Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mbah Sunarti, Datang Bertongkat, Pulang Bawa Obat Gratis dan Senyum Lega
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mbah Sunarti, Datang Bertongkat, Pulang Bawa Obat Gratis dan Senyum Lega

Di tengah ramainya antrean pengobatan gratis di Panti Marhaen, ada satu pemandangan yang bikin suasana mendadak hangat. Seorang nenek berjalan pelan sambil bertumpu pada tongkat kayu. Langkahnya memang pelan, tapi semangatnya buat sembuh terasa kencang banget.

T. Budianto
Last updated: Mei 10, 2026 6:08 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BEROBAT GRATIS: Sunarti (73), menenteng obat usai mengikuti pengobatan gratis di Panti Marhaen DPP PDIP Jateng, Minggu (10/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Namanya Mbah Sunarti, usianya sudah 73 tahun. Sehari-hari beliau berdagang di salah satu pasar tradisional di Kota Semarang. Tapi beberapa hari terakhir, badannya drop sampai gak kuat lagi buat jualan.

Pada Minggu (10/5/2026), Mbah Sunarti datang ke Panti Marhaen buat ikut pengobatan gratis yang digelar rutin setiap tanggal 10. Dengan ditemani sang suami, Mbah Sunarti tetap datang meski harus berjalan perlahan menggunakan tongkat kayu.

Baca juga: Pengobatan Gratis di Panti Marhaen Kembali Diserbu Warga

“Saya sangat berterima kasih. Saya sakit belum sembuh-sembuh, nah saya dengar ada pengobatan gratis di PDIP. Terus ini saya periksa sama suami,” kata Mbah Sunarti dengan bahasa jawa usai diperiksa dokter.

Nggak cuma sekadar dicek, Mbah Sunarti juga dilayani lengkap mulai dari cek darah sampai tensi. Pulang-pulang, dia sudah mengantongi empat macam obat yang semuanya didapat tanpa bayar sepeser pun. “Dikasih obat empat macam. Semua gratis, Alhamdulillah. Semoga segera sembuh,” harapnya penuh doa.

Antusias

Nggak cuma Mbah Sunarti, ada juga Mbah Slamet yang usianya sudah menginjak 91 tahun. Meski sangat sepuh, beliau tetap antusias ikut mengantre bareng warga lainnya.

Sambil duduk santai menunggu giliran, Mbah Slamet bercerita kalau layanan seperti ini sangat membantu orang tua seperti dirinya. Beliau merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan tensi dan pemberian obat cuma-cuma. “Saya umur 91 tahun, iya ini periksa. Tadi ditensi, ini masih nunggu obat. Ya manfaat pengobatan ini,” kata Mbah Slamet singkat.

Baca juga: Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

Pengobatan gratis ini rutin digelar setiap tanggal 10 di seluruh kantor PDIP di Jawa Tengah, termasuk di Panti Marhaen. Selain pengobatan gratis juga dibuka dapur marhaen alias makan siang gratis.

Kadang yang bikin orang tua bertahan bukan cuma obat mahal atau rumah sakit megah. Tapi perhatian sederhana, kursi tunggu, tensi gratis, dan kalimat “monggo diperiksa dulu mbah” yang mungkin terdengar kecil, tapi rasanya besar buat mereka yang mulai sering merasa dilupakan zaman. (bae)

You Might Also Like

Ada Batu Nisan Bertulis Prabowo-Gibran Terinjak di Jalanan Semarang

Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025

THR Belum Cair? Tenang, Begini Cara Lapor Online Resmi

Lawang Sewu jadi Lokasi Salat Idulfitri

Nasib Ribuan PPPK Gunungkidul Masih Menggantung, Harapan Belum Ikut Padam

TAGGED:dpd pdip jatengheadlinepanti marhaenpengobatan gratis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengobatan Gratis di Panti Marhaen Kembali Diserbu Warga
Next Article Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Geotermal Belum Jalan, Warga Lawu Sudah Rasakan Dampak Lingkungan: Banjir Jadi Alarm

Juli 24, 2026
Direktur LBH Semarang, Syamsuddin Arief (pegang mik) paparan tentang kerja-kerja advokasi organisasinya, Rabu (21/1/2026). (bae)
Hukum

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Januari 22, 2026
Info

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Mei 13, 2026
Opini

Cukai Khusus Rokok Ilegal: Menimbang Jalan Tengah antara Penertiban dan Keadilan Fiskal

Januari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mbah Sunarti, Datang Bertongkat, Pulang Bawa Obat Gratis dan Senyum Lega
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?