Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jangan Asal Konten, Aturan Saudi Buat Jemaah Ternyata Ketat Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jangan Asal Konten, Aturan Saudi Buat Jemaah Ternyata Ketat Banget

Banyak orang mengira aturan di Makkah dan Madinah cuma berkaitan soal ibadah saja. Padahal kenyataannya, otoritas Arab Saudi juga sangat ketat mengawasi perilaku jemaah di area publik, termasuk urusan merekam video, berkumpul, sampai cara menjaga kebersihan.

Nugroho P.
Last updated: Mei 15, 2026 3:59 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
suasana Madinah.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus seorang jemaah haji asal Indonesia yang ditangkap di Arab Saudi karena merekam perempuan tanpa izin mendadak bikin banyak calon jemaah ikut waspada. Peristiwa itu jadi pengingat kalau selama berada di Tanah Suci, ada banyak aturan yang wajib dipatuhi dan tidak bisa dianggap sepele.

Banyak orang mengira aturan di Makkah dan Madinah cuma berkaitan soal ibadah saja. Padahal kenyataannya, otoritas Arab Saudi juga sangat ketat mengawasi perilaku jemaah di area publik, termasuk urusan merekam video, berkumpul, sampai cara menjaga kebersihan.

Pemerintah Saudi memang dikenal menerapkan pengamanan super ketat di kawasan masjid. Petugas keamanan atau askar masjid rutin melakukan patroli langsung, ditambah pengawasan CCTV yang tersebar hampir di berbagai sudut area ibadah.

Karena itu, aktivitas yang terlihat biasa bagi sebagian orang bisa saja dianggap mencurigakan di sana. Apalagi kalau sampai mengganggu kenyamanan jemaah lain atau melanggar privasi orang lain yang sedang beribadah.

Salah satu aturan yang kini ramai dibicarakan adalah larangan merekam video terlalu lama menggunakan perlengkapan khusus. Banyak jemaah sekarang memang suka membuat konten perjalanan haji atau umrah untuk media sosial, namun di Arab Saudi hal itu punya batasan tertentu.

Jemaah tidak diperbolehkan melakukan pengambilan gambar secara statis dalam waktu lama, apalagi memakai tripod, lampu tambahan, mikrofon khusus, hingga kabel audio-video yang terlihat seperti perlengkapan produksi profesional.

Aktivitas semacam itu bisa langsung menarik perhatian petugas keamanan Saudi. Mereka khawatir ada kegiatan dokumentasi yang tidak memiliki izin resmi atau justru mengganggu ketertiban kawasan ibadah yang selalu dipadati jutaan orang.

Kalau petugas menganggap aktivitas perekaman melanggar aturan, kamera atau alat rekam bisa disita sementara. Bahkan rekaman yang sudah dibuat juga dapat diminta untuk dihapus langsung di lokasi.

Kasus terbaru yang menyeret jemaah Indonesia pun membuat banyak orang mulai sadar pentingnya menjaga etika saat menggunakan ponsel di Tanah Suci. Merekam orang lain tanpa izin, terutama perempuan, bisa berujung masalah hukum serius di Arab Saudi.

Selain urusan video, ada aturan lain yang ternyata masih sering dilanggar jemaah, yaitu membawa dan membentangkan atribut kelompok tertentu di area masjid. Banyak yang belum tahu kalau tindakan ini termasuk hal yang dilarang keras.

Jemaah tidak diperbolehkan mengibarkan bendera, spanduk, atau atribut identitas tertentu, termasuk membawa bendera Merah Putih untuk difoto bersama di kawasan masjid. Meski niatnya sekadar dokumentasi atau kebanggaan nasional, petugas Saudi tetap menganggapnya pelanggaran aturan ketertiban.

Otoritas keamanan di sana memang ingin kawasan masjid tetap steril dari simbol-simbol kelompok atau aktivitas yang berpotensi memicu keramaian. Karena itu, jemaah disarankan tidak membawa atribut semacam itu saat masuk kompleks ibadah.

Aturan lain yang cukup bikin kaget sebagian jemaah adalah larangan merokok di sekitar kawasan Masjid Nabawi. Larangan ini benar-benar diterapkan serius dan petugas tidak segan memberikan sanksi.

