Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Umur 100 Tahun, Ternyata Tak Punya Jurus Tunggal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Umur 100 Tahun, Ternyata Tak Punya Jurus Tunggal

Nugroho P.
Last updated: Juli 19, 2026 7:21 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi pasangan usia 100 tahun.ist
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banyak orang mencari resep agar bisa hidup sampai usia 100 tahun. Mulai dari rajin makan sayur, rutin olahraga, hingga menghindari rokok sering disebut sebagai kunci umur panjang.

Namun, hasil penelitian terbaru justru menunjukkan tidak ada satu kebiasaan yang bisa menjamin seseorang bakal menjadi centenarian atau hidup hingga seabad. Umur panjang ternyata lahir dari perpaduan banyak faktor yang saling berkaitan.

Kesimpulan itu diperoleh dari tim peneliti yang dipimpin ahli farmakologi Shaima Ibrahim dari American University in Cairo, Mesir. Mereka menelaah 124 penelitian tentang orang berusia 100 tahun atau lebih yang dipublikasikan selama 55 tahun.

Dalam kajian tersebut, para ilmuwan juga mempelajari kelompok usia 105 hingga 109 tahun, bahkan mereka yang berhasil mencapai usia lebih dari 110 tahun. Semua data kemudian dianalisis untuk mencari pola yang sama.

Hasilnya menunjukkan bahwa umur panjang dipengaruhi kombinasi faktor genetik, kondisi biologis, gaya hidup, lingkungan, hubungan sosial, hingga unsur keberuntungan. Jadi, tidak ada satu “rahasia ajaib” yang berlaku untuk semua orang.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang berumur sangat panjang umumnya mengalami proses penuaan yang sedikit berbeda di tingkat sel tubuh. Sistem perbaikan DNA mereka cenderung bekerja lebih baik dibanding kebanyakan orang.

Selain itu, fungsi mitokondria yang menjadi sumber energi sel juga relatif lebih sehat. Tubuh mereka pun dinilai lebih mampu mengendalikan peradangan yang sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis.

Meski faktor keturunan ikut berpengaruh, ilmuwan tidak menemukan satu gen tertentu yang menjadi penentu utama seseorang bisa hidup hingga 100 tahun. Pengaruh genetik justru berasal dari gabungan banyak variasi gen yang masing-masing memberikan efek kecil.

Gaya hidup tetap memegang peran penting dalam perjalanan menuju usia lanjut. Orang-orang yang berhasil mencapai usia sangat panjang umumnya memiliki pola makan yang lebih banyak mengandalkan bahan pangan nabati.

Aktivitas fisik mereka juga tidak selalu berupa olahraga berat. Banyak yang tetap aktif lewat kegiatan sederhana seperti berjalan kaki, berkebun, atau mengerjakan pekerjaan rumah setiap hari.

Kebiasaan tidak merokok menjadi pola lain yang cukup sering ditemukan. Di samping itu, mereka biasanya memiliki hubungan yang erat dengan keluarga maupun lingkungan sosial.

Dari sisi psikologis, banyak centenarian dikenal memiliki mental yang tangguh. Mereka cenderung mampu mengelola tekanan hidup dengan lebih baik dan tidak mudah larut dalam kecemasan.

Menariknya, hidup sampai usia 100 tahun bukan berarti bebas dari penyakit. Sebagian besar tetap mengalami gangguan kesehatan, tetapi penyakit serius biasanya muncul pada usia yang jauh lebih tua.

Para peneliti membagi kelompok centenarian menjadi tiga tipe. Ada yang nyaris lolos dari penyakit berat, ada yang baru sakit saat usia sangat lanjut, dan ada pula yang sudah sakit sejak lama tetapi mampu bertahan hidup selama bertahun-tahun.

Meski begitu, penelitian ini belum bisa memastikan hubungan sebab-akibat secara mutlak. Karena hanya mempelajari mereka yang berhasil mencapai usia sangat tua, belum tentu semua faktor yang ditemukan menjadi penyebab langsung umur panjang.

Temuan ini memperlihatkan bahwa hidup lebih lama bukan hasil dari satu kebiasaan saja. Menjaga pola makan, tetap aktif bergerak, tidak merokok, serta merawat hubungan sosial masih menjadi langkah paling realistis untuk meningkatkan peluang menikmati usia yang lebih sehat. (*)

You Might Also Like

Piala Dunia Seru, Jam Tidur Anak Jangan Tumbang

Rambut Tetap Fresh Meski Berhijab, Ini Trik Simpel Biar Gak Apek

Glowing Alami Bukan Mimpi, Delapan Makanan Ini Wajib Dicoba Sekarang

Buah Favorit Bisa Jadi Kunci Berat Badan Tetap Aman dan Nyaman

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

TAGGED:100 tahunawet mudasehat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Es Kopi Rumahan Naik Kelas Tanpa Mesin Mahal
Next Article Belum Nikah? Tetap Bisa Punya KK Sendiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PASPOR INDONESIA - Pemerintah menaikkan tarif pengajuan pelepasan kewarganegaraan Indonesia menjadi Rp5 juta atau naik lima kali lipat.

Fix Gak Betah? 8.000-an Orang Lepas Status WNI, Singapura Jadi Tujuan Utama

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso.

Kasus Kades Tlogomulyo Jadi Alarm! Pemprov Jateng Ingatkan Kepala Desa Tak Mainin Anggaran

Ronaldo, Messi, dan Fanatisme Sepak Bola di Indonesia

TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)

Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung

Rel Ganda di Jateng Beres, PR Sekarang Genjot Kereta Perkotaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Anti Loyo Seharian, Rahasia Puasa Tetap On Fire

Februari 23, 2026
Tips

Bajigur, Minuman Tradisional yang Tetap Hits di Tengah Gempuran Kopi Modern, Ini Deretan Manfaatnya 

Oktober 7, 2025
Tips

Urutan Tahlil Singkat Plus Arab Latin Artinya Biar Nggak Bingung Pas ‘Nyekar’

Maret 18, 2026
Tips

Ribut Mulu di Rumah, Ini Cara Ademkan Kakak Adik

Mei 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Umur 100 Tahun, Ternyata Tak Punya Jurus Tunggal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?