Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Banjir Pati Belum Reda, 51 Desa Terdampak, Pemkab Perpanjang Tanggap Darurat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Pati Belum Reda, 51 Desa Terdampak, Pemkab Perpanjang Tanggap Darurat

R. Izra
Last updated: Januari 25, 2026 4:36 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi petugas mengevakuasi warga korban banjir di Pati.
Ilustrasi petugas mengevakuasi warga korban banjir di Pati.
SHARE

BACAAJA, PATI – Banjir di Kabupaten Pati belum benar-benar pergi. Meski air mulai surut di beberapa tempat, dampaknya masih terasa. Puluhan desa masih berjibaku dengan sisa genangan dan lumpur.

Pemkab Pati pun memperpanjang status tanggap darurat bencana. Perpanjangan berlaku sampai 6 Februari 2026. Langkah ini diambil karena banjir dan longsor masih terjadi di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, sebelumnya status tanggap darurat berlaku 9–23 Januari. Kini diperpanjang tahap kedua mulai 24 Januari hingga 6 Februari.

Bacaaja: Banjir dan Longsor Lereng Gunung Slamet: 4 Kabupaten Terdampak, Timbulkan Korban Jiwa
Bacaaja: Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK

“Perpanjangan ini dilakukan karena Kabupaten Pati masih terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah,” kata Chandra.

Awalnya, lebih dari 100 desa terdampak banjir. Sekarang jumlahnya memang menurun. Namun, masih ada sekitar 51 desa yang belum sepenuhnya aman.

Menurut Chandra, potensi bencana masih cukup tinggi. Apalagi beberapa wilayah di Pati kerap jadi langganan banjir. Penanganan jangka panjang pun mulai dipikirkan.

“Ke depan, ada wilayah yang butuh solusi lebih permanen, termasuk kemungkinan relokasi atau penyediaan lahan baru,” ujar Chandra.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno menegaskan, penetapan status tanggap darurat menjadi kewenangan daerah. Pemprov berada di posisi mendukung dan memfasilitasi sesuai kebutuhan.

“Penetapan status tanggap darurat bencana itu bersifat kedaerahan,” katanya, Minggu (25/1/2026).

Sumarno juga mengingatkan pentingnya kesiapan aparatur. Menurutnya, kondisi fisik dan mental ASN jadi kunci agar pelayanan publik tetap berjalan di tengah bencana. (bae)

You Might Also Like

UMK Semarang Lagi Digodok: Target Naik, Tapi Tetap Ikut Aturan Main

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

Blak-blakan! Alasan Trump Serang Venezuela: Mari Kita Hasilkan Uang!

Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT

Strategi Ajaib Pemkot Semarang: Dari PLTSa Mangkrak, Kini Jualan PSEL

TAGGED:banjirbanjir patipatitanggap darurat bencana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bajaj Maxride hadir bukan untuk menggusur ojol, tapi bikin transportasi makin inklusif. Niat Bajaj Maxride Hadir di Solo Bukan Saingin Ojol, tapi Bikin Transportasi Makin Inklusif
Next Article Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain

Januari 8, 2026
Normalisasi Jalur KA di Kendal. Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang
Info

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

Januari 16, 2026
Ilustrasi teknologi deepfake AI.
Hukum

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

Oktober 15, 2025
Politik

MBG Bakal Sasar Lansia dan Disabilitas, Nggak Cuma Anak Sekolah, Wah Nambah Nih..

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Pati Belum Reda, 51 Desa Terdampak, Pemkab Perpanjang Tanggap Darurat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?