Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ketua MPR RI Soroti 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ketua MPR RI Soroti 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia

Nugroho P.
Last updated: September 6, 2026 5:15 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disebut ikut menjadi tentara Rusia kembali menuai sorotan. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai keterlibatan warga Indonesia dalam perang negara lain bukan persoalan sepele dan perlu segera ditelusuri.

Contents
Minta Informasinya Dicek DuluBisa Berdampak ke Hubungan IndonesiaUkraina Sebut Ada Delapan WNIKemlu Masih Dalami Informasinya

Menurut Muzani, seorang WNI tidak semestinya ikut mengangkat senjata untuk membela kepentingan negara lain. Apalagi jika benar sampai terjun langsung ke medan perang dalam konflik Rusia-Ukraina.

“Apapun, tidak dibenarkan tindakan seorang warga negara membela negara lain, apalagi dalam proses peperangan. Tidak boleh,” kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Minta Informasinya Dicek Dulu

Meski begitu, Muzani meminta pemerintah tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum informasi tersebut benar-benar terbukti. Pemerintah perlu mengklarifikasi kabar itu dan memastikan kondisi sebenarnya dari delapan WNI yang disebut dalam laporan tersebut.

Ia menyebut WNI yang bersangkutan bisa dipanggil atau diajak berkomunikasi untuk dimintai penjelasan. Langkah ini penting karena persoalannya sudah menyangkut keterlibatan dalam peperangan di negara lain.

“Ya nanti kan caranya adalah mengklarifikasi kebenaran berita itu, kemudian yang bersangkutan bisa dipanggil karena ini sudah soal peperangan, bukan sekadar pembelaan, tapi sudah peperangan,” ujarnya.

Jika nantinya terbukti ada WNI yang memang sengaja bergabung dan ikut bertempur, Muzani berharap aparat terkait tidak ragu mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Dan kalau itu dilakukan, maka kami berharap aparat yang terkait bisa melakukan tindakan yang tegas terhadap persoalan itu,” katanya.

Bisa Berdampak ke Hubungan Indonesia

Muzani juga mengingatkan bahwa keterlibatan WNI dalam perang asing bisa membawa efek lebih luas. Salah satunya menyangkut hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat.

“Jadi karena itu sangat sangat membahayakan hubungan kita dengan negara-negara sahabat,” jelasnya.

Saat ditanya apakah WNI otomatis kehilangan status kewarganegaraannya jika bergabung sebagai tentara Rusia, Muzani mengatakan ada aturan yang mengatur soal tersebut.

Ia menyerahkan persoalan status kewarganegaraan kepada lembaga yang berwenang dan berharap penanganannya bisa dilakukan secara cepat.

“Ada aturan main yang bisa saya kurang tahu, tapi saya berharap lembaga yang bersangkutan bisa segera memiliki tindakan yang cepat,” pungkasnya.

Ukraina Sebut Ada Delapan WNI

Sebelumnya, Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (SZRU) merilis laporan yang menyebut delapan WNI direkrut Rusia untuk ikut dalam perang melawan Ukraina. Laporan tersebut diterbitkan pada 27 Agustus 2026.

SZRU mengklaim memiliki dokumen yang mengonfirmasi perekrutan warga asing oleh Rusia. Dalam laporan itu, delapan WNI yang disebut yakni Yuda Putra Pratama, Muhammad Syaripudin, Erwanda, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, Haryanto Dwi Kencana, Helmi Nuraha Hakim, dan Ngangun Hudri Fadli.

Menurut laporan Ukraina, Rusia menawarkan sejumlah iming-iming dalam proses perekrutan tersebut. Di antaranya gaji tinggi, peluang memperoleh kewarganegaraan Rusia lebih cepat, tunjangan sosial, hingga penempatan tugas yang disebut tidak selalu berada di medan tempur.

Namun, informasi tersebut masih terus didalami pemerintah Indonesia. Kementerian Luar Negeri bersama instansi terkait belum menyatakan bahwa seluruh informasi dalam laporan tersebut telah terbukti.

Kemlu Masih Dalami Informasinya

Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya mengatakan pemerintah masih mengecek informasi mengenai dugaan keterlibatan delapan WNI tersebut.

“Kementerian Luar Negeri bersama instansi terkait terus mendalami informasi yang kami terima beberapa hari lalu terkait keterlibatan 8 warga negara Indonesia yang diduga direkrut,” kata Sugiono, Jumat (4/9/2026).

Sugiono menegaskan, Kemlu tetap memiliki tugas untuk memberikan perlindungan kepada WNI di luar negeri. Hak-hak konsuler juga tetap dipenuhi selama tidak ditemukan unsur yang membuat mereka kehilangan kewarganegaraan.

“Sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan,” ujar Sugiono.

Dengan begitu, pemerintah kini masih berada pada tahap memastikan fakta di balik laporan tersebut. Nasib delapan WNI itu pun masih menunggu hasil pendalaman dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. (*)

You Might Also Like

Final Cerdas Cermat Kalbar Makin Riuh, Sambas Ikut Buka Suara

Dongkrak Produksi Susu, Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan

Taj Yasin Puji Cara Muhammadiyah Jateng Jaga Harmoni Sosial

Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS

Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

TAGGED:Ketua MPR RI Ahmad Muzanimiliter rusiatentara rusiawni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pungutan Rp300 Ribu di SMP N 2 Jeruklegi Bikin Geger
Next Article Jangan Anggap Sepele Gula Darah Drop Saat Olahraga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi mobil penumpang tertemper kereta. (wahyu/grafis)
Info

Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok

April 28, 2026
Ekonomi

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

September 26, 2026
Hukum

Inilah Spesifikasi Rantis Brimob yang Menabrak Abang Ojol hingga Tewas

Agustus 29, 2025
TABRAKAN--KA Harina menabrak truk boks yang terobos palang perlintasan kereta di Semarang, Senin (22/6/2026) sore. (ist)
Info

‘Ciuman Kecil’ KA Harina untuk Truk Boks yang Nekat Terobos Palang di Semarang

Juni 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ketua MPR RI Soroti 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?