Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bidak Mutiara Cari Ratu Baru, Pecatur Perempuan Jadi Target Regenerasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Bidak Mutiara Cari Ratu Baru, Pecatur Perempuan Jadi Target Regenerasi

Hampir 50 tahun Bidak Mutiara Chess Club (BMCC) Semarang memainkan banyak pertandingan di atas papan catur. Tapi ada satu “bidak” yang masih terasa kurang: pecatur perempuan.

T. Budianto
Last updated: September 6, 2026 5:21 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PELATIHAN KHUSUS: Wakil Ketua BMCC memberikan pelatihan kepada pecatur BMCC yang akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan catur saat berlatih di Tower Café, Banjarsari, Tembalang, Semarang, Sabtu, (5/9/2026). (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Menjelang usia setengah abad, Bidak Mutiara Chess Club (BMCC) tak hanya sibuk mengejar prestasi dan mempertahankan gelar juara. Klub catur yang berdiri sejak April 1977 itu juga mulai memikirkan satu pekerjaan rumah yang selama ini belum tuntas, yakni memperbanyak keterlibatan atlet perempuan.

Wakil Ketua BMCC, Wuryanto mengatakan, pembinaan catur selama ini masih lebih banyak diisi atlet laki-laki. Kondisi tersebut menjadi perhatian klub karena regenerasi tidak akan lengkap jika hanya bertumpu pada satu kelompok.

Karena itu, BMCC mulai mencari cara agar semakin banyak anak perempuan tertarik mengenal dan menekuni olahraga yang mengandalkan strategi tersebut.

Baca juga: Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

Salah satu pintu masuk yang dibidik adalah sekolah. BMCC tengah menyiapkan program ekstrakurikuler catur yang nantinya dapat ditawarkan kepada siswa SD, SMP hingga SMA. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencari atlet laki-laki, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi siswi yang ingin mencoba catur.

Materi pembelajaran sedang disusun dalam tiga tingkatan, yakni pemula, menengah, dan lanjut. Program dirancang berlangsung selama satu tahun dengan 40 kali pertemuan. Jika digelar seminggu sekali, satu pertemuan berlangsung sekitar 90 menit.

Sebelum diterapkan secara luas, materi tersebut akan diuji terlebih dahulu. Kemampuan siswa juga dipetakan melalui tes atau kuis sehingga mereka bisa ditempatkan sesuai level.

Langkah ini diharapkan membuat anak-anak tidak merasa catur sebagai olahraga yang hanya cocok untuk laki-laki. Dari kelas ekstrakurikuler, mereka bisa berkembang hingga mengikuti kompetisi antarsekolah maupun kejuaraan resmi.

“Harapannya kalau mulai dari kelas satu, ketika kelas tiga minimal bisa menjadi juara sekolah. Sekolah juga punya Popda,” jelas Wuryanto. Upaya mencari pecatur perempuan menjadi semakin penting karena BMCC saat ini memiliki sekitar 40 anggota dari berbagai generasi.

Kekuatan BMCC

Meski mempunyai atlet yunior yang mulai menunjukkan prestasi, jumlah pecatur perempuan masih belum sebanding dengan atlet laki-laki. Padahal, pembinaan yunior menjadi salah satu kekuatan BMCC.

Dalam Kejurprov Jawa Tengah di Sukoharjo, empat atlet BMCC berhasil menyumbangkan empat dari lima medali emas yang diraih kontingen Percasi Kota Semarang. Prestasi tersebut menjadi modal bagi klub untuk terus memperkuat pembinaan sekaligus membuka pintu bagi generasi baru.

BMCC sendiri memiliki konsep pembinaan yang dikembangkan dalam tiga jalur, yakni komunitas, kompetisi, dan akademi. Masyarakat yang ingin sekadar bermain catur juga bisa datang dan bermain tanpa dipungut biaya.

Di sisi kompetisi, BMCC kini bersiap menghadapi Kejuaraan Antarklub Percasi Kota Semarang pada 13 September. Sebanyak tujuh regu dengan total 28 atlet disiapkan untuk mempertahankan gelar juara tahun sebelumnya.

Baca juga: Blakutak Juara! Menangkan Persaingan Sengit Turnamen FF di Openaire Semarang

Namun, bagi BMCC, mempertahankan trofi bukan satu-satunya target. Regenerasi harus terus berjalan, termasuk menghadirkan lebih banyak pecatur perempuan.

Apalagi, April 2027 mendatang BMCC akan genap berusia 50 tahun. Ketua Umum BMCC Lukas Edy Santoso mengatakan agenda perayaan masih disiapkan, meski turnamen kemungkinan menjadi salah satu kegiatan utama. “Tapi umumnya akan ada turnamen,” kata Lukas, Sabtu (5/9/2026).

Lima puluh tahun memang layak dirayakan. Tapi sebelum meniup lilin ulang tahun, BMCC punya misi lain: mencari lebih banyak “ratu” di atas papan catur. Sebab dalam permainan strategi, Semarang tak boleh cuma punya banyak raja, sesekali bahkan sesering mungkin, harus ada ratu yang ikut bikin lawan pusing. (tebe)

You Might Also Like

Arus Balik Bikin Badan Pegal, Ini Stretching Biar Enakan

Raffinha Balik Lagi, Misi Naikin PSIS ke Super League Belum Kelar

1.100 Pelari Ramaikan Friendship Run Semarang

Piala Dunia 2026: 17 Negara Sudah Lolos, Asia Bawa Dua Debutan

Stefano Lilipaly Kembali Dipanggil Timnas

TAGGED:koni kota semarangpercasi kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MTQ Datang, Festival Kota Lama Diperpanjang
Next Article Bara di TPA Putri Cempo Belum Mau “Move On”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) ditemui awak setelah menghadiri kegiatan konferensi pers "Opening Ceremony Proprov Jateng 2026" di Co Work Space Gedung A Setda Provinsi Jateng, Rabu (21/10/2026). (dul)

Gus Yasin Respons MBG Prasmanan: Tak Boleh Ganggu Jam Pelajaran Siswa

DIVONIS BERSALAH: Bupati Pati nonaktif, Sudewo (rompi orange) divonis bersalah dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (21/10/2026). (bae)

Tok! Sudewo Dinyatakan Bersalah, Dijatuhi Hukuman 8,5 Tahun Penjara dan Denda Rp3,5 Miliar

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, Investasi Rp11,15 Triliun

Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah

Semarang Bidik Jadi Sentra Film, LOFF 2026 Gaet 167 Karya dari Seluruh Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Enam Tim Tampil di Piala Presiden 2025, Dua Klub Asing

Juni 14, 2025
Sepak Bola

Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS

Maret 8, 2026
Sepak Bola

Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”

Juli 20, 2026
Olahraga

Eks Pelatnas Balas Dendam Manis, Hera Bawa Emas buat Jateng

Oktober 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bidak Mutiara Cari Ratu Baru, Pecatur Perempuan Jadi Target Regenerasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?