Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Kebijakan mutasi ASN ala Bupati Pati, Sudewo, lagi-lagi jadi sorotan. Dari pejabat tinggi jadi staf, sampai guru yang harus pindah jauh dari rumah, semua dinilai penuh kejanggalan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 22, 2025 4:54 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
SHARE

BACAAJA, PATI- Mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Pati lagi-lagi bikin heboh. Ada pejabat eselon II yang biasanya punya jabatan strategis, tiba-tiba “turun kasta” jadi staf biasa.

Kejadian janggal ini langsung disorot Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati. Dalam rapat di DPRD Pati, Kamis (21/8), tiga ASN hadir kasih kesaksian: Agus Eko Wibowo, Srini Yuani, dan Agil Tri Cahyani. Ketiganya cerita soal mutasi yang mereka alami.

Agus, misalnya, sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, sekarang cuma staf biasa di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Srini, yang dulu Kepala Seksi di Dinas PMD, dipindah jadi penelaah teknis di Kecamatan Margorejo. Sementara Agil, eks Kasubbag Program dan Keuangan Inspektorat, sekarang juga “diturunkan” ke posisi teknis di Dinas Ketahanan Pangan.

Anggota Pansus, Muslihan, nggak segan nyebut kebijakan itu zalim. “Ada pejabat eselon II yang langsung diturunkan jadi staf, ini jelas nggak wajar,” tegasnya. Nggak cuma soal jabatan, mutasi guru juga ikut disorot.

Tidak Realistis

Ada kasus guru dipindahtugaskan jauh dari rumah sampai sempat kecelakaan sebelum akhirnya SK mutasinya dicabut lagi. “Ini kebijakan nggak realistis dan bisa membahayakan ASN,” lanjut Muslihan.

Agus Eko juga blak-blakan. Ia bilang tuduhan dirinya menghilangkan dokumen daerah hanyalah alasan. “Semua dokumen ada lengkap, saya serahkan waktu serah terima jabatan. Nggak ada yang hilang,” ucapnya. Agil ikut menambahkan kalau justru kinerja Inspektorat membaik saat Agus menjabat. “Pati malah jadi nomor satu di Jateng bahkan nasional dalam tindak lanjut rekomendasi BPK,” katanya.

Pansus DPRD menilai pola mutasi ini banyak janggal dan jauh dari prinsip profesionalitas maupun asas keadilan. Rapat lanjutan bakal digelar untuk ngulik lebih jauh kebijakan mutasi ASN ala Bupati Sudewo. (*)

You Might Also Like

Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

Harhubnas 2025: Semarang Gaspol Bikin Transportasi Inklusif, Ekonomi Ikut Ngebut

Diterjang Angin, Rumah Warga Siap Diperbaiki Lewat RTLH

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Pemerintah Dorong Keraton Solo “Naik Level”

TAGGED:Bupati Sudewodprd patipansus hak angket
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK
Next Article Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkot Dorong Artefak Solo Pulang dari Belanda

Januari 27, 2026
Daerah

Wagub Lampung Dorong Semua Daerah Punya Mal Pelayanan Publik

Februari 10, 2026
Daerah

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

Juli 23, 2025
Saat Walikota Se,arang Agustina Wilujeng memerankan tokoh Sang Hyang Wenang dalam lakon Sang Panilih dalam gelaran Wayang On The Street di Kota Lama Semarang bersama Wayang Orang Ngesti Pandowo. Foto: dok/humas
Daerah

Wayang Orang On The Street Kota Lama: Walikota Agustina jadi Sang Hyang Wenang

September 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?