Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 21.542 Keluarga di Jateng Gak Punya Jamban Layak, M Saleh: Pemda Harus Gerak Cepat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

21.542 Keluarga di Jateng Gak Punya Jamban Layak, M Saleh: Pemda Harus Gerak Cepat

R. Izra
Last updated: Mei 12, 2026 10:31 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PIMPINAN DPRD JATENG - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, Muhammad Saleh. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Berdasarkan data, masih ada ribuan keluarga di Jawa Tengah yang belum punya jamban layak. Ini persoalan serius banget.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, langsung ngomong ke pemda: percepatan pembangunan jamban sehat harus jadi prioritas utama. Soalnya ini berkaitan erat dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Sanitasi layak itu kebutuhan dasar. Pemerintah daerah harus gerak cepet biar semua orang bisa hidup lebih sehat,” katanya, Selasa (12/52026).

Bacaaja: DPRD Jateng 100 Persen Setor LHKPN ke KPK, Saleh: Transparansi dan Komitmen Moral
Bacaaja: Apresiasi Kinerja Gubernur-Wakil Gubernur Jateng, Saleh: On The Track, tapi . . .

Menurut data, 21.542 rumah tangga di Jateng masih belum punya akses sanitasi yang bener-bener layak. Ini bahaya, bisa jadi pemicu penyakit-penyakit dari lingkungan yang kotor.

Saleh juga bilang, gak cukup cuma bangun fisiknya doang. Harus ada edukasi juga supaya masyarakat biasa jaga kebersihan dan pake fasilitasnya dengan benar.

“Bangun jambannya iya, tapi yang lebih penting orang-orangnya juga paham cara hidup bersih,” tegasnya yang juga Ketua DPD Golkar Jateng ini.

Dia ngedorong banget biar ada kerjasama solid antara Pemprov, kabupaten/kota, sampe tingkat desa, apalagi di daerah-daerah yang masih tertinggal. Kolab sama swasta dan masyarakat juga harus dikuatin biar hasilnya maksimal dan merata.

Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Ketua DPD Golkar Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Ketua DPD Golkar Jateng, M Saleh.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen juga angkat suara soal hal yang sama. Katanya tahun 2025 Pemprov udah bangun 5.328 unit jamban lewat program jambanisasi. Tapi masih jauh dari cukup.

Taj Yasin bilang sanitasi ini gak boleh dipandang sebelah mata, karena nyambung banget sama stunting. Sekarang prevalensi stunting di Jateng masih 9,77 persen atau sekitar 188.533 balita.

“Fokus kita bangun jamban bareng akses air bersih biar derajat kesehatan masyarakat naik,” ujarnya.

Intinya, para pemimpinnya udah mulai kompak ngomongin ini. Tinggal nunggu action-nya aja biar gak ada lagi yang BAB sembarangan. (*)

You Might Also Like

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

Ari Bersyukur Ada Pengobatan Gratis di Dapur Marhaen: Jadi Tahu Apa yang Harus Diperhatikan

Kabar Gembira Nih! BLT Rp900.000 Cair Hari Ini, Kamu Dapet Nggak?

‘Cerita Kemerdekaan Bersama Coni’, Cara ICONNET Semarakkan HUT ke-81 RI bersama Masyarakat Ponjong

Hasil Lab Ungkap MBG Kudus Terkontaminasi E. Coli

TAGGED:jambanm salehpemdawakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fondasi Pendidikan Tidak Sepantasnya Berganti Setiap Lima Tahun
Next Article Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

Aktivis LBH Semarang Soroti Klaim Geotermal sebagai Energi Terbarukan

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (Tauwas BGN), Ketut Sumedana. (Dok BGN)

Alasan Ungkap BGN Tutup Permanen 4 SPPG, Termasuk Patalan 2 Bantul

Ilustrasi anak terserang Super Flu.

Nah! 18 Kasus Influenza A Muncul di DIY, Ini Cara Pantauannya

Cuma Punya Dua Kaki, Pedet di Bantul Curi Perhatian

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Ini Cara Komunitas Pariwisata Semarang Bikin Ramadan Makin Manis

Maret 7, 2026
RAPIKAN JARINGAN - Perapiahn jaringan merupakan bagian dari pemeliharaan agar layanan kepada masyarakat semakin andal.
Info

Rapikan Infrastruktur Jaringan di Yogyakarta, PLN Icon Plus Hadirkan Layanan Digital yang Semakin Andal

Juli 17, 2026
Pendidikan

SMAN 1 Purwareja Klampok ‘Menyala’, Borong 1,5 Ton Sampah di World Clean Up Day 2025

September 20, 2025
Tersangka pengeroyokan pesilat Pagar Nusa diamankan Polres Demak.
Hukum

7 Pengeroyok Pesilat Pagar Nusa Akhirnya Ketangkap, Kata Polisi Ada yang Keliru

Januari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 21.542 Keluarga di Jateng Gak Punya Jamban Layak, M Saleh: Pemda Harus Gerak Cepat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?