BACAAJA, SEMARANG– PSIS Semarang melanjutkan tren positifnya di Pegadaian Championship 2026/2027. Menjamu Bekasi City di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/10/2026) malam, PSIS menang 1-0.
Satu-satunya gol dalam pertandingan lahir pada menit ke-44. Miftahul Hamdi berhasil menanduk umpan silang Deri Corfe dan mengarahkan bola ke gawang Bekasi City yang dikawal Dimas Fani. Gol tersebut menjadi pembeda setelah kedua tim saling jual beli serangan sejak awal pertandingan.
PSIS langsung menekan sejak menit-menit awal. Peluang pertama datang melalui sepakan jarak jauh Deri Corfe pada menit keempat. Namun, Dimas Fani masih mampu mengamankan bola.
Tuan rumah kembali mengancam pada menit ke-17. Sepakan Syahrian Abimanyu sempat menghasilkan bola muntah, tetapi peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Bekasi City bukan tanpa perlawanan. Memasuki menit ke-23, serangan balik tim tamu hampir membuat lini belakang PSIS kerepotan. Bek muda Amirul sigap memutus ancaman tersebut.
Baca juga: Tak Kantongi Izin Kepolisian, Persiku Kontra PSIS Ditunda
Bekasi City kemudian mendapat peluang melalui tandukan Rocky Mandosir pada menit ke-30. Namun, kiper PSIS Rizky Darmawan masih mampu melakukan penyelamatan.
PSIS kembali memiliki peluang lewat Deri Corfe pada menit ke-37. Lagi-lagi Dimas Fani menjadi penghalang setelah mampu menggagalkan sepakan pemain PSIS tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah satu menit sebelum turun minum. Umpan silang Deri Corfe disambut tandukan Miftahul Hamdi yang mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSIS masih berusaha menambah gol. Miftahul Hamdi sempat melakukan aksi individu dan masuk ke area penalti, tetapi sepakannya berhasil diblok pemain belakang Bekasi City.
Pelatih PSIS Widodo C Putro kemudian melakukan penyegaran pada menit ke-60 dengan memasukkan Fadistya Firdaus dan Lorensius Sabda. Bekasi City sempat memberikan tekanan serius pada menit ke-63. Namun, Rizky Darmawan kembali tampil sigap mengamankan gawang PSIS.
Dari situ, PSIS mencoba membangun serangan balik. Lorensius Sabda menjadi salah satu pemain yang aktif mengancam pertahanan lawan. Sabda bahkan melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang memaksa Dimas Fani melakukan penyelamatan. Bola kemudian menghasilkan tendangan sudut.
Peluang kembali hadir melalui Jonathan Bustos pada menit ke-73. Namun, upayanya belum berhasil menggandakan keunggulan. Semenit kemudian, Fadistya Firdaus hampir membuat Jatidiri kembali bergemuruh. Sepakan kerasnya masih membentur mistar gawang.
PSIS terus memberikan tekanan hingga sepuluh menit terakhir pertandingan. Lorensius Sabda dan Jonathan Bustos beberapa kali mencoba membuka ruang di pertahanan Bekasi City.
Meski menang, Widodo menilai masih ada pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Salah satunya penyelesaian akhir ketika tim sudah berhasil masuk ke area kotak penalti lawan.
“Kalau memang kita lebih cermat, lebih jeli atau lebih akurat, harusnya tadi mungkin bisa lebih dari satu,” kata Widodo dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Perlu Pembenahan
Menurutnya, aspek passing, timing, hingga final pass masih perlu diperbaiki agar peluang yang sudah dibangun bisa berujung gol. “Untuk passing, timing dan final pass saya kira itu. Harus berusaha lagi terus meningkatkan, bukan cuma Hamdi tapi pemain-pemain yang lain juga,” ujarnya.
Widodo juga mengingatkan skuadnya agar tidak cepat puas. Menurutnya, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga fokus dan konsentrasi harus dijaga untuk pertandingan berikutnya.
Di balik gol kemenangan tersebut, ada cerita personal dari Miftahul Hamdi. “Istri saya saat ini tengah mengandung. Jadi saya mempersembahkan gol ini untuk istri saya dan semua masyarakat Semarang yang sudah mendukung tim ini,” kata Hamdi.
Gol tersebut sekaligus menjadi hadiah manis setelah dirinya dipercaya tampil dan membantu PSIS mengamankan tiga poin. Hamdi juga mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang disebutnya telah menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal.
“Alhamdulillah bersyukur telah memberikan tiga poin yang sangat penting pada pertandingan malam ini. Dan Alhamdulillah juga bisa mencetak gol di pertandingan ini,” ujarnya.
Ia berharap kemenangan tersebut menjadi modal untuk membawa PSIS tampil lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Tak lupa, Hamdi menyampaikan terima kasih kepada suporter yang hadir langsung di Stadion Jatidiri.
Baca juga: Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding
Tambahan tiga poin membuat PSIS kini mengoleksi tujuh poin dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Pegadaian Championship 2026/2027. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Laskar Mahesa Jenar di bawah arahan Widodo C Putro.
Tiga poin sudah dikantongi, tetapi Widodo memastikan pekerjaan rumah belum selesai. PSIS masih harus lebih tajam dalam mengubah peluang menjadi gol.
Malam itu PSIS cuma mencetak satu gol, tapi ceritanya lengkap: tiga poin untuk tim, gol untuk Hamdi, hadiah untuk istri yang sedang mengandung, dan senyum untuk suporter.
Tinggal satu pekerjaan rumah: kalau peluangnya bisa sebanyak itu tapi golnya cuma satu, jangan sampai jantung suporter yang justru lebih dulu mencetak “gol” karena tegang. (tebe)

