Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas

R. Izra
Last updated: April 2, 2026 9:33 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kampus UIN Walisongo Semarang.
Kampus UIN Walisongo Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Kebijakan merger 9 lembaga pers mahasiswa (LPM/persma) di UIN Walisongo menuai keluhan. Kebijakan ini dinilai justru menggerus identitas organisasi yang selama ini mereka bangun.

Kebijakan merger ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Walisongo Nomor 2212 Tahun 2024 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan.

Dalam aturan itu, LPM di tingkat fakultas tidak lagi berdiri sendiri dan harus digabung dengan LPM di tingkat universitas.

Bacaaja: Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya
Bacaaja: Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Pimpinan Umum LPM Justisia, Madkur Ikhwan, menyebut dampak paling terasa adalah hilangnya identitas masing-masing LPM.

“Dampak jelas terasa, karena nantinya kita tak lagi punya nama seperti semula. LPM kan punya ideologi masing-masing. Kalau dilebur, kehilangan identitas asli kita,” ujarnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setiap LPM memiliki karakter dan arah gerak yang berbeda. Ketika dilebur dalam satu forum, kekhasan tersebut dikhawatirkan memudar.

Selain soal identitas, persoalan pendanaan juga ikut terdampak. Madkur mengatakan skema anggaran masih belum jelas sejak kebijakan ini berjalan.

“Kemarin kita sempat audiensi ke rektorat, pagu 2025 masih mengacu pagu 2024. Masalahnya, sejak beredarnya Pendis itu, yang 2025 menggunakan dana sisa-sisa tahun sebelumnya,” jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan Pimpinan Umum LPM Edukasi, Ryan Yulianto. Ia menilai dampak merger cukup kompleks dan menyentuh banyak aspek internal organisasi.

“Kalau dampak kebijakan merger LPM ke FPW itu sangat kompleks sih. Beberapa pengaruhnya itu kayak LPM tingkat fakultas seperti LPM Edukasi ini jadi enggak punya status hukum sendiri lagi di UIN,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posisi LPM fakultas kini berubah menjadi semacam divisi di bawah FPW. Meski masih diperbolehkan mempertahankan ciri khas, namun secara struktur sudah tidak lagi berdiri mandiri.

“Masing-masing LPM itu jadinya seperti divisi dari FPW saja,” lanjutnya.

Terkait pendanaan, Ryan mengaku belum mendapat kepastian. Namun ia mendengar bahwa sistem pengajuan anggaran akan disatukan dengan seluruh LPM dalam satu pintu.

Tak hanya itu, program kerja ke depan juga berpotensi berubah. Sejumlah kegiatan disebut akan dilebur atau dikolaborasikan antar-LPM demi efisiensi.

Persma di UIN Walisongo berharap ada kejelasan lebih lanjut dari pihak kampus. Terutama terkait ruang gerak organisasi agar tetap bisa menjaga identitas sekaligus menjalankan fungsi jurnalistiknya. (bae)

You Might Also Like

Emang Gen Z Sengeri Itu? Masuk Kuliah tapi Gak Bisa Baca, Kampus di AS ‘Nyerah’

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

Purbaya Spil UU Cipta Kerja Bikinan Jokowi Bikin Negara Boncos Rp 125 Triliun

TAGGED:digabungheadlinelembaga pers mahasiswalpbpersmaSemaranguin walisongo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SPPG Lempongsari sepi karena di dalamnya sedang direnovasi pasca sidak. (bae) Viral hingga Disidak BGN, SPPG Lempongsari Direnovasi dan Ingin Jadi Dapur Percontohan
Next Article Mobil Dinas Dipakai Lebaran, Jabatan Sekwan Blora Langsung Dicopot

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tiga Prajurit Gugur, DPR Pertanyakan Keefektifan BOP

Duit Kredit Nasabah Disikat, Pegawai BRI Semarang Disidang

Dari 5 Jadi 3, Tapi Ceritanya Makin Dalam: “Reuni” Bukan Sekadar Lagu Comeback

MTQ 2026 Bukan Cuma Ngaji, Tapi Juga “Panggung Cuan” UMKM Jateng

Guru Nggak Cuma Ngajar, Tapi Juga “Nahan” Medsos

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Abdi Dalem Keraton Solo atau Keraton Surakarta Hadiningrat.
Daerah

Dana Hibah Rp 1,6 M untuk Gaji Abdi Dalem Keraton Solo Tak Sampai ke Sasaran, Siapa Menikmati?

Juli 18, 2025
Hukum

Terkuak, Senjata