Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gempa Susulan di Flores Perlahan Mulai Mereda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gempa Susulan di Flores Perlahan Mulai Mereda

Flores belum benar-benar bisa menarik napas panjang. Setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026), ribuan gempa susulan masih terus terjadi.

T. Budianto
Last updated: Agustus 21, 2026 6:46 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TENDA PENGUNGSI: Puluhan korban gempa warga tidur di tenda pengungsian. Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur hingga Kamis, (20/8/2026) menyebabkan 71 korban tewas. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Tanah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum sepenuhnya tenang. Sejak diguncang gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 pada Sabtu (15/8/2026), ribuan gempa susulan masih terjadi di wilayah tersebut.

Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah 3.002 gempa susulan. Gempa-gempa itu memiliki kekuatan yang beragam, mulai dari M1,1 hingga yang terbesar mencapai M6,2.

Sebanyak 86 gempa susulan dilaporkan dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan, 25 di antaranya memiliki kekuatan M5,0 atau lebih. Meski jumlahnya masih ribuan, BMKG melihat ada tanda positif. Aktivitas gempa susulan perlahan mulai menurun.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Nelly Florida Riama mengatakan, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses alami setelah terjadinya gempa besar. “Banyaknya gempa susulan merupakan proses normal pelepasan energi agar kerak bumi mencapai keseimbangan baru,” kata Nelly dalam konferensi pers di Media Center Pos Pendamping Nasional, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG, grafik aktivitas gempa susulan di Flores secara umum sudah menunjukkan tren peluruhan. Aktivitas tersebut diperkirakan terus berkurang dalam beberapa pekan ke depan dan mencapai tingkat yang relatif rendah dalam 21 hingga 30 hari.

Baca juga: Flores NTT Diguncang 2.403 Gempa Susulan

“Diperkirakan akan mencapai tingkat yang relatif rendah sekitar akhir September 2026,” ujarnya. Namun, Nelly mengingatkan masyarakat agar tidak mengartikan perkiraan tersebut sebagai tanda bahwa gempa akan berhenti total. “Ini bukan berarti setelah tanggal tersebut gempa tidak dapat terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, perkiraan tersebut bersifat dinamis. BMKG akan terus memperbaruinya mengikuti perkembangan data gempa yang terekam di lapangan.

Saat ini, pusat-pusat gempa susulan paling banyak berada di Flores bagian tengah hingga barat. Aktivitas tersebut berkaitan dengan zona tektonik Flores Back-arc Thrust.

BMKG Siaga

Di tengah aktivitas gempa yang masih berlangsung, BMKG meminta masyarakat tetap tenang sekaligus waspada. Tim BMKG disiagakan selama 24 jam untuk memantau perkembangan gempa dan kondisi wilayah terdampak.

Sejumlah ahli juga telah diterjunkan untuk melakukan survei makroseismik, mikroseismik, kondisi tanah hingga survei tsunami. Pemantauan diperkuat dengan berbagai peralatan, seperti seismograf, akselerograf, intensity meter, tsunami gauge dan Warning Receiver System.

Namun, peralatan tersebut bukan untuk menentukan kapan gempa berikutnya akan terjadi. “Seluruh instrumen ini berfungsi untuk mendeteksi dini dan mempercepat penyampaian informasi, bukan untuk memprediksi kapan gempa akan terjadi,” jelas Nelly.

BMKG bersama BNPB, BPBD, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah juga terus mengevaluasi dampak gempa, termasuk kerusakan pada bangunan dan fasilitas publik.

Warga yang rumahnya mengalami keretakan akibat guncangan diminta tidak mengambil risiko dengan kembali beraktivitas di dalam bangunan yang kondisinya belum dinyatakan aman.

Baca juga: Gempa Flores, Kampus NTT Diminta Utamakan Keselamatan

Bangunan yang retak, rusak, atau terlihat rapuh sebaiknya dihindari terlebih dahulu dan diperiksa oleh pihak berwenang. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi di media sosial yang mengklaim mengetahui waktu atau kekuatan gempa berikutnya.

BMKG mengingatkan warga untuk mendapatkan informasi hanya dari kanal resmi dan tetap mengikuti prosedur keselamatan, termasuk memahami jalur evakuasi apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Flores memang sedang belajar kembali tenang. Tapi bumi rupanya belum selesai bicara. Jadi, untuk sementara jangan terlalu percaya pada ramalan grup WhatsApp, karena yang bisa membaca gempa bukan admin grup, melainkan data dan alat pemantauan BMKG. (dul)

You Might Also Like

Anak-anak Panti Diajak Percaya pada Mimpi

Stok Beras Bulog Tembus 4,2 Juta Ton! Tapi Serapan Gabah Seret, Petani Masih Kena “Tusuk” Tengkulak?

Pasar Jumat Semarang Zoo Tempat Healing Murah Warga, Jajanan Lengkap Harga Bersahabat

TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan

Ngurus Kemiskinan Nggak Bisa Sendirian: Pemprov-Baznas Kompak Gas Bareng

TAGGED:bmkggempa nttheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi armada BRT Trans Jateng. Apa Bisa Trans Jateng Jadi Moda Transportasi Andalan? Ada 21 Juta Kendaraan Pribadi Lho . . .
Next Article SINERGI - Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kelas Industri antara PLN Icon Plus dengan SMK Batur Jaya 1 Ceper, Klaten, pada Senin (10/8/2026). Kerja sama ini mencakup kompetensi keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). PLN Icon Plus dan SMK Batur Jaya 1 Ceper Resmi Perkuat Kerja Sama Kelas Industri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BREAKING NEWS: Rektor Unsoed Diciduk KPK dalam OTT, Ada Uang Ratusan Juta

Meski Saat Haid, Pahala Ibadah Sholat Perempuan Tetap Bisa Mengalir

Doa Belum Terkabul? Coba Cek Diri Sendiri

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Korban Keracunan MBG di Berastagi Alami Gangguan Saraf Otak, 3 Korban Dirujuk ke Medan

Ilustrasi polusi udara

Seberapa Bersih Udara yang Kita Hirup di Dalam Rumah?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

atusan buruh bareng masyarakat sipil turun ke kawasan Tugu Jogja, Selasa (14/10/2025), buat gelar aksi damai.
Info

Aksi Damai MPBI di Tugu Jogja: Indonesia Damai, Pekerja Buruh Sejahtera

Oktober 14, 2025
MASSA RICUH--Massa pendukung Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melembari kayu dan barang sekenanya ke depan pintu masuk pengadilan, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Pengadilan Tipikor Semarang Rusuh, Massa Pendukung Sudewo Jebol Gerbang

Juni 29, 2026
Ekonomi

Menaker Spill Rencana Program Magang Batch Baru, Ayo Fresh Graduate Siap-Siap

Maret 31, 2026
Fokus

Ketika Dolar Naik, Jangan Biarkan UMKM Berjuang Sendiri

Juni 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gempa Susulan di Flores Perlahan Mulai Mereda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?