Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 75 Persen Pembangkit Listrik PLN Berasal dari EBT pada 2034, Simak Rinciannya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

75 Persen Pembangkit Listrik PLN Berasal dari EBT pada 2034, Simak Rinciannya

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, PLN menargetkan pada 2034 pembangkit listrik didominasi dari EBT.

R. Izra
Last updated: Juli 2, 2025 9:56 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi pembagkit listrik tenaga angin, untuk memaksimalkan EBT.
Ilustrasi pembagkit listrik tenaga angin, untuk memaksimalkan EBT.
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Pembangkit listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan didominasi oleh pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), pada 2034.

Hal ini tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, di mana pemerintah berupaya mewujudkan transformasi energi bauran energi dengan penambahan 75 persen kapasitas yang berasal EBT.

Pada RUPTL terbaru ini, pemerintah menargetkan tambahan 10,3 Giga Watt (GW) pembangkit listrik berbasis gas akan dibangun sampai 2034 mendatang.

Berkaitan dengan rencana tersebut, pemerintah akan berfokus pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

“Jadi, ini merupakan transisi yang baik untuk gendong dulu sampai nanti pada saatnya ini betul-betul kita mendorong highly atau massive penetration of EBT. Dan memang, by design, RUPTL kita sudah didesain dengan 75% dari EBT,” kata EVP Strategic Risk Management Policy PLN Daniel K. Fernando Tampubolon, di Jakarta, baru-baru ini.

Di dalam RUPTL terbaru tersebut, paparnya, rencana penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 2034 ditargetkan mencapai 69,5 Giga Watt (GW).

Dari total kapasitas tersebut, mayoritas tambahan pembangkit berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT) yakni mencapai 61 persen atau sekitar 42,6 GW.

Lalu 15 persen berasal dari sistem penyimpanan baterai (storage) yakni sebesar 10,3 GW, sedangkan 16,6 GW dari pembangkit berbasis energi fosil.

Adapun rincian untuk kapasitas pembangkit EBT adalah sebagai berikut Surya: 17,1 GW, Air: 11,7 GW, Angin: 7,2 GW, Panas bumi: 5,2 GW, Bioenergi: 0,9 GW, Nuklir: 0,5 GW.

Sementara itu, untuk kapasitas sistem penyimpanan energi mencakup PLTA pumped storage sebesar 4,3 GW dan baterai 6,0 GW.

Kemudian, untuk pembangkit fosil masih akan dibangun sebesar 16,6 GW, terdiri dari gas 10,3 GW dan batu bara 6,3 GW. (*)

You Might Also Like

Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan

Singapura Incar Potensi Hijau Jateng, Investasi Tembus Rp2 Triliun di Awal 2025

Sampah Masih Cemari Lingkungan, DLHK Jateng Dorong Ekonomi Sirkular Hingga Tingkat Desa

Nggak Mau Byar-Pet, KITB Disuntik 180 MW Energi Hijau

Menteri LH: Daerah yang Gagal Kelola Sampah ‘Dianugerahi’ Predikat Kota Kotor

TAGGED:pembangkit listrik ebtpembangkit listrik ebt plnpembangkit listrik pln didominasi ebtpembangkit listrik pln ebt
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gambar udara lokasi tambang di kawasan Raja Ampat. Surat Terbuka untuk Prabowo Subianto: Raja Ampat Bukan Tambangmu!
Next Article Bulan Juni, Bulan Kelahiran Para Presiden Republik Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Sirkular

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

Juli 6, 2025
Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Sirkular

90 Persen Proyek Energi Terbarukan Lebih Murah daripada Listrik Fosil, tapi . . .

Juli 28, 2025
Sirkular

BUMN Kompak! PLN IP & PGE Gaspol Kembangkan Energi Panas Bumi

Agustus 20, 2025
Kondisi banjir rob yang menggenang di sebagian wiayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak yang terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya. Banjir dan rob ini, terjadi karena selain faktor alam (perubahan iklim) juga karena faktor kesalahan manusia mengelola alam. Foto: ilustrasi banjir Semarang
Sirkular

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Picu Peningkatan Rob di Pesisir. Apa Yang Harus Dilakukan?

Juli 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 75 Persen Pembangkit Listrik PLN Berasal dari EBT pada 2034, Simak Rinciannya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?