Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tukar Sampah Jadi Lumpia: Cara Agustina Bikin Warga Antre Bukan karena Diskon
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tukar Sampah Jadi Lumpia: Cara Agustina Bikin Warga Antre Bukan karena Diskon

T. Budianto
Last updated: Mei 3, 2026 11:58 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BAGIKAN LUMPIA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan lumpia kepada warga pada acara Lumpiavaganza di Simpang Lima, Minggu (3/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kawasan Simpang Lima Semarang berubah jadi lautan manusia, Minggu (3/5/2026), saat ribuan warga meramaikan Lumpiavaganza. Event ini jadi salah satu yang paling mencuri perhatian dalam rangka Hari Jadi ke-479 Kota Semarang.

Konsepnya simpel tapi ngena: cukup tukar lima botol plastik bekas, warga bisa dapat 1 voucher lumpia. Maksimal dua voucher per orang. Dari situ, pesan besarnya jelas, sampah bukan cuma dibuang, tapi bisa punya nilai.

Baca juga: Botol Bekas Ditukar Lumpia, Cara Pemkot Ajak Warga Peduli Sampah

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, gerakan ini bukan sekadar gimmick perayaan, tapi upaya membangun kebiasaan baru di masyarakat.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari mulai dari diri sendiri. Buang sampah pada tempatnya, dan botol plastik bisa kita tukar jadi lumpia,” tegasnya.

Bank Sampah

Program penukaran ini sebenarnya sudah berjalan sejak 26-30 April 2026 lewat jaringan bank sampah di tingkat kelurahan. Puncaknya terjadi di Lapangan Simpang Lima saat ribuan botol plastik terkumpul dan langsung ditukar dengan voucher.

Hasilnya? Antrean panjang di mana-mana. Tapi bukan antre biasa, ini antre yang datang dari kesadaran. Banyak warga bahkan sudah nyiapin botol dari beberapa hari sebelumnya.

Nggak cuma berdampak ke lingkungan, Lumpiavaganza juga jadi panggung buat ekonomi lokal. Sebanyak 33 UMKM klaster lumpia dilibatkan untuk memenuhi voucher yang ditukar warga.

Baca juga: Sampah Semarang Didominasi Organik, Proyek PSEL Dikritik Walhi

Artinya, roda ekonomi tetap muter, sekaligus memperkuat posisi lumpia sebagai ikon kuliner Semarang. Dari situ kelihatan, event ini bukan cuma soal bagi-bagi makanan, tapi juga soal kolaborasi: warga bergerak, UMKM jalan, lingkungan ikut bersih.

Kadang yang dibutuhkan buat bikin orang peduli lingkungan bukan ceramah panjang, tapi “insentif yang bisa dimakan”. Dan di Semarang, lima botol plastik ternyata cukup buat mengubah cara pandang, kalau sampah itu bukan akhir, tapi awal… apalagi kalau ujungnya lumpia. (tebe)

You Might Also Like

Jejak Longsor Cilacap dan Upaya Tanpa Henti Tim SAR

Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa

PLN Icon Plus Turut Meriahkan PLN Mobile Electric 5K Series Yogyakarta

2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat

Penyakit Kusta di Jateng Tinggi, 1.541 Kasus Terungkap Sepanjang 2025

TAGGED:lumpiavaganzapemkot semarangWali Kota Agustina Wilujeng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bukan Cuma Ajang Kumpul, Tapi Jadi Pionir Perubahan
Next Article Ribuan petani berbondong-bondong membawa hasil panen dalam gelaran kawasan Nyadran Ageng Bhumi Phala di Rest Area Kledung, Sabtu (2/5/2026). Nyadran Ageng Bhumi Phala, Eskpresi Syukur dan Cinta Kasih Petani Temanggung kepada Alam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Info

Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana

Januari 7, 2026
Ekonomi

Zulhas Puji KKMP Sampangan

Januari 31, 2026
Info

Operasi Patuh 2026 Dimulai

Juni 4, 2026
Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Hukum

Karyawati SPPG Palembang Mengaku Dilecehkan, Lapor Polisi

Oktober 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tukar Sampah Jadi Lumpia: Cara Agustina Bikin Warga Antre Bukan karena Diskon
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?