Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja

Nugroho P.
Last updated: Juli 28, 2026 7:27 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Young Asian woman with healthy skin applying sunscreen UV protect to shoulder.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banyak orang rajin merawat wajah dengan serum, pelembap, sampai sunscreen. Tapi begitu urusan kulit tubuh, perhatiannya sering berhenti setelah mandi. Padahal, kulit badan juga mengalami proses penuaan seiring bertambahnya usia.

Dokter kulit mengingatkan, tanda-tanda penuaan bukan cuma muncul di wajah. Kulit tubuh juga bisa menjadi lebih kering, kendur, muncul kerutan halus, hingga timbul bintik-bintik gelap jika tidak dirawat dengan baik.

Meski proses penuaannya berlangsung lebih lambat dibanding wajah, bukan berarti kulit tubuh bebas dari masalah. Perubahan alami tetap terjadi dan akan semakin terlihat seiring bertambahnya umur.

Dermatolog dr. Coni Liu menjelaskan, kulit tubuh memang memiliki lapisan yang lebih tebal dan kelenjar minyak yang lebih sedikit dibanding kulit wajah. Sebagian besar juga terlindungi pakaian sehingga tidak terlalu sering terpapar sinar matahari.

Sementara wajah hampir setiap hari menghadapi paparan sinar ultraviolet, polusi, perubahan cuaca, hingga gerakan otot yang terus berulang. Hal itu membuat tanda penuaan di wajah biasanya muncul lebih dulu.

Meski begitu, kulit tubuh tetap memerlukan perhatian. Apalagi area yang sering terbuka seperti tangan, leher, dan dada tetap menerima paparan sinar matahari setiap hari.

Menurut dermatolog dr. Lynn Chiam, proses penuaan alami pada kulit tubuh bisa ditandai dengan berkurangnya elastisitas, kulit terasa makin tipis, mudah memar, hingga warna kulit yang mulai tidak merata.

Beberapa bagian tubuh yang paling sering menunjukkan perubahan adalah lengan atas, paha, perut, bokong, dada, tangan, dan kaki. Area-area tersebut sebaiknya tidak diabaikan dalam rutinitas perawatan.

Kabar baiknya, merawat kulit badan tidak harus memakai banyak produk. Cukup melakukan tiga langkah sederhana secara rutin, hasilnya sudah bisa membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Langkah pertama adalah membersihkan kulit menggunakan sabun yang lembut agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga. Hindari penggunaan sabun yang membuat kulit terasa terlalu kering setelah mandi.

Langkah berikutnya adalah memakai pelembap setiap hari. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kadar air di kulit sekaligus mengurangi risiko kulit pecah-pecah dan terasa kasar.

Yang tak kalah penting adalah penggunaan sunscreen pada bagian tubuh yang sering terkena sinar matahari. Sayangnya, masih banyak orang yang hanya mengoleskan tabir surya di wajah.

Padahal, area leher, dada, lengan, hingga punggung tangan juga rentan mengalami penuaan akibat paparan sinar UV. Dokter bahkan menyarankan produk perawatan wajah bisa diperluas pemakaiannya hingga ke leher dan dada.

Untuk tangan, gunakan sabun yang lembut dan jangan lupa mengoleskan hand cream setelah mencuci tangan. Kebiasaan ini membantu menjaga kelembapan kulit, terutama bagi yang sering beraktivitas.

Saat mencuci piring atau membersihkan rumah, memakai sarung tangan juga bisa menjadi cara sederhana melindungi kulit dari bahan pembersih yang membuat tangan cepat kering.

Sementara untuk kaki, pastikan sela-sela jari selalu dikeringkan setelah mandi. Jika tumit mulai kasar atau pecah-pecah, gunakan krim kaki yang memiliki kandungan pelembap lebih tinggi.

Perawatan kulit juga bisa disesuaikan dengan usia. Memasuki usia 20-an, fokus utamanya adalah pencegahan melalui penggunaan sunscreen dan menjaga kelembapan kulit setiap hari.

Saat memasuki usia 30-an, produksi kolagen mulai menurun. Pelembap dengan kandungan ceramide dan produk berbahan retinoid dapat membantu mempertahankan tekstur kulit agar tetap sehat.

Memasuki usia 40-an, kulit biasanya mulai kehilangan elastisitas. Kandungan seperti niacinamide, retinoid, dan lactic acid dapat membantu memperbaiki tekstur sekaligus meratakan warna kulit.

Di usia 50 tahun ke atas, prioritas perawatan beralih pada menjaga kelembapan dan memperkuat lapisan pelindung kulit. Mandi dengan air yang tidak terlalu panas, memakai pembersih tanpa pewangi, serta menggunakan krim yang lebih kaya pelembap bisa membantu kulit tetap nyaman dan sehat.

Pada akhirnya, menjaga kulit tubuh tidak harus ribet atau mahal. Konsisten membersihkan kulit dengan lembut, rutin memakai pelembap, dan tidak lupa sunscreen sudah menjadi investasi sederhana agar kulit tetap sehat di setiap tahap usia. (*)

You Might Also Like

Kerja Terasa Hambar? Ini Penyebab dan Solusinya

Sebelum Mudik Gaspol, Catat Dulu Nomor Darurat Penting Ini

Biar Natal Makin Hangat, Rumah Dandani Santai Seperti Ini Aja

Jantung Terlihat Baik-Baik, Tiba-Tiba Tubuh Mendadak Tumbang Sendirian

Penting Banget, Skincare Bumil Jangan Cuma Ikut Tren

TAGGED:kulit badankulit wajahperawatanperawatan kulit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penting Banget, Skincare Bumil Jangan Cuma Ikut Tren
Next Article Jangan Tergiur Murah, Travel Wajib Dicek Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PELATIHAN MENGGUNAKAN AI: Diskominfo Wonosobo menggelar pelatihan mengunakan AI untuk membuat konten desa dan seputar Pilkades, yang diikuti oleh 50 orang dari 25 Kelompok Infomrasi Masyarakat (KIM), belum lama ini.

Diskominfo Wonosobo Latih KIM Bikin Konten Informasi Desa Pakai AI

GEN Z TUMBANGKAN PARTAI PENGUASA - Massa pendukung gerakan mahasiswa Serbia saat menghadiri kampanye terakhir menjelang pemilihan parlemen di Belgrade pada Kamis (22/10/2026). Partai mahasiswa berhasil menghancurkan hegemoni partai penguasa yang telah berkuasa selama 14 tahun.

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Karhutla Toraja, Makam Leluhur Ratusan Tahun Hangus

Ombudsman Sidak Lapas Semarang, Apa Temuannya?

Dinilai Bebani APBN, Jumlah Wantimpres Digugat ke MK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Maret 28, 2026
Tips

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Oktober 16, 2026
Tips

Liburan Luar Negeri Tetap Nyaman Tanpa Ribet Buat Muslim

Mei 4, 2026
Tips

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?