Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Di Balik Tragedi di Jembatan Jurug, Mahasiswi UNS Hilang Usai Terjun ke Sungai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Di Balik Tragedi di Jembatan Jurug, Mahasiswi UNS Hilang Usai Terjun ke Sungai

Dalam tulisan tangan yang rapi namun mengandung kepedihan, DA menuliskan bahwa keputusan tersebut bukan karena tekanan dari keluarga atau kampus. Ia menyebut dirinya lelah, dan merasa kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

Nugroho P.
Last updated: Juli 2, 2025 6:45 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Tulisan tangan sebelum terjun ke sungai
SHARE

NARAKITA, SOLO – Keheningan di Jembatan Jurug, Selasa siang (1/7/2025), mendadak pecah ketika seorang pengendara ojek daring melihat seorang perempuan muda berdiri di tepi jembatan, menghadap ke aliran Bengawan Solo yang deras. Tak lama kemudian, perempuan tersebut melompat, meninggalkan jejak kesedihan yang mendalam.

Perempuan itu kemudian diketahui adalah DA, mahasiswi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), angkatan 2021.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta, informasi identitas korban didapat dari pihak kampus setelah dilakukan verifikasi terhadap sepeda motor yang ditinggalkan di jembatan beserta catatan pribadinya.

Salah satu saksi mata, pengemudi ojek online yang sedang membawa penumpang saat kejadian, menceritakan detik-detik tragis itu melalui video yang beredar luas di media sosial. Ia menyebut sempat melihat DA bersiap-siap melompat, lalu berusaha meneriakinya agar mengurungkan niat.

“Saya sudah teriak ‘Mbak, jangan!’, tapi dia langsung lompat. Saya dan penumpang langsung turun, tapi tubuhnya sudah terbawa arus,” ujarnya dengan nada getir.

Di dekat motor yang ditinggalkan, ditemukan sebuah buku kecil. Di dalamnya tertulis sepenggal kalimat perpisahan, yang diyakini menjadi surat terakhir DA sebelum mengakhiri hidupnya. Pesan tersebut berisi permintaan maaf dan pengakuan tentang beban batin yang dirasakannya selama ini.

Dalam tulisan tangan yang rapi namun mengandung kepedihan, DA menuliskan bahwa keputusan tersebut bukan karena tekanan dari keluarga atau kampus. Ia menyebut dirinya lelah, dan merasa kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

Pihak kampus membenarkan bahwa DA selama ini berada dalam pemantauan psikologis. Bahkan, dosen pembimbing akademiknya telah memberikan berbagai bentuk dukungan, termasuk kemudahan akademik dan surat rekomendasi untuk istirahat dari perkuliahan. Namun, langkah tersebut sempat ditolak pihak keluarga.

“Dia menolak istirahat karena tidak ingin dikasihani,” kata juru bicara UNS, Prof. Dr. Agus Riwanto.

Pihak kampus juga mengungkapkan bahwa DA sudah beberapa kali menunjukkan gejala keinginan mengakhiri hidup. Salah satu dosen bahkan pernah menyampaikan bahwa DA pernah berjanji akan berusaha bertahan.

Pentingnya Regulasi Emosi

Pakar Psikologi UNS, Dr. Farida Hidayati, menjelaskan bahwa kasus ini menunjukkan pentingnya kemampuan seseorang dalam meregulasi emosi. Menurutnya, banyak individu yang tampak tenang di luar, namun menyimpan tekanan luar biasa di dalam diri.

“Permasalahan emosional yang tidak tertangani seringkali membuat seseorang merasa buntu, terlebih jika tidak ada ruang aman untuk mengekspresikan beban tersebut,” jelas Farida.

Pencarian terhadap DA masih terus dilakukan hingga berita ini diturunkan. Tim BPBD Surakarta bersama relawan dan petugas gabungan dari Karanganyar dikerahkan menyisir aliran Bengawan Solo, mulai dari lokasi jatuh hingga radius beberapa kilometer.

Kasus ini mengundang simpati sekaligus keprihatinan dari berbagai pihak. Banyak yang berharap agar kejadian semacam ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental perlu mendapat perhatian yang sama seriusnya dengan kesehatan fisik.

Dalam dunia akademik yang penuh tekanan, terutama menjelang akhir studi, mahasiswa kerap merasa sendirian dalam menghadapi masalahnya. Padahal, dukungan emosional dari lingkungan terdekat sangat berpengaruh dalam menjaga kesehatan mental mereka.

Tragedi ini meninggalkan luka, tidak hanya bagi keluarga dan teman-teman DA, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika UNS. Semua berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang, dan mahasiswa bisa menemukan tempat yang aman untuk berbagi, sebelum semuanya terlambat. (*)

You Might Also Like

Puan Minta Pemerintah Segera Mitigasi Dampak Konflik Israel-Iran

Jantung Manusia Berdetak di Embrio Babi, Ilmuwan China Cetak Sejarah Baru Dunia Medis

Hari Jadi Wonosobo ke-200, Songsong Agung Jadi Simbol Pengayom Rakyat

Sindikat ‘Satgas Perampasan Aset’ Bobol Rekening Dorman Rp 204 Miliar

Perwira Polisi Jogja Didakwa Aniaya Warga Mijen Semarang hingga Tewas

TAGGED:kejadian tragismahasiswa unsterjun ke sungai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Terpidana mega korupsi E-KTP Setya Novanto,. Setya Novanto Lebih Cepat Bebas, Dikasih Diskon Hukuman oleh MA
Next Article Kata Kepala Bapenda Jateng Nadi Santoso, program pemutihan pajak kendaraan bermotor 2025 mampu sumbang PAD Rp333,9 miliar Pemutihan PKB Jateng Sumbang PAD Rp333,9 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tujuh Ribu Lebih Personel Gabungan Amankan Perayaan Paskah di Jateng

Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja

Mental Lagi Naik, Barito Jadi Korban Berikutnya?

Petugas BPBD mengevakuasi sejumlah warga terdampak banjir di Demak, Sabtu (4/4/2026).

Tanggul Sungai Tuntang Jebol: Ketinggian Banjir Demak Capai 1,5 Meter, 583 Warga Mengungsi

Ilustrasi pasukan militer Iran.

Iran Gelar Sayembara Berburu Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Hadianya Gak Main-main

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pengumuman penarikan album 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" milik penyanyi cilik Gandhi Sehat.
Viral

Baru Rilis Langsung Hilang! Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) Mendadak Ditarik, Ada Apa?

Februari 14, 2026
Nadiem Makarim, pendiri Gojek yang sukses, beralih ke dunia politik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, setelah menjual sahamnya di Gojek dan terlibat dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook, ia ditahan oleh Kejaksaan Agung. Kasus ini menyoroti pentingnya integritas dan transparansi dalam dunia politik dan bisnis.
Unik

Fakta-Fakta Mengejutkan Skandal Laptop Rp9,9 Triliun Era Nadiem, Diduga Sarat Rekayasa dan Kerugian Negara

Mei 31, 2025
Viral

Raisa–Hamish, Romansa yang Retak di Ujung Cerita

Oktober 23, 2025
Unik

Kongres Persatuan PWI 2025: SC Tetapkan Mekanisme Pemilihan Ketum

Agustus 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Di Balik Tragedi di Jembatan Jurug, Mahasiswi UNS Hilang Usai Terjun ke Sungai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?