Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha

Nugroho P.
Last updated: Agustus 21, 2026 9:34 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha membagikan kisah menarik tentang seorang sahabat Nabi yang punya kebiasaan unik saat menjadi imam sholat. Ia selalu membaca Surah Al-Ikhlas atau Qulhu, bukan cuma sekali, tetapi di setiap rakaat yang dipimpinnya.

Kebiasaan itu sempat bikin salah satu makmum merasa kurang sreg. Pasalnya, bacaan Qulhu terus diulang, termasuk pada rakaat pertama dan kedua. Keluhan tersebut akhirnya disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW.

Gus Baha menceritakan kisah itu untuk menunjukkan bahwa kecintaan seseorang terhadap ayat-ayat Al-Quran bisa punya nilai yang sangat besar. Bahkan, rasa cinta sederhana terhadap satu surah bisa menjadi sebab datangnya kasih sayang Allah SWT.

Menurut Gus Baha, sahabat tersebut memang dikenal sering membaca Surah Al-Ikhlas ketika menjadi imam. “Di Indonesia, masih mendingan Qulhu hanya di rakaat kedua, tapi sahabat ini rakaat pertama ya Qulhu, kedua juga Qulhu,” kata Gus Baha, seperti dikutip dari video pendek YouTube kanal @terastajug953.

Kebiasaan itu rupanya membuat salah seorang makmum merasa perlu mengadukannya kepada Rasulullah. Ia menyampaikan bahwa imam yang ditunjuk Nabi selalu membaca Qulhu dalam sholatnya.

Rasulullah kemudian memanggil sahabat tersebut dan menanyakan alasannya. Nabi ingin tahu kenapa ia begitu sering memilih Surah Al-Ikhlas dalam setiap rakaat.

Sahabat itu menjawab dengan sederhana. Ia mengaku menyukai Qulhu karena di dalamnya terdapat penjelasan tentang sifat-sifat Allah SWT.

Jawaban tersebut ternyata mendapat perhatian khusus. Gus Baha kemudian menceritakan bahwa setelah itu Rasulullah mendapatkan wahyu dari Allah SWT.

Dalam kisah yang disampaikan Gus Baha, Allah SWT menyampaikan bahwa Dia mencintai sahabat tersebut karena sahabat itu mencintai Surah Al-Ikhlas.

“Kata Allah SWT, ‘Ya Muhammad, katakan kepada orang itu bahwa Aku mencintainya karena ia mencintai Qulhu,'” ujar Gus Baha saat menceritakan isi wahyu tersebut.

Bagi Gus Baha, kisah ini termasuk riwayat yang menggembirakan. Pesannya, seseorang tidak perlu minder atau merasa ibadahnya kurang hanya karena sering membaca surah pendek.

Surah Al-Ikhlas memang singkat, tetapi bukan berarti tidak punya keutamaan. Justru, kecintaan terhadap ayat-ayat Allah dan ketulusan saat membacanya menjadi bagian penting dalam ibadah.

Gus Baha juga mengingatkan bahwa ukuran ibadah bukan sekadar panjangnya bacaan. Yang tak kalah penting adalah hati yang ikut hadir dan memahami pesan dari ayat yang dibaca.

Karena itu, membaca Al-Quran sebaiknya tidak berhenti pada rutinitas. Ayat yang dibaca juga perlu direnungkan agar pesan di dalamnya bisa ikut memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Ia mencontohkan Surah Al-Mulk atau Tabarok yang dikenal memiliki banyak keutamaan. Namun, sering membaca Surah Al-Ikhlas juga tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang kurang.

“Tidak usah merasa kurang kalau sering membaca Qulhu, karena setiap ayat Al-Quran memiliki keutamaan,” jelasnya.

Menurut Gus Baha, kecintaan kepada Al-Quran justru perlu terus dipupuk. Sebab, Al-Quran bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami, dihayati, dan diamalkan.

Ia mengajak umat Islam meneladani sahabat tersebut dengan membangun kedekatan dengan Al-Quran. Tidak harus selalu membaca surah yang panjang, yang penting ada rasa cinta dan kesungguhan ketika membacanya.

Gus Baha juga mengingatkan agar umat Islam tidak sekadar mengejar banyaknya bacaan. Memahami makna ayat dan berusaha menjalankannya dalam kehidupan menjadi bagian yang tidak kalah penting.

“Cinta kepada ayat-ayat Allah itu sangat dihargai,” kata Gus Baha. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah yang dilakukan dengan hati dan kecintaan bisa memiliki nilai yang sangat dalam.

Di akhir penjelasannya, Gus Baha mengajak umat Islam untuk terus mendekat kepada Al-Quran. Ia berharap kecintaan terhadap kitab suci itu tidak hanya terasa saat sholat, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Kisah sahabat yang selalu membaca Qulhu tersebut akhirnya membawa satu pesan sederhana: jangan meremehkan amalan yang dilakukan dengan cinta. Sebab, dari rasa cinta kepada kalam Allah, bisa tumbuh kedekatan yang lebih kuat dengan Allah SWT. (*)

You Might Also Like

Lima Kebiasaan Olahraga yang Diam-Diam Bikin Ginjal Kewalahan

Ambisi Orangtua Kelewat Tinggi, Anak Bisa Jadi Takut Makan

Takjil Simpel Murah Meriah, Pahalanya Tetap Ngalir

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Bukan Cuma Gigi, Lidah Bersih, Napas Makin Fresh Seharian

TAGGED:al ikhlasgus bahaimamqulhu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BREAKING NEWS: Rektor Unsoed Diciduk KPK dalam OTT, Ada Uang Ratusan Juta
Next Article PETA KEKERINGAN - Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. (ist) Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Profil Rektor Unsoed, Harta Rp3,1 Miliar

TITIK API - Ilustrasi sebaran titik api yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.

Indonesia Ekspor Asap ke Malaysia! Kalimantan Landa Kalimantan, Ada 1.487 Titik Api Terpantau

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (ist)

Agustina Target Ekonomi Semarang Tumbuh 8,55 Persen pada 2027

PETA KEKERINGAN - Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. (ist)

Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan

Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ternyata Gus Baha Sering Menangis Diam-diam, Ini Sebabnya

Mei 4, 2025
Tips

Lagi Ngetren Makanan Kukus, Sehat Beneran atau Cuma FOMO?

Januari 12, 2026
Tips

Saat Telinga Berdenging, Amalkan Doa Ini Sesuai Tuntunan Islam Lengkap

Juni 22, 2026
Tips

Jeruk Nipis di Dapur Ternyata Bisa Jadi Teman Saat Nyeri Haid

Juli 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?