BACAAJA, JAKARTA – Jadi wakil rakyat memang harus perhatian sama yang diwakilinya.
Ketua DPR RI Puan Maharani angkat suara soal banjir bandang dan longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Data sementara:
- 34 orang tewas
- 54 orang hilang, masih dalam pencarian
- Puluhan luka-luka
- Ribuan warga terdampak dan mengungsi
Puan menyampaikan duka cita dan menekankan bahwa dampak bencana bukan cuma soal rumah rusak, tapi juga mental dan kehidupan warga yang lumpuh total.
“Kita harap proses evakuasi yang masih dilakukan tim SAR berjalan lancar,” ujar Puan, Kamis (27/11).
Bacaaja: Dahsyatnya Banjir-Longsor Sibolga, 5 Orang Tewas dan 4 Hilang
Bacaaja: Puan Tegas Minta Kasus Kematian Alvaro Diusut Tuntas: Jangan Sampe Terulang
Minta Bantuan Cepat & Lengkap, termasuk Trauma Healing
Puan minta pemerintah gercep ngirim bantuan, terutama ke lokasi pengungsian:
Logistik jangan telat
Posko pengungsian harus nyaman & layak
Layanan trauma healing wajib disiapkan buat warga, terutama yang kehilangan keluarga atau rumah
“Bencana alam tidak pernah mudah untuk dilalui, apalagi bagi mereka yang kehilangan,” tegasnya.
Ingatkan: Jangan Ada Ego Sektoral
Puan juga wanti-wanti soal koordinasi:
Penanganan bencana harus lintas instansi
Jangan ada ego sektoral
Fokus utama: keselamatan warga
Infrastruktur & Ekonomi Warga Harus Cepat Dipulihkan
Nggak cuma tanggap darurat, Puan dorong pemerintah:
Segera memperbaiki jalan nasional dan jembatan yang putus dengan konsep build back better (dibangun lebih tahan bencana)
Relokasi sementara sekolah dan buka jalur alternatif logistik
Siapkan skema pemulihan ekonomi buat petani dan pelaku UMKM yang putus akses pasar
“Sekali jalan terputus, sekolah tak bisa diakses, petani dan UMKM tak bisa angkut hasil,” ujar Puan.
Dia menegaskan DPR akan mengawal:
Jalan diperbaiki
Anak-anak bisa sekolah lagi
Petani bisa kembali bawa hasil panen
Update Dampak Banjir & Longsor di Sumut
Banjir bandang dan longsor terjadi akibat hujan deras sejak Senin (24/11) sampai Selasa (25/11).
Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan:
24 orang meninggal dunia
37 luka ringan
6 luka berat
5 orang masih dalam pencarian
Daerah dengan dampak terbesar:
Kabupaten Tapanuli Selatan
Kota Sibolga
Pakpak Bharat
Tapanuli Tengah
Puan menegaskan, negara harus benar-benar hadir dari fase darurat sampai rehabilitasi: “Negara harus hadir saat bencana alam melanda, di saat rakyat benar-benar membutuhkan. DPR akan terus mengawal penanggulangan bencana di Sumatera Utara hingga tahap rehabilitasi.” (*)


