Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!

Komisi VII DPR apresiasi sektor manufaktur yang dorong pertumbuhan ekonomi 5,12 persen. Namun, anggota DPR Erna Sari Dewi soroti penurunan anggaran Kemenperin yang berpotensi hambat pengembangan industri dan program ramah lingkungan. Komisi VII siap dukung penguatan industri lokal dengan solusi konkret agar tetap jadi tulang punggung ekonomi nasional.

baniabbasy
Last updated: September 3, 2025 5:52 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar baik nih buat industri dalam negeri! Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, baru aja kasih apresiasi besar buat Kementerian Perindustrian. Kenapa? Karena sektor manufaktur ternyata jadi andalan yang bantu pertumbuhan ekonomi kita tembus 5,12 persen di tengah gejolak ekonomi dunia yang nggak gampang!

Lamhot bilang, salah satu bukti nyata naiknya daya saing industri nasional ini bisa diliat dari kenaikan Purchasing Manufacturing Index (PMI). Artinya, industri kita makin kuat dan sehat, nggak asal jalan doang. Makanya, dia banget respect sama Kemenperin yang kerja keras buat bangun ekosistem perindustrian yang solid.

Tapi, nggak cuma itu aja. Komisi VII juga udah bentuk Panitia Kerja (Panja) Daya Saing Industri buat cari solusi jitu menghadapi tantangan, terutama soal tarif impor 19 persen yang bisa bikin industri lokal kesulitan. Lamhot bilang, industri terdampak harus dikasih solusi konkret biar tetap bisa maju dan bersaing.

Di sisi lain, anggota Komisi VII, Erna Sari Dewi, juga angkat suara soal anggaran Kemenperin yang makin menipis dari tahun ke tahun. Tahun 2023, anggaran masih Rp4,53 triliun, tapi usulan 2026 cuma Rp2,5 triliun bahkan sampai Rp1,46 triliun. Erna khawatir, kalau dana produktif dipangkas terus, program perbaikan industri bakal terhambat, apalagi belanja pegawai malah naik 43 persen.

Selain itu, Erna juga soroti minimnya komitmen Kemenperin untuk program ramah lingkungan. Dengan dana yang cuma Rp18,8 miliar, jelas nggak cukup buat target pengurangan emisi nasional yang besar. Dia mendesak agar anggaran ditinjau ulang supaya program hijau dan penguatan industri berjalan seiring.

Jadi, intinya Komisi VII DPR RI pengen sektor manufaktur tetap jadi motor penggerak ekonomi nasional, tapi juga minta perhatian serius soal anggaran biar semua program bisa jalan maksimal. Semangat terus buat industri lokal, jangan sampai kalah sama impor dan masalah dana!(*)

You Might Also Like

Agustina: Biar Ekonomi Jalan, Seni Jangan Diam

Saldo Mendadak Susut, Jangan Panik Cek Dulu Jejaknya

Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

Gerakan “Ibu Jogo Anak” Resmi Digas: Saatnya Emak-Emak Turun Tangan Lawan Radikalisme Online!

TAGGED:anggaran perindustrianbacaajabacaaja.coDPR RIkomisi VII DPRSektor Manufaktur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menyambut Maulid Nabi 2025, Ini Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan agar Berkah
Next Article Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto saat memimpin Rapat Kerja Komisi IV dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rabu (3/9/2025). Foto: dok. KKP Kebanjiran Anggaran Rp13 T! DPR Komisi IV Dukung Penuh Ekonomi Biru untuk Ketahanan Pangan 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok. 
Opini

Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

September 10, 2025
Iman Rachman resmi cabut dari kursi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah IHSG rontok dan trading halt dua hari berturut-turut.
Ekonomi

Breaking News! Dirut BEI Mundur setelah IHSG Rontok: Bentuk Tanggung Jawab

Januari 30, 2026
Ilustrasi rekening bank.
Ekonomi

Kabar Gembira Nih! BLT Rp900.000 Cair Hari Ini, Kamu Dapet Nggak?

Oktober 20, 2025
Sirkular

Agustina Ajak Investor Bangun PSEL Jatibarang, Target Rampung 2027

Juli 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?