BACAAJA, SEMARANG- Delapan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) atau pers mahasiswa (persma) tingkat fakultas di UIN Walisongo terancam eksistensinya. Biang keroknya aturan baru soal organisasi kemahasiswaan.
Aturan itu mengharuskan unit kegiatan mahasiswa yang sifatnya pengembangan minat dan bakat, seperti persma, olahraga, teater, dll masuknya level universitas. Masalahnya, sejak lama LPM di UIN Walisongo terdiri dari tingkat universitas dan fakultas. Semuanya saling bersaing dan menjalankan kerja-kerja jurnalistik.
Baca juga: Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas
Dengan adanya aturan baru ini, LPM di tingkat fakultas tidak lagi diperbolehkan, hanya LPM di tingkat universitas yang diakui. Lalu bagaimana nasib delapan LPM di fakultas? Apakah akan dihapus atau ada kebijakan lain?
Isu ini sebenarnya sudah lama dibahas, terutama sejak terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 2212 Tahun 2024 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan UIN Walisongo. Aturan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3814.
Menolak Merger
Mayoritas LPM fakultas tidak setuju jika organisasinya dihapus. Di sisi lain, mereka juga menolak untuk dimerger, apalagi harus menginduk ke Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat yang berada di tingkat universitas.
Sebagai respons, berdasarkan hasil kesepakatan, dibentuk Forum Pers Walisongo (FPW) untuk mengakomodasi sembilan LPM, terdiri dari delapan LPM fakultas dan satu LPM universitas.
Koordinator FPW, Rio Ramadhan mengatakan, forum ini sudah dikonsep sejak 2024. Namun, SK-nya baru terbit pada Juni 2025. “LPM di fakultas ada yang keberatan. Mereka pengen tetap eksistensi mereka tetap ada gitu. Dan kita pun ngerti akan hal itu,” ujarnya.
Baca juga: Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya
Katanya, LPM fakultas tidak ingin berada di bawah SKM Amanat. Di sisi lain, SKM Amanat juga tidak ingin terkesan superior atau membawahi seluruh LPM di tingkat fakultas. Masalah merger ini kian terasa dampaknya. Sebab, soal merger akan berlaku efektif, tidak seperti kemarin-kemarin yang masih tahap transisi.
Kalau semua suara dipaksa jadi satu, mungkin memang lebih rapi. Tapi jangan kaget kalau yang terdengar nanti bukan lagi keberagaman, melainkan satu suara yang terlalu pelan untuk disebut kritis. (bae)
Daftar LPM di UIN Walisongo:
Tingkat Universitas:
- Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat
Tingkat Fakultas:
- LPM Edukasi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
- LPM Justisia, Fakultas Syariah dan Hukum
- LPM Missi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi
- LPM Idea, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora
- LPM Invest, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
- LPM Frekuensi, Fakultas Sains dan Teknologi
- LPM Referens, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- LPM Esensi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan


