BACAAJA, SEMARANG – Bikin telur mata sapi alias telur ceplok kelihatannya gampang banget. Tinggal pecahkan telur, masukkan ke wajan, tunggu matang, lalu angkat.
Tapi kenyataannya, telur kadang malah lengket di wajan. Begitu dipaksa diangkat, bagian bawahnya rusak, putih telur berantakan, bahkan kuning telurnya ikut pecah.
Kalau sudah begitu, telur yang harusnya cantik malah berubah jadi seperti telur orak-arik setengah jalan. Belum lagi kalau bagian bawahnya sampai gosong atau minyak menyiprat saat telur dipaksa lepas.
Ternyata ada beberapa trik sederhana supaya telur ceplok lebih gampang diangkat dan bentuknya tetap rapi. Salah satunya dimulai dari wajan.
Wajan harus benar-benar panas
Wajan yang belum cukup panas bisa membuat telur lebih gampang menempel. Karena itu, panaskan wajan terlebih dahulu sebelum minyak dimasukkan.
Untuk wajan biasa, panaskan sampai benar-benar panas, bahkan hingga sedikit mengeluarkan asap. Setelah itu, tuangkan minyak dalam jumlah yang cukup dan biarkan minyak ikut panas.
Ketika minyak sudah panas, kecilkan api. Baru setelah itu pecahkan telur ke dalam wajan.
Biarkan telur beberapa saat sampai bagian bawah putih telur mulai matang, mengering, dan sedikit kecokelatan. Jangan buru-buru mengorek telur ketika bagian bawahnya masih lembek.
Setelah bagian bawah cukup kokoh, telur akan lebih mudah diangkat atau dibalik. Masak sesuai tingkat kematangan yang diinginkan.
Namun, jangan terlalu lama memasaknya menggunakan banyak minyak. Putih telur bisa menjadi terlalu tebal dan keras sehingga teksturnya kurang enak.
Kalau punya wajan antilengket, prosesnya tentu lebih gampang. Meski begitu, teknik memanaskan wajan terlebih dahulu tetap berguna, terutama jika memakai wajan biasa.
Mau kuning telur pas di tengah?
Bukan cuma soal tidak lengket. Ada satu masalah lain yang sering bikin telur ceplok kurang estetik, yaitu posisi kuning telur yang malah minggir ke ujung.
Kalau ingin kuning telur berada tepat di tengah, ada trik yang bisa dicoba. Caranya, pisahkan terlebih dahulu bagian putih dan kuning telur.
Pecahkan telur secara hati-hati lalu masukkan putih dan kuning telur ke wadah berbeda. Setelah itu, panaskan minyak di wajan.
Tambahkan sedikit air, sekitar dua sendok makan, ke dalam minyak. Air tersebut membantu menjaga suhu minyak agar tidak terlalu tinggi sehingga bagian bawah putih telur tidak cepat gosong.
Masukkan putih telur terlebih dahulu ke wajan. Tunggu sampai bagian pinggirnya mulai matang dan sedikit kecokelatan.
Setelah itu, taruh kuning telur tepat di tengah putih telur. Masak sampai tingkat kematangan yang diinginkan.
Jika sudah matang, angkat perlahan tanpa perlu membalik telur. Cara ini membantu menjaga kuning telur tetap utuh dan posisinya tidak berubah. (*)
Telur segar bikin hasil lebih cakep
Jenis telur ternyata juga ikut menentukan hasil akhir. Untuk mendapatkan telur mata sapi yang bentuknya rapi, sebaiknya gunakan telur yang masih segar.
Telur segar biasanya memiliki putih telur yang lebih kental. Kondisi ini membuat putih telur tidak gampang melebar ke seluruh permukaan wajan.
Putih telur yang masih kental juga membantu kuning telur tetap berada di area tengah. Hasil akhirnya jadi lebih kompak dan enak dilihat.
Kalau sudah berhasil bikin telur ceplok cantik, tinggal sajikan dengan nasi hangat dan kecap. Mau dibuat balado, gulai, semur, atau sekadar ditemani sambal juga bebas.
Jadi, kalau selama ini telur ceplok sering hancur gara-gara nempel di wajan, jangan buru-buru menyalahkan telurnya. Bisa jadi wajan belum cukup panas atau teknik memasaknya yang perlu sedikit diubah. (*)

