BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang resmi menunjuk Andri Ramawi sebagai pelatih kepala untuk sisa kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/26, menggantikan Jafri Sastra.
Pelatih berusia 39 tahun ini bukan sosok instan. Ia punya rekam jejak cukup panjang di sepak bola nasional. Selain pernah menjabat pelatih kepala Persiba Bantul, Coach Andri juga lama berkiprah sebagai asisten pelatih di level kompetitif.
Baca juga: Uji Coba Kontra PSIM EPA, PSIS Mantapkan Skuad
Namanya dikenal publik saat bekerja bersama Alfredo Vera. Keduanya pernah satu tim di Persipura Jayapura, klub besar dengan tekanan tinggi dan target juara, serta di Barito Putera yang dikenal kuat dalam pembinaan dan kolektivitas tim.
Di posisi asisten, Coach Andri dikenal fokus pada pengembangan pemain, detail taktikal, serta komunikasi intens dengan pemain muda. Pengalaman ini jadi modal penting saat ia naik peran sebagai pelatih kepala, terutama di situasi tim yang butuh stabilitas dan kedekatan psikologis.
Bukan Dadakan
Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, menegaskan penunjukan ini bukan keputusan dadakan. “Coach Andri sudah bergabung sejak pemusatan latihan di Yogyakarta minggu lalu. Progresnya positif, komunikasinya dengan tim pelatih dan Direktur Teknik juga berjalan sangat baik,” ujarnya.
Manajemen berharap kombinasi pengalaman, chemistry lama dengan Alfredo Vera, serta pendekatan yang adaptif bisa membantu PSIS lebih kompetitif di putaran ketiga dan mengamankan target bertahan di liga.
Baca juga: PSIS Kunci Skuad: Thaufan-Kristof Jadi Puzzle Terakhir
Coach baru, harapan baru. CV-nya panjang, tantangannya lebih panjang. Tapi di sepak bola, satu hal yang selalu berlaku: pengalaman boleh bicara, hasil tetap yang menentukan. Sekarang waktunya Coach Andri membuktikan, bukan di kertas, tapi di papan skor. (tebe)


