Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korban Ledakan Amunisi Garut Bukan Pemulung, Mereka Dipekerjakan TNI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Korban Ledakan Amunisi Garut Bukan Pemulung, Mereka Dipekerjakan TNI

Warga sipil korban ledakan amunisi di Garut bukan pemulung besi tua, mereka bekerja untuk TNI. Dipekerjakan oleh TNI.

R. Izra
Last updated: Mei 14, 2025 9:45 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut.
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Garut.
SHARE

NARAKITA, GARUT – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul) menyebut 9 warga sipil yang menjadi korban tewas ledakan amunisi di Garut, sudah lama bekerja membantu TNI.

Bahkan, kata Demul, warga sipil tersebut ada yang sudah bekerja membantu tugas TNI selama 10 tahun.

“Mereka pengakuannya bekerja di sana. Sudah cukup lama, ada yang sampai 10 tahun membantu dan menjadi profesi yang ditekuni dalam setiap harinya,” ujar Demul usai mengunjungi keluarga korban tewas di RSUD Pameungpeuk, Selasa (13/5/2025).

Berbekal informasi yang didapat, Demul menilai warga sipil yang bekerja di lingkungan TNI sudah berpengalaman. “Memang sudah berpengalaman,” imbuhnya.

Dia berkomitmen untuk menanggung biaya kehidupan dan pendidikan anak yang belum menikah dari para korban ledakan tersebut. Ia akan mengambil alih tanggung jawab itu.

“Mereka pendidikannya, kehidupan sehari-harinya, biar nanti kami yang mengambil alih tanggung jawab itu,” katanya.

Sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberi uang santunan Rp50 juta untuk keluarga masing-masing korban. Uang itu untuk biaya pemulasaraan jenazah.

Sebelumnya Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Wahyu Yudhayana menjelaskan, peristiwa ledakan maut itu terjadi di tengah proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat, Senin (12/6/2025) pagi.

Sebelum pemusnahan, telah dilaksanakan pengecekan terhadap personil maupun yang berkaitan dengan lokasi peledakan. Hasil pengecekan menyatakan semuanya dalam keadaan aman.

Pemusnahan berjalan sesuai rencana di dua lubang sumur berbeda. Sisi lain, telah disiapkan satu lubang yang digunakan untuk menghancurkan detonator yang selesai digunakan dalam penghancuran di dua sumur sebelumnya.

Pada saat tim sedang menyusun detonator di dalam lubang ketiga, secara tiba-tiba terjadi ledakan lagi.

Peristiwa tersebut menewaskan 13 orang, terdiri 4 anggpta TNI dan 9 warga sipil.

You Might Also Like

Eks Cawabup Purbalingga Divonis 1,5 Tahun Bui

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Akan Sering Terjadi di Jateng

Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa Jangan Lagi Memakan Korban Jiwa

Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

Ceqiu Pool & Cafe Resmi Dibuka, KONI Semarang Yakin Lahir Pebiliar Muda Berprestasi

TAGGED:korban ledakan bukan pemulungLedakan Amunisi Garutledakan amunisi tni garut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Empat Polisi Patmor Mamuju Diduga Aniaya Warga, Begini Kronologinya
Next Article Ilustrasi amunisi TNI. Ledakan Amunisi Garut Bukan Pertama, Berikut Insiden Serupa yang Telan Korban di Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Bukber Asik di Semarang, Tempatnya Bikin Balik Lagi

Februari 26, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi kantor pusat Google di California, Amerika Serikat (AS).
Unik

Puan Kunjungi Markas Meta dan Google di California, Tabuh Genderang Perang kepada Judol

Juni 15, 2025
Unik

Magisnya Valley Rahong 12 Camp Riverside: Ngopi, Glamping, dan Arung Jeram dalam Pelukan Alam Pangalengan

Mei 25, 2025
Unik

Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng

Juli 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korban Ledakan Amunisi Garut Bukan Pemulung, Mereka Dipekerjakan TNI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?