Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Surplus Hewan Kurban, Gus Yasin: Ketersediannya Capai 1,5 Juta Ekor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Jateng Surplus Hewan Kurban, Gus Yasin: Ketersediannya Capai 1,5 Juta Ekor

Wagub Gus Yasin menyebut Jateng surplus ketersediaan hewan kurban. Hewan siap kurban di Jateng mencapai 1,5 juta ekor.

R. Izra
Last updated: Mei 23, 2025 11:44 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wagub Jateng Taj Yasin membuka talkshow seputar kurban di Studio Kalipancur Central Park, Semarang, Kamis (22/5/2025).
Wagub Jateng Taj Yasin membuka talkshow seputar kurban di Studio Kalipancur Central Park, Semarang, Kamis (22/5/2025).
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen menyebut ketersediaaan hewan kurban di Jateng surplus, sehingga bisa menyuplai permintaan dari daerah lain.

Taj Yasin tidak risau dengan tingginya permintaan hewan kurban. Pasalnya, ketersediaan hewan ternak untuk kurban di Jateng tahun ini mencapai sekitar 1,5 juta ekor.

“Produksi di Jateng bukan hanya untuk Jateng, tetapi juga masyarakat Indonesia secara luas,” ujarnya usai membuka talkshow seputar kurban di Studio Kalipancur Central Park, Semarang, Kamis (22/5/2025).

Meskipun permintaan tinggi, Jateng aman karena produksi ternak mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kebutuhan hewan kurban pada tahun 2025, mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 547 ribu ekor. Terdiri dari 290 ribuan kambing, 102 ribuan domba, 150 ribuan sapi, dan 3 ribuan kerbau.

Menjelang pelaksanaan Iduladha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah mendorong pengawasan lalu lintas ternak di beberapa titik dengan menyediakan hewan korban yang sehat.

“Hewan yang terkena penyakit jelas tidak masuk dalam sarat sah hewan kurban,” ujar Supriyanto selaku kepala dinas.

Kejadian penyakit mulut dan kuku (PMK) ternak yang terjadi beberapa waktu lalu telah menekan psikologis peternak dan calon pembeli. Namun ia menegaskan bahwa PMK tidak menular pada manusia.

Sisi lain, Supriyanto mengimbau pengelola hewan ternak maupun panitia kurban untuk menjaga ternaknya agar tidak tertular penyakit dari hewan lain.

Salah satu upaya untuk mengantisipasi penularan penyakit, bisa dilakukan dengan menjauhkan hewan yang baru datang dengan hewan yang lama di dalam kandang.

“Untuk menjaga kehati-hatian hewan yang baru datang jangan didekatkan dengan yang di dalam kandang,” pesannya kepada penitia kurban.

Kemudian, pada saat pemotongan hewan kurban, sebelum dan sesudah penyembelihan, hewan hendaknya dilihat hatinya harus bersih dari cacing. (*)

You Might Also Like

Puisi Tak Kenal Nama: Cerita Triyanto Soal Meja Redaksi yang Sering Bikin Penyair Tersinggung

Pasangan Gay Taiwan Dihujani Kritik Usai Punya 4 Bayi Lewat Surrogasi di Meksiko

Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Pengerukan Sedimentasi Sungai Jadi Mitigasi Bajir Rob di Demak

Duka Lebanon Menggema, Rico Gugur Dunia Ikut Menoleh

TAGGED:iduladha 2025jateng surplus hewan kurbanwagub jateng gus yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua PP Blora, Mbah Mun dan istrinya (berbaju tahanan) dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jateng Mbah Mun Ketua PP Blora Ngaku Agen Pertamina, Tipu Rekanan Bisnis Rp333 Juta
Next Article BMKG Minta Polisi Tindak Ormas GRIB Jaya, Ada Apa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Sekadar Touring, NECI 04 Semarang Bawa Misi Merah Putih ke Astana Giribangun

Pelat Nomor Diakali, Kamera ETLE Dibikin Bingung

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga Tuban didatani aparat gabungan setelah bendera One Piece dikibarkan di atap rumahnya.
Unik

Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Warga Tuban ‘Diserbu’ Aparat Gabungan

Agustus 3, 2025
Unik

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Juli 31, 2026
Plesir

Halte Buah Jepang, Cantik dan Penuh Cerita

Agustus 2, 2026
Unik

Operasi Sindoor: Serangan Udara India yang Dipertanyakan Efektivitasnya

Mei 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Surplus Hewan Kurban, Gus Yasin: Ketersediannya Capai 1,5 Juta Ekor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?