BACAAJA, SEMARANG – Tanggul sungai di kawasan Jalan Jembawan 1 ambrol setelah diterjang derasnya arus air saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Akibat kejadian itu, warga sekitar kini dihantui rasa waswas kalau hujan deras kembali turun dan memicu banjir susulan.
Pantauan di lokasi, alat berat masih terus bekerja merapikan material tanah dan batu di area bantaran sungai yang longsor. Tumpukan batu, tanah, sampai karung penahan air terlihat memenuhi lokasi proyek untuk mencegah longsoran makin melebar.
Bacaaja: 800 Warga Sumowono Terisolasi, Jembatan Penghubung Antardesa Ambrol
Bacaaja: Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah
Salah satu warga, Dono mengatakan pembangunan tanggul sebenarnya sudah berjalan sekitar seminggu terakhir. Proyek itu dilakukan untuk memperkuat bantaran sungai yang sebelumnya memang rawan terkikis arus.
Tapi hujan deras beberapa waktu lalu bikin debit air sungai naik drastis. Arus yang terlalu kuat akhirnya membuat tanggul batu yang sedang dibangun nggak mampu menahan tekanan air dan akhirnya jebol.
“Memang sudah seminggu dibangun. Tapi kemarin hujannya deras sekali, tekanan airnya naik dan tanggul batu itu akhirnya ambrol,” ujar Dono, Jumat (15/5/2026).
Karena tanggul jebol, air sungai sempat meluap ke area sekitar permukiman warga. Kondisi itu bikin warga makin khawatir kalau cuaca ekstrem kembali terjadi dalam waktu dekat.
“Karena tanggulnya jebol, kemarin sempat banjir juga,” katanya.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan Supriyanto. Ia berharap proses pembangunan dan perbaikan tanggul bisa segera selesai supaya warga nggak terus dihantui ancaman banjir maupun longsor susulan.
Apalagi belakangan cuaca di Semarang sering nggak menentu. Sementara banyak rumah warga posisinya cukup dekat dengan aliran sungai.
“Harapan saya secepatnya bisa selesai. Takutnya kalau hujan deras lagi malah membahayakan warga,” ucap Supriyanto.
Saat ini warga berharap pengerjaan tanggul bisa cepat rampung supaya aliran sungai kembali aman dan nggak lagi mengancam permukiman sekitar Jalan Jembawan 1 ketika hujan deras turun. (dul)

