 Februari meliputi Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Baca juga: Indonesia Dikepung 3 Siklon, BMKG Ingatkan Dampak Siklon Tropis Luana di Jateng Selatan
Pelaksana harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani meminta pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan sesuai tingkat risiko masing-masing wilayah.
Masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, juga diminta lebih waspada. Hindari aktivitas di bantaran sungai dan lereng curam, serta cek info cuaca terbaru sebelum bepergian, baik darat, laut, maupun udara.
Karena kadang yang datang bukan cuma hujan, tapi juga “banjir penyesalan” gara-gara nekat menerobos genangan. Jadi sebelum langit makin drama, mending siap sedia. Monsun lagi serius, jangan kita yang santai. (tebe)


