BACAAJA, SEMARANG– Kereta api makin ramai dipilih warga Jateng. Sepanjang Januari sampai Juni 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 7.260.073 penumpang. Jumlah itu naik 10,18 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kalau dirinci, ada tambahan 671.114 penumpang dibanding capaian Januari-Juni 2025. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, bilang kenaikan ini jadi tanda kalau kereta makin dibutuhkan, bukan cuma buat liburan, tapi urusan kerja, sekolah, bisnis, sampai pulang-pergi harian.
Baca juga: Daop 4 Tutup Enam Perlintasan Liar Sepanjang 2026
“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada paruh pertama 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi andalan,” ujar Luqman, Minggu (5/7/2026).
Dari total 7,26 juta penumpang itu, sebanyak 3.616.024 orang tercatat berangkat dan 3.644.049 lainnya datang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Arusnya nyaris seimbang antara penumpang naik dan turun. Lonjakan ini ditopang banyak momen. Mulai musim Lebaran, libur nasional, akhir pekan, sampai aktivitas ekonomi yang makin ramai di pertengahan tahun.
Paling Sibuk
Stasiun Semarang Tawang masih jadi yang paling sibuk. Total ada 2.156.118 penumpang yang keluar-masuk lewat stasiun ini selama enam bulan pertama 2026.
Di bawahnya ada Semarang Poncol dengan 1.742.337 penumpang. Lalu disusul Stasiun Tegal 962.544 penumpang, Pekalongan 708.976 penumpang, dan Cepu 343.873 penumpang.
Baca juga: Libur Tahun Baru Islam, 198 Ribu Penumpang Serbu KA Daop 4 Semarang
Menurut Luqman, tingginya angka itu menunjukkan kereta masih jadi tulang punggung konektivitas antardaerah di Jateng dan sekitarnya.
Dulu orang memilih kereta karena murah. Sekarang, banyak yang naik kereta karena waktunya lebih bisa ditebak daripada kemacetan di jalan raya. (bae)

