Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kabur ke Petilasan dan Semedi, Bos Narkoba Kelab Malah Tetap Tertangkap Weleh-weleh…
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Kabur ke Petilasan dan Semedi, Bos Narkoba Kelab Malah Tetap Tertangkap Weleh-weleh…

Yang bikin cerita ini makin nyeleneh, Koko ternyata bersembunyi di sebuah petilasan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat. Bukan cuma sekadar ngumpet, dia juga sempat menjalani semacam ritual meditasi di tempat tersebut, seolah mencari perlindungan di tengah kejaran aparat.

Nugroho P.
Last updated: April 3, 2026 1:39 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi semedi.
SHARE

BACAAJA, SUKABUMI – Pelarian seorang pengendali narkotika yang sempat bikin geger akhirnya kandas juga. Denny Wiraatmaja alias Koko, sosok yang disebut-sebut jadi otak peredaran narkoba di kelab malam Whiterabit, Jakarta Selatan, berhasil diringkus tim Bareskrim Polri setelah sempat “menghilang” dan berpindah-pindah lokasi. Yang bikin cerita ini makin nyeleneh, Koko ternyata bersembunyi di sebuah petilasan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat. Bukan cuma sekadar ngumpet, dia juga sempat menjalani semacam ritual meditasi di tempat tersebut, seolah mencari perlindungan di tengah kejaran aparat.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkap kalau Koko kabur menggunakan sepeda motor bersama seorang perempuan menuju Sukabumi. Tujuannya bukan tempat biasa, melainkan menemui seorang yang disebut sebagai ahli spiritual bernama Hamid. Setibanya di sana, Koko diarahkan untuk melakukan meditasi di petilasan Eyang Sembah Dalem. Ia bahkan menetap di sebuah rumah kecil dekat lokasi tersebut selama sembilan hari, sebelum akhirnya polisi berhasil melacak keberadaannya dan melakukan penangkapan pada 29 Maret 2026. Upaya “menghilang” ini ternyata nggak cukup ampuh buat menghindari jerat hukum.

Sebelum kabur, Koko juga sempat berusaha menghilangkan jejak. Dalam pemeriksaan, ia mengaku membuang barang bukti berupa puluhan butir ekstasi dan belasan paket ketamin ke dalam kloset. Namun, langkah itu nggak banyak membantu. Dari hasil pengembangan, polisi justru berhasil mengungkap jaringan yang lebih besar. Koko menyebut dirinya bekerja di bawah kendali sosok bernama Mami Ika. Tak butuh waktu lama, polisi kemudian menangkap perempuan yang diketahui bernama Ika Novita Sari itu di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Dari tangannya, diamankan uang miliaran rupiah yang diduga hasil bisnis haram tersebut.

Kasus ini terus melebar. Di hari yang sama, polisi juga mengamankan Andry Yulianto yang berperan sebagai “peracik” dalam jaringan tersebut. Dari pengakuan Mami Ika, muncul lagi nama lain yakni Charlie, yang belakangan diketahui sebagai buronan Bareskrim bernama Andre Fernando alias Ko Andre. Ia diduga sebagai pemasok utama narkoba, bahkan punya kaitan dengan jaringan lain yang sebelumnya juga sudah terendus aparat. Rangkaian penangkapan ini memperlihatkan kalau jaringan narkotika di balik kelab malam tersebut bukan jaringan kecil, melainkan terorganisir dan punya banyak lapisan.

Sejauh ini, polisi sudah menetapkan total tujuh tersangka dari kasus peredaran narkoba di Whiterabit. Mulai dari bandar, manajemen kelab, sampai staf operasional ikut terseret. Semua tersangka kini diamankan di kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Kasus ini jadi pengingat kalau dunia hiburan malam masih jadi target empuk peredaran narkoba, dan aparat pun terus memburu jaringan-jaringan yang berusaha bersembunyi di balik gemerlapnya kehidupan malam. (*)

You Might Also Like

Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK

Rencana Rehab Sekolah di Semarang Dibatalkan Demi Penuhi Ambisi Suami Mbak Ita

Pasang Listrik Baru Mei 2025? Ini Daftar Harganya, dari Rp 400 Ribuan!

Kurma Nggak Cuma Manis, Cara Simpannya Bikin Awet

780 Pengaduan Masuk ke Dewan Pers, Media Online Jadi Sorotan

TAGGED:bandar nartkobapetilasansemedi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi
Next Article Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Sepeda motor remuk dihantam KA Harina di perlintasan Kokrosono, Semarang, Jumat (3/4/3306) sore. (ist)

Sudah Diperingatin Tetap Nekat, Pemotor Tewas Ketabrak KA Harina di Kokrosono Semarang

Hati-Hati, Setan Lagi Intai Kita di Syawal

Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu

Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Begini Perkembangan Kasus Eks Kapolres Ngada Terkait Kekerasan Seksual Anak 

Juni 25, 2025
Nadiem Makarim, pendiri Gojek yang sukses, beralih ke dunia politik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, setelah menjual sahamnya di Gojek dan terlibat dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook, ia ditahan oleh Kejaksaan Agung. Kasus ini menyoroti pentingnya integritas dan transparansi dalam dunia politik dan bisnis.
Unik

Nadiem Makarim Tak Hadiri Panggilan Pemeriksaan Kejagung Hari Ini, Dugaan Korupsi Chromebook

Juli 8, 2025
Unik

Indonesia Open 2025: Tuan Rumah Kembali Nirgelar

Juni 8, 2025
Unik

AI: Changing Retail Landscape in 2024

Juli 31, 2023

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kabur ke Petilasan dan Semedi, Bos Narkoba Kelab Malah Tetap Tertangkap Weleh-weleh…
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?