Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dibobol, Begini Respons Pemerintah Provinsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

1,2 Juta NIK Warga Jateng Dibobol, Begini Respons Pemerintah Provinsi

R. Izra
Last updated: Juli 15, 2026 8:06 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
BOBOL DATA - Ilustrasi hacker membobol data digital.
BOBOL DATA - Ilustrasi hacker membobol data digital.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jutaan NIK warga di Jawa Tengah dibobol oleh pihak tak bertanggung jawab. Pertanyaannya, bagaimana keamanan data warga?

Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah buka suara terkait kasus pencurian 1,2 juta data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang dilakukan seorang teknisi ponsel asal Bekasi, Jawa Barat.

Pelaku bernama Rahmat Nugroho diketahui membobol situs resmi Dinsos Jateng dan menggunakan data curian tersebut untuk meregistrasi kartu SIM secara ilegal demi memperoleh keuntungan pribadi. Atas perbuatannya, ia divonis 1 tahun 8 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Serang.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Jateng, Elliya Ch, mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima rincian identitas warga yang terdampak maupun data mana saja yang telah disalahgunakan.

“Kami tidak mendapat data siapa saja yang terdampak atau data mana yang sudah dipakai. Informasi detail itu ada di Polda Banten,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Elliya menjelaskan, berdasarkan informasi dari penyidik, data yang dicuri tidak digunakan untuk pinjaman online maupun penipuan, melainkan dijual untuk kebutuhan registrasi kartu SIM.

“Jadi pembeli kartu tidak perlu lagi menggunakan NIK miliknya sendiri karena sudah memakai NIK orang lain,” jelasnya.

Ia mengungkapkan Dinsos pertama kali menerima informasi mengenai dugaan kebocoran data tersebut dari Polda Banten pada 12 Februari 2026.

Meski begitu, Elliya menegaskan Dinsos telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan data dan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Komdigi) Jawa Tengah dalam pengamanan sistem.

“Kami sudah menerapkan SOP pengelolaan data. Bahkan pengelolaan keamanan data juga bekerja sama dengan Komdigi. Jadi bukan berarti tidak ada sistem pengamanan seperti yang beredar,” katanya.

Setelah menerima laporan dari kepolisian, Dinsos mengaku langsung berkoordinasi dengan Komdigi untuk mengevaluasi sistem keamanan sekaligus memperketat pengawasan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Pengawasan terhadap sistem sekarang kami lakukan lebih intensif agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Terkait pertanggungjawaban kepada warga yang datanya diduga bocor, Elliya mengatakan langkah yang saat ini dilakukan adalah memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan upaya pencegahan.

“Yang bisa kami lakukan adalah mengoptimalkan keamanan data dan melakukan langkah-langkah preventif supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Ia menambahkan, meski pengelolaan data kemiskinan menjadi kewenangan Dinsos, infrastruktur penyimpanan serta sistem keamanan dikelola bersama Komdigi Jawa Tengah sebagai wali data sehingga pengawasannya dilakukan secara terpadu. (*)

You Might Also Like

Luthfi Warning BUMD: Kreatif atau Dievaluasi!

Nataru Bukan Cuma Macet, Wakapolda Jateng Ingatkan Ancaman Bencana

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati

TAGGED:data pribadidibobolheadlineKKnikwarga jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi bangunan gereja. Polemik Pendirian Gereja di Leyangan sampai Komnas HAM, PJ Kades Bantah Persulit Perizinan
Next Article KPK Bedah Pengakuan Delapan Camat soal Ratusan Jabatan Kosong

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Indonesia Tidak Kekurangan Pasar Halal

Pemprov Lanjutkan Program Listrik Gratis

Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) cum Pembina YPLP PT PGRI Semarang, Dr Muhdi. (dul)

UPGRIS bakal Buka Fakultas Kedokteran? Muhdi: Mudah-mudahan Segera Kita Realisasikan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Foto: Ist)

Agustina Ajak Warga Tengok Perjuangan 81 Tahun Silam

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gus Mus hingga Wantimpres Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

September 14, 2026
Ekonomi

Pinjol Melejit Tajam, Utang Digital Tembus Rp100 Triliun

April 7, 2026
Menteri Perdagangan Tahun 2015-2016 Tom Lembong, divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat bersalah dan dihukum 4,5 tahun penjara.
Unik

Prabowo Beri Abolisi untuk Eks Mendag Era Jokowi, Pidana Tom Lembong Ditiadakan

Juli 31, 2025
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

Drama Hukum di Medan: Korban Pencurian Jadi Tersangka, Polisi Bilang Begini

Februari 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 1,2 Juta NIK Warga Jateng Dibobol, Begini Respons Pemerintah Provinsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?