BACAAJA, SEMARANG– Tokoh otomotif Jawa Tengah, Frits Yohanes, menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai manajer tim biliar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027.
Komitmen tersebut disampaikan Frits saat bertemu jajaran pengurus Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Jateng dan sejumlah atlet wartawan di Hotel Dafam, Jalan Imam Bonjol, Semarang, Rabu (19/8/2026).
Frits yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Jateng itu menegaskan siap bekerja sama dengan seluruh elemen tim untuk mewujudkan target prestasi pada ajang olahraga wartawan terbesar di Indonesia tersebut.
“Kebetulan saya juga menggemari biliar. Saya siap mendukung sepenuhnya tim biliar PWI Jateng dan berharap dukungan dari seluruh atlet,” ujar lelaki kelahiran Wonogiri 50 tahun silam tersebut.
Baca juga: Ketua Siwo: Wartawan Olahraga Harus Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Sekadar Penonton
Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu modal penting menghadapi kompetisi. Karena itu, pemain, pelatih dan ofisial diminta membangun komunikasi serta semangat kebersamaan sejak masa persiapan. Frits berharap tim biliar PWI Jateng mampu tampil kompetitif dan memberikan hasil terbaik di Porwanas Lampung 2027.
Tujuh Wartawan
Salah satu atlet biliar PWI Jateng, Rinto Wicaksono, mengatakan saat ini terdapat tujuh wartawan yang dipersiapkan memperkuat tim. Jateng berencana mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan, yakni bola 8, bola 9 dan bola 10 nomor single/double, bola 9 beregu, serta bola 9 mix double.
Ketujuh atlet tersebut yakni Hermansyah Bakrie (JatengEkspose), Dian Chandra (bacaaja.co), Erry Budi Prasetyo (Suara Merdeka), Rinto Wicaksono (otoviral.id), Lia Dina (Mata Semarang), Bahtiar Rivai (RRI), dan Ajie Mahendra (Jateng Today).
Untuk meningkatkan kemampuan dan kekompakan, tim berencana menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) selama enam bulan. “TC kami rencanakan di Ceqiu Pool & Café yang diikuti seluruh atlet di bawah arahan pelatih profesional,” kata Rinto.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Frits. Ia menilai latihan secara terpusat dengan pendampingan pelatih profesional dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun chemistry antarpemain.
Selain latihan rutin, Frits juga mendorong tim melakukan uji tanding atau try out.
“Uji tanding atau try out juga perlu untuk memantapkan mental bertanding,” imbuhnya.
Cabor Andalan
Ketua Siwo PWI Jateng, Wisnu Setiadji, menyampaikan apresiasi atas dukungan Frits terhadap tim biliar. Menurutnya, biliar merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi andalan Jawa Tengah di ajang Porwanas, selain bulu tangkis.
Baca juga: Tim Biliar Wartawan Jateng Mulai Panaskan “Mesin”
“Porwanas terakhir di Banjarmasin, Kalsel pada 2024 lalu biliar meraih medali perak,” kata Wisnu. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi tim Jateng untuk menghadapi Porwanas berikutnya.
Dengan persiapan yang lebih panjang, program latihan terarah, dukungan manajemen, serta kekompakan seluruh tim, Wisnu berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada Porwanas Lampung 2027.
Enam bulan latihan tentu bukan waktu sebentar. Cue harus makin akurat, mental harus makin kuat, dan chemistry jangan sampai kalah solid dari stik dan bolanya. Kalau di Banjarmasin sudah bawa pulang perak, kini tantangannya sederhana: jangan cuma pintar membidik bola, tapi juga harus tepat membidik medali. (tebe)

