Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jangan Asal Gas! Ini 4 Waktu yang Kurang Ideal untuk Olahraga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Jangan Asal Gas! Ini 4 Waktu yang Kurang Ideal untuk Olahraga

Nugroho P.
Last updated: Oktober 20, 2026 4:50 am
By Nugroho P.
7 Min Read
Share
Kurang disarankan olahraga di tengah terik matahari.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Olahraga memang bisa bikin tubuh lebih bugar, pikiran lebih segar, dan stamina terjaga. Namun, bukan berarti setiap waktu cocok untuk langsung tancap gas melakukan latihan berat, apalagi jika kondisi tubuh sedang tidak mendukung.

Contents
1. Baru Selesai Makan Besar, Jangan Langsung Gas2. Olahraga Berat Terlalu Dekat dengan Jam Tidur3. Kurang Tidur, tapi Memaksa Latihan Berat4. Siang Terik, Nekat Olahraga di Luar RuanganKapan Waktu yang Lebih Cocok untuk Olahraga?

Di tengah kesibukan sehari-hari, sebagian orang memilih berolahraga setelah makan, sepulang kerja, atau bahkan menjelang tidur. Niatnya memang bagus, tetapi ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan agar aktivitas fisik tidak berujung pada gangguan kesehatan.

Bukan berarti olahraga pada jam-jam tertentu selalu berbahaya. Faktor seperti kondisi fisik, cuaca, intensitas latihan, dan waktu istirahat justru punya peran besar. Nah, ada empat situasi yang sebaiknya dihindari atau disiasati sebelum kamu mulai berolahraga.

1. Baru Selesai Makan Besar, Jangan Langsung Gas

Perut yang masih penuh bukan kondisi ideal untuk langsung diajak berlari, melakukan HIIT, atau mengangkat beban berat. Setelah makan, tubuh sedang menjalankan proses pencernaan, sehingga gerakan intens bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

Beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain kram perut, mual, kembung, hingga sensasi asam lambung naik. Risiko ketidaknyamanan ini bisa meningkat ketika latihan melibatkan banyak lompatan atau gerakan yang menekan area perut.

Karena itu, beri tubuh waktu untuk mencerna makanan sebelum memulai latihan berat. Setelah makan besar, jeda sekitar 2–3 jam bisa menjadi panduan praktis, meskipun kebutuhan setiap orang berbeda-beda.

Kalau hanya ingin bergerak ringan setelah makan, jalan santai justru bisa menjadi pilihan yang nyaman bagi banyak orang. Kuncinya, jangan memaksakan latihan berat saat perut masih terasa penuh.

2. Olahraga Berat Terlalu Dekat dengan Jam Tidur

Buat kamu yang sibuk dari pagi sampai sore, olahraga malam mungkin menjadi satu-satunya pilihan. Sebenarnya, latihan pada malam hari tidak otomatis buruk, tetapi waktu dan intensitasnya perlu diperhatikan.

Olahraga berat menjelang tidur bisa membuat detak jantung meningkat, suhu tubuh naik, dan tubuh berada dalam kondisi lebih aktif. Pada sebagian orang, keadaan ini membuat mereka lebih sulit terlelap jika latihan selesai terlalu dekat dengan waktu tidur.

Akibatnya, waktu istirahat bisa terganggu dan tubuh terasa kurang segar keesokan harinya. Padahal, tidur yang cukup juga penting untuk pemulihan otot setelah berolahraga.

Jika memungkinkan, selesaikan latihan intens beberapa jam sebelum tidur. Namun, respons setiap orang berbeda, sehingga tidak ada aturan bahwa semua olahraga setelah pukul 21.00 pasti berbahaya.

Kalau baru punya waktu luang pada malam hari, pilih aktivitas yang lebih santai seperti peregangan, yoga ringan, atau jalan kaki. Cara ini bisa membantu tubuh beralih ke suasana istirahat tanpa menambah beban latihan secara berlebihan.

3. Kurang Tidur, tapi Memaksa Latihan Berat

Begadang karena pekerjaan atau tidur hanya beberapa jam bisa membuat tubuh belum siap menghadapi latihan yang menguras tenaga. Dalam kondisi ini, memaksakan diri melakukan olahraga intens bukan keputusan yang bijak.

Kurang tidur dapat mengganggu konsentrasi, koordinasi gerak, dan kemampuan tubuh untuk pulih. Ketika fokus menurun, risiko salah gerakan atau mengalami cedera saat berlari maupun mengangkat beban juga bisa meningkat.

Selain itu, tubuh yang belum pulih berpotensi mengalami penurunan performa. Latihan yang biasanya terasa ringan bisa mendadak terasa berat karena energi dan kesiapan fisik sedang tidak optimal.

