Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja

R. Izra
Last updated: Juli 21, 2026 8:20 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, JEPARA – Pabrik garmen asal Korea Selatan di Jepara menutup operasinya per 1 Agustus 2026. Badai pengangguran menghantui ratusan pekerja.

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantui Jawa Tengah. Kali ini, sebanyak 670 pekerja PT Samwon Busana Indonesia di Kabupaten Jepara terancam kehilangan pekerjaan setelah pabrik garmen asal Korea Selatan itu dipastikan menghentikan operasionalnya pada awal Agustus 2026.

Kabar penutupan pabrik yang berlokasi di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, itu membuat ratusan pekerja mulai dihantui ketidakpastian. Perusahaan disebut sudah mulai memproses PHK sekaligus pencairan pesangon bagi para karyawan.

Bacaaja: Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK
Bacaaja: Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

“Kami tidak tahu lagi ke depannya. Saat ini perusahaan mulai memproses PHK dan memberikan pesangon ke pekerja,” ujar salah seorang pekerja.

Sejumlah pekerja mengaku tanda-tanda perusahaan kesulitan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Sebelum memutuskan tutup total, perusahaan lebih dulu melakukan efisiensi dengan memangkas ratusan tenaga kerja.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, membenarkan pihak perusahaan telah melaporkan rencana penutupan tersebut kepada pemerintah daerah.

“Benar, pihak perwakilan perusahaan telah melaporkan rencana penutupan PT Samwon Busana Indonesia pada awal Agustus 2026. Sebagai konsekuensinya, sebanyak 670 pekerja yang masih tersisa akan terdampak PHK,” kata Zamroni.

Menurutnya, perusahaan mengalami kerugian selama lima tahun terakhir. Berbagai langkah efisiensi sempat dilakukan, termasuk mengurangi sekitar 120 karyawan, namun kondisi keuangan perusahaan tak kunjung membaik.

“Berbagai upaya sudah dilakukan agar perusahaan tetap bertahan, tetapi akhirnya tetap harus tutup,” jelasnya.

Meski begitu, Zamroni meminta perusahaan tetap memenuhi hak para pekerja, terutama pembayaran pesangon. Namun, karena kondisi perusahaan merugi, pesangon yang diberikan hanya sekitar 50 persen dari ketentuan.

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya angka pengangguran, Pemkab Jepara sebelumnya telah menggelar Job Fair 2026 dengan menyediakan sekitar 2.000 lowongan kerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 pencari kerja telah mengikuti proses rekrutmen dan masih terdapat sejumlah posisi yang belum terisi.

Penutupan PT Samwon Busana Indonesia menambah daftar perusahaan yang melakukan efisiensi di tengah tekanan industri tekstil, sekaligus menjadi pengingat bahwa sektor padat karya di Jawa Tengah masih menghadapi tantangan berat. (*)

You Might Also Like

PSIS Borong Tiga Rekrutan Sekaligus, Sinyal Ngebut ke Super League?

Kemarau Baru Mulai, Delapan Daerah Jateng Sudah Siaga Kekeringan

Bambang Setiawan Lansia Penjual Cermin Tewas Dikeroyok saat Kerusuhan 27 Agustus di Jakarta

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

Tak Kapok Jerat Narkoba, Artis Ammar Zoni ‘Dibuang’ ke Nusakambangan

TAGGED:buruhgelombang phk massalheadlinejatengjeparakorea selatanmayongpabrik garmenPHk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu) Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga
Next Article Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso. Kopdes dan BUMDes Jangan Saling Bunuh, Pemprov Jateng: Bisa Jalan Bareng, Bersinergi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LUDES TERBAKAR-Belasan rumah di lingkungan Asrama Polisi Kota Lama Semarang ludes terbakar, Sabtu (5/9/2026) sore. (bae)

15 Rumah Aspol di Kota Lama Semarang Ludes Terbakar

KEBAKARAN--Petugas tampak berjaga di sekitar lokasi kebakaran Asrama Polisi di dekat Satpas Satlantas Polrestabes Semarang, Kota Lama, Sabtu (5/9/2026). (bae)

Asrama Polisi di Kota Lama Semarang Terbakar, Kabut Asap Ganggu Wisatawan

Ilustrasi skyquake atau gempa langit.

BMKG Sebut Gempa Langit, Ihwal Dentuman Suara Misterius di Bandung dan Sekitarnya

TERSANGKA - Tampang MDFS, pria Blora tersangka kasus pembunuhan terhadap Mozza Axillia Gunarsa. (ist)

Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Bukan Cuma Lapangan Pancasila, Semarang Ikut ‘Dandan’ Sambut MTQ

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SEKOLAH RUSAK--Guru dan siswa beraktotas dalam kelas yang kusen pintu dan jendelanya keropos dimakan rayap, Selasa (28/7/2026). (bae)
Info

Disdik Semarang Rencanakan Renovasi SDN Pendrikan Lor 02

Juli 29, 2026
Kepadatan di Stasiun Tawang menjelang nataru Minggu (21/12/2025). (dul)
Info

Stasiun Tawang Semarang Mulai Sesak, Pemudik Nataru 2025 Gas Lebih Awal

Desember 22, 2025
Fokus

Hujan Belum Turun, Warga Karonsih Selatan Sudah Keburu Deg-degan

Mei 20, 2026
Info

Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?

Maret 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?