Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BEM Unissula Susul BEM UGM-Undip Keluar Dari Kenggotaan BEM SI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

BEM Unissula Susul BEM UGM-Undip Keluar Dari Kenggotaan BEM SI

Munas BEM SI menjadi ajang rebutan jabatan. Peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan Munas, tak dihiraukan demi memenuhi hasrat kepentingan politik bagi segelintir kelompok. Alasan BEM Unissula mundur dari keanggotaan BEM SI.

baniabbasy
Last updated: Juli 26, 2025 4:54 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Menpora membuka Munas BEM SI Kerakyatan di Sumatra Barat. BEM Unissula pun mundur dari keanggotaan BEM SI menyusul BEM Undip dan BEM UGM. Foto: dok/ist.
Menpora membuka Munas BEM SI Kerakyatan di Sumatra Barat. BEM Unissula pun mundur dari keanggotaan BEM SI menyusul BEM Undip dan BEM UGM. Foto: dok/ist.
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menyatakan keluar dari keanggotaan Aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI) Kerakyatan.

Keputusan BEM Unissula menyusul BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) dan BEM Universitas Diponegoro (Undip) yang hengkang lebih dulu.

“Kami musyawarah, sepakat memutuskan mundur dari BEM SI. Itu tiga hari setelah acara Munas selesai,” ujar Ketua BEM Unissula, Wiyu Ghaniy Allathif, Jumat (25/7/2025).

Musyawarah Nasional (Munas) XVIII BEM SI berlangsung di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada 13-19 Juli 2025 dinilai menjadi forum yang sarat intervensi politik dan bahkan menormalisasi aksi kekerasan.

Acara yang seharusnya menjadi agenda strategis malah dihadiri pejabat, mulai dari Kemenpora, Wakil Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar, Kepala BIN Daerah Sumbar, hingga Ketum Partai Perindo.

“Kami sangat menyayangkan apa yang terjadi di Munas,” kata Wiyu.

Seharusnya, kata dia, mengacu teori check and balance, gerakan mahasiswa seperti Aliansi BEM SI perlu ada namanya jarak dengan pemerintah agar kritik dapat berjalan terbuka.

“Kalau dekat seperti itu, meskipun dalam sambutan itu disebut sebagai konsep pentaholik dan lain sebagainya, bagi kami itu sangat rancu,” kritiknya.

Menurut Wiyu, dinamika politik dalam Munas tidak sehat, apalagi ada praktik-praktik kekerasan. Munas yang seharusnya menjadi forum adu gagasan, tapi malah jadi ajang saling pukul.

“Perdebatan yang tidak ada substansinya tapi sampai ada kekerasan. Nah, itu yang membuat kami kecewa,” bebernya.

Yang lebih miris, Munas menjadi ajang rebutan jabatan. Peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan Munas BEM SI tak dihiraukan demi memenuhi hasrat kepentingan politik bagi segelintir kelompok. *bae

You Might Also Like

Dinilai Implementatif, Gagasan Mohammad Saleh Layak Diaplikasikan dalam PSN

Semarang Zoo Carikan Jodoh Orang Utan

Negara Paling Jarang Jalan Kaki, Indonesia Masuk Zona Terbawah

Jokowi Seret Prabowo Turut Serta Dalam Pemakzulan Gibran

Kenapa 17 Agustus Harus Dirayain? Bukan Cuma Narsis Merah Putih

TAGGED:BEM SIbem ugmbem undipBEM Unissula
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gambar ilustrasi warga yang sedang memberikan suaranya dalam pemilu. Usulan Cak Imin mengenai kepala daerah dipilih atau ditunjuk presiden atau pemerintah pusat, berpotensi pada kemunduran demokrasi dan menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist. Cak Imin Usul, Gubernur Dipilih Presiden. Upaya Mundurkan Demokrasi?
Next Article Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menilai usulan Cak Imin soal Gubernur dipilih atau ditunjuk Presiden berpotensi menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist Usulan Gubernur Dipilih Presiden Salahi Konstitusi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

12 Pejabat Kejaksaan di Jateng Berganti

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Jaksa membacakan surat dakwaan kasus pembunuhan bayi kandung, terdakwa Brigadur Ade Kurniawan mengikuti sidang secara online, Rabu (16/7/2025). (bae)
Unik

Terungkap! Oknum Intel Polda Jateng Bunuh Anak Kandung karena Jengkal Diminta Nikahi Ibu Korban

Juli 16, 2025
EkonomiPlesir

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Maret 8, 2026
Unik

Demystifying the Concepts and Applications of AI

Mei 8, 2023
Unik

Serangan Gas Air Mata Polisi Dimana-Mana, Ini Cara Hadapi, Bukan Pakai Odol

Agustus 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BEM Unissula Susul BEM UGM-Undip Keluar Dari Kenggotaan BEM SI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?