Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gunung Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah Tidur 600 Tahun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Gunung Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah Tidur 600 Tahun

Setelah tertidur nyaris 600 tahun atau 4,5 abad, Gunung Krasheninnikov Rusia meletus. Tinggi kolom abu mencapai 6 Km. Ini menjadi perhatian warga dunia terutama yang tinggal di sekitar pegunungan berapi. Lamanya tidur, suatu saat, gunung itu akan erupsi juga.

baniabbasy
Last updated: Agustus 4, 2025 2:31 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Gunung Krasheninnikov Rusia yang tidur 600 tahun atau sekitar 5,5 abad, tiba-tiba meletus, Minggu (3/8/2025). Foto: dok
Gunung Krasheninnikov Rusia yang tidur 600 tahun atau sekitar 5,5 abad, tiba-tiba meletus, Minggu (3/8/2025). Foto: dok
SHARE

NARAKITA, RUSIA– Gunung berapi Krasheninnikov di Semenanjung Kamchatka, Rusia, meletus pada Minggu (3/8/2025) pagi untuk pertama kalinya dalam hampir enam abad. Letusan langka ini terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat dan langsung memicu peningkatan status waspada di wilayah tersebut.

Pusat Pemantauan Vulkanik Rusia (KVERT) melaporkan bahwa letusan memuntahkan kolom abu setinggi enam kilometer ke atmosfer. Kolom abu tersebut menyebar ke arah Samudera Pasifik, namun hingga kini belum dilaporkan adanya dampak langsung terhadap permukiman penduduk maupun gangguan pada jalur penerbangan komersial. Meski demikian, otoritas penerbangan telah menetapkan kode oranye untuk wilayah udara di sekitar gunung.

Gunung Krasheninnikov sebelumnya tergolong sebagai gunung api dorman dan tercatat terakhir kali meletus sekitar tahun 1550. Letusan kali ini menjadi yang pertama dalam sekitar 600 tahun, menjadikannya peristiwa vulkanik yang sangat langka di wilayah Cincin Api Pasifik tersebut.

Menurut Kepala KVERT, Olga Girina, letusan ini kemungkinan besar dipicu oleh aktivitas tektonik yang intens dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah gempa bumi besar bermagnitudo 8,8 mengguncang wilayah Kamchatka pada 29 Juli lalu. “Gempa bumi dengan skala sebesar itu sangat mungkin memicu reaktivasi sistem magmatik yang sudah lama tidak aktif,” jelasnya.

Letusan Krasheninnikov ini menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik di wilayah tersebut. Sebelumnya, Gunung Klyuchevskoy—salah satu gunung api paling aktif di Kamchatka—juga menunjukkan aktivitas letusan pasca gempa bumi.

Meski lokasi Gunung Krasheninnikov cukup terpencil dan jauh dari permukiman, sejumlah peneliti dari Kronotsky Nature Reserve yang berada di sekitar lokasi segera dievakuasi begitu tanda-tanda awal letusan terdeteksi. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.

Pemerintah Rusia melalui Badan Situasi Darurat terus memantau kondisi gunung dan mengimbau warga serta penerbangan komersial untuk menghindari wilayah udara di sekitar Kamchatka. KVERT memperkirakan potensi letusan lanjutan dengan intensitas sedang masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Gunung Krasheninnikov memiliki dua kawah utama dan merupakan bagian dari sistem vulkanik kompleks di Kamchatka, salah satu wilayah dengan konsentrasi gunung api aktif tertinggi di dunia. Letusan ini menjadi pengingat bahwa meskipun tampak tenang selama ratusan tahun, gunung api tetap memiliki potensi aktivitas yang signifikan.(*)

Fakta-fakta Erupsi Gunung Krasheninnikov Rusia

AspekDetail
Tanggal WaktuMinggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 06.00 waktu lokal Kamchatka
LokasiGunung Krasheninnikov, Kamchatka, sekitar 200 km dari Petropavlovsk-K
Sejarah LetusanPertama dalam ~600 tahun atau sejak tahun 1550
Tinggi Kolom AbuSekitar 6 km
Resiko PenerbanganKode oranye: potensi gangguan penerbangan
Hubungan GempaMungkin dipicu gempa magnitudo 8.8 pada 29 Juli
Populasi TerdampakTidak ada penduduk sekitar yang terdampak langsung

 

You Might Also Like

5 Spot Sejarah Gratis di Jakarta, Wajib Disambangi Menjelang 17 Agustus 

Gubernur Luthfi Minta Promosi Wisata Karimunjawa Digenjot

Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis

Mau Perjalanan Jauh,  Jadi Tenang Kalau Doa Ini Nggak Ketinggalan

Berbagi Diskon Tahanan di Lapas Semarang, 62 Napi Dapat Remisi Khusus Waisak

TAGGED:Gunung Krasheninnikov RusiaGunung meletus tidak ada korban jiwa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pebulutangkis Alwi Farhan Raih Gelar Pertama Dari Macau Open 2025
Next Article Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9). Garuda Muda Tumbang, SUGBK Banjir Airmata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Tragedi Rombongan Guru, Niat Takziah Berakhir Duka di Jalan Purworejo-Magelang

Mei 8, 2025
Unik

Polisi Buru Pelaku Pelemparan Batu ke KA Sancaka di Wilayah Klaten

Juli 8, 2025
Unik

2026, Pemprov Janji Naikin Insentif Guru Agama Jadi Rp300 Miliar

Agustus 21, 2025
Unik

Mengenal Panda Parenting, Cara Santai tapi Serius Mendidik Anak Mandiri

September 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gunung Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah Tidur 600 Tahun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?