Kalau kedapatan merokok di area terlarang, jemaah bisa langsung diamankan dan diproses hukum. Bahkan dendanya disebut bisa mencapai jutaan rupiah. Karena itu, perokok diminta mencari area yang jauh dari masjid bila memang ingin merokok.

Tak cuma soal rokok, jemaah juga diminta tidak berkerumun terlalu lama di area masjid. Aturan ini mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang Indonesia yang terbiasa berkumpul sambil ngobrol setelah ibadah.

Namun di Arab Saudi, kerumunan kecil yang terlalu lama diam di satu titik bisa memancing perhatian askar masjid. Biasanya kalau ada lebih dari lima orang berkumpul tanpa bergerak cukup lama, petugas akan meminta mereka segera berjalan atau membubarkan diri.

Aturan itu diterapkan demi menjaga kelancaran arus jutaan jemaah yang keluar masuk kawasan ibadah setiap hari. Selain itu, Saudi juga ingin mencegah aktivitas yang dianggap mencurigakan dari sisi keamanan.

Karena itu, kalau ingin bertemu rombongan lain atau ngobrol santai, jemaah biasanya disarankan melakukannya di luar area masjid atau sambil tetap berjalan agar tidak menimbulkan keramaian yang menghambat lalu lintas manusia.

Hal yang sering dianggap paling sepele ternyata juga bisa berujung masalah, yaitu membuang sampah sembarangan. Meski terlihat sederhana, kebersihan di kawasan Tanah Suci sangat dijaga dan diawasi ketat.

Jemaah yang sengaja mengotori area masjid bisa ditegur bahkan diamankan petugas kalau dianggap mengganggu kebersihan lingkungan ibadah. Padahal di banyak sudut sebenarnya sudah tersedia tempat sampah dan petugas kebersihan yang siap membantu.

Petugas kebersihan di kawasan masjid bahkan sering berkeliling membawa plastik besar agar jemaah lebih mudah membuang sampah tanpa harus mencari tong sampah terlalu jauh. Karena itu, alasan bingung mencari tempat sampah biasanya sulit diterima.

Kalau memang belum menemukan tempat pembuangan, jemaah dianjurkan menyimpan sampah sementara di tas atau kantong pribadi sampai menemukan lokasi yang tepat untuk membuangnya.

Aturan-aturan ini memang terdengar ketat, tetapi tujuan utamanya adalah menjaga kenyamanan jutaan jemaah dari berbagai negara yang berkumpul di satu tempat. Dengan jumlah manusia sebesar itu, sedikit pelanggaran kecil saja bisa memicu kekacauan kalau tidak diatur dengan disiplin.

Karena itulah calon jemaah haji dan umrah sekarang diminta makin sadar bahwa ibadah di Tanah Suci bukan cuma soal ritual, tetapi juga tentang menghormati aturan, menjaga sikap, dan memahami budaya hukum negara yang sedang dikunjungi. (*)

You Might Also Like

THR Presiden Prabowo Ternyata Segini, Lalu Jatah Gibran Berapa

Chat Om Palsu Bikin Titik MBG Dijual Mahal, Okky Kantongi Uang Segini

Kesaksian Korban Selamat Bus Maut PO Cahaya Trans: Jalan Menikung, Sopir Malah Ngegas

Cerita Bahagia Perantau Balik Gratis Naik Kereta

KAI Daop 4 Tutup Jalur di Kendal akibat Banjir: 8 Perjalanan KA Terganggu

TAGGED:aturan di makkahmadinahhajimadinahmakkahumrah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Begini Nasib Anggota DPRD Jember yang Ngrokok dan Main Game saat Sidang
Next Article Sst.. Libur Iduladha Bisa Panjang Kalau Pintar Ngatur Cuti

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

ILUSTRASI - SPPG atau dapur MBG.
Hukum

Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Juni 25, 2026
Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.
Info

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Februari 11, 2026
Ratusan rumah yang dihuni ribuan orang di Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar Jumat (6/6/2025). (X @Never)
Daerah

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Juni 7, 2025
Mantan karyawan RSUD Soewondo, Pati, Siti Masruhah (kerudung kuning) menangis saat menceritakan nasib pemecatan, dalam rapat Pansus Pemakzulan Bupati, Kamis (14/8/2025). (bae)
Daerah

Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati

Agustus 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jangan Asal Konten, Aturan Saudi Buat Jemaah Ternyata Ketat Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?