Kalau semalam tidur sangat sedikit, kamu tidak harus membatalkan semua aktivitas fisik. Coba ganti latihan berat dengan jalan santai atau peregangan ringan, lalu prioritaskan tidur yang cukup.

Namun, jika rasa kantuk sangat berat, pusing, atau tubuh terasa lemas, sebaiknya istirahat terlebih dahulu. Jangan sampai mengejar target olahraga justru membuat kondisi tubuh semakin drop.

4. Siang Terik, Nekat Olahraga di Luar Ruangan

Lari atau bersepeda di luar ruangan saat matahari sedang terik juga perlu diwaspadai. Terutama sekitar pukul 11.00–14.00, ketika paparan sinar matahari dan suhu udara di sejumlah wilayah bisa sangat tinggi.

Dalam kondisi panas, tubuh harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap stabil. Keringat yang keluar berlebihan tanpa penggantian cairan yang cukup bisa memicu dehidrasi dan meningkatkan risiko gangguan akibat panas.

Gejalanya dapat berupa haus berlebihan, sakit kepala, kram otot, mual, dan tubuh terasa sangat lelah. Jika paparan panas terus berlanjut, seseorang bisa mengalami heat exhaustion atau kelelahan akibat panas.

Kondisi yang lebih serius adalah heat stroke, yaitu keadaan darurat medis ketika tubuh mengalami gangguan berat dalam mengendalikan suhu. Kondisi ini membutuhkan pertolongan medis segera.

Untuk mengurangi risiko, pilih waktu yang lebih sejuk, misalnya pagi atau sore hari. Jika harus berolahraga pada siang hari, pertimbangkan latihan di dalam ruangan yang sejuk, kurangi intensitas, dan minum sesuai kebutuhan tubuh.

Jangan lupa memperhatikan indeks UV saat beraktivitas di luar ruangan. Gunakan pelindung yang sesuai, seperti pakaian olahraga, topi, dan tabir surya, untuk membantu mengurangi paparan sinar matahari.

Kapan Waktu yang Lebih Cocok untuk Olahraga?

Tidak ada satu jam yang paling ideal untuk semua orang. Pagi hari bisa cocok bagi mereka yang ingin memulai aktivitas dengan tubuh lebih segar, sedangkan sore hari bisa menjadi pilihan bagi orang yang sudah menyelesaikan pekerjaan.

Hal terpenting adalah memilih waktu yang memungkinkan kamu berolahraga secara rutin, mendapatkan tidur cukup, dan tidak mengabaikan kondisi tubuh. Jika lebih nyaman latihan pada malam hari, atur intensitas serta jaraknya dari waktu tidur.

Sebelum memulai latihan, lakukan pemanasan selama beberapa menit. Setelah selesai, turunkan intensitas secara bertahap dan lakukan pendinginan agar tubuh kembali rileks.

Pada akhirnya, olahraga yang baik bukan soal seberapa keras kamu memaksa tubuh, melainkan bagaimana menjaga keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan istirahat. Kenali batas kemampuan diri, sesuaikan latihan dengan kondisi harian, dan jangan ragu mengambil jeda ketika tubuh memang membutuhkannya. (*)

You Might Also Like

Lagi Puasa Napas Bau, Ini Solusinya!

Bayi Kejang Bikin Panik, Ini Cara Cepat Orangtua Bantu

Badan Langsing Tapi Kolesterol Tinggi, Kok Bisa Sih?

Belum Nikah? Tetap Bisa Punya KK Sendiri

Bangun Malam, Ini Tata Cara Sholat Tahajud

TAGGED:olah ragawaktu idealwaktu yang pas untuk olah raga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Petra, Kota yang Lahir dari Tebing dan Strategi Cerdas
Next Article Bidik 190 Emas, Semarang Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

Emas Porprov Bisa Berbonus Rp 50 Juta, tapi Atlet Semarang Harus Nunggu

Ketemu Hoaks di Medsos? Warga Jateng Kini Bisa Lapor Lewat Padhang dan LaporGub

Karhutla dan Situasi Konyol Negara yang Tiada Henti

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Ayam Krispi ala McD Ternyata Lewat Banyak Tahap, Ikuti Yuk!

Agustus 14, 2026
EkonomiOpiniTips

Mengapa Shopee Affiliate Menjadi Primadona Kerja Sampingan Mahasiswa?

Juli 9, 2026
Tips

Saat Hutan Jadi Tempat Pulang, Cara Jepang Redakan Penat

Juni 6, 2026
Tips

Makin Dewasa, Kenapa Teman Baru Susah Dicari?

September 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jangan Asal Gas! Ini 4 Waktu yang Kurang Ideal untuk Olahraga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?