Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

Cuaca makin nggak bisa ditebak, panas nyengat, tiba-tiba hujan deras. Di tengah ancaman El Nino, Pemkot Semarang nggak mau kecolongan. Stok air disiapkan besar-besaran, total satu juta liter, buat jaga-jaga kalau kekeringan mulai “nyerang”.

T. Budianto
Last updated: April 9, 2026 7:28 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang mulai pasang mode siaga menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Salah satu langkah konkretnya menyiapkan cadangan air bersih hingga satu juta liter untuk warga di wilayah rawan kekeringan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, distribusi air akan dilakukan secara cepat begitu ada laporan warga yang membutuhkan. “Mudah-mudahan begitu kita mendengar ada kekurangan air, kita bisa langsung siapkan,” ujarnya.

Baca juga: Soal Kebakaran dan Kekeringan, PDAM: Air Gratis

Langkah ini jadi bagian dari mitigasi menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga September 2026. Pemkot juga menggandeng BPBD Kota Semarang dan PDAM untuk memperkuat distribusi air dan layanan ke masyarakat.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono menyebut, kondisi cuaca tahun ini jauh lebih ekstrem dibanding tahun sebelumnya. “Panas tinggi, tiba-tiba bisa hujan deras disertai angin kencang. Ini cukup fenomenal,” jelasnya.

Rentan Kekeringan

Berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau diperkirakan mulai masuk Mei, meski hingga April masih berpotensi terjadi hujan dan angin kencang. Distribusi air nantinya akan difokuskan ke wilayah yang selama ini rentan kekeringan. Salah satu yang jadi prioritas adalah Rowosari, yang hingga kini belum terjangkau jaringan PDAM.

Di wilayah tersebut, upaya pengeboran sumur dalam bahkan sempat menghasilkan gas, bukan air bersih, membuat suplai air tangki jadi satu-satunya solusi. Selain Rowosari, daerah seperti Wonosari (Ngaliyan) dan sebagian wilayah Gunungpati juga masuk kategori rawan, meski beberapa sudah mulai tersentuh jaringan air.

Baca juga: Kemarau Panjang Ngintip Jateng, Ada Yang Sampai Sembilan Bulan

Pemkot juga mengingatkan warga untuk lebih hemat air dan waspada terhadap potensi kebakaran, mengingat kondisi panas dan angin kencang bisa mempercepat penyebaran api.

Dengan kombinasi wilayah perbukitan, pesisir, hingga lembah, Semarang punya risiko bencana yang kompleks jika cuaca ekstrem tidak diantisipasi sejak dini.

Di saat cuaca makin “random” dan panas makin serius, air bersih bisa jadi lebih berharga dari sekadar komoditas, jadi pengingat kalau yang kita anggap sepele hari ini, besok bisa jadi yang paling dicari. (tebe)

You Might Also Like

Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

Polri Nomor Satu! Intitusi Kepolisian Paling Korup se-Asia Tenggara

Macan Asia Beneran! Xi Jinping Pecat 9 Jenderal Busuk di Lingkaran Elit China

Republik Rasa Perusahaan? 30 Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Berikut Daftar Lengkapnya

TAGGED:el ninoheadlinekekeringankemaraupemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian
Next Article Prabowo Mau Setop PLTD dan Putus Ketergantungan BBM

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi

Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Mendadak Melengkung

Kebanyakan Daun Pepaya Bisa Bikin Tubuh Bereaksi, Simak!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
Hukum

Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban

November 27, 2025
Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto di awal pemerinttahan. Foto: dok.
Unik

Reshuffle atau Rechef? Saat Dapur Kabinet Prabowo Mulai Kebakaran Gas Politik

September 9, 2025
GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).
Info

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Agustus 15, 2026
Info

Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

November 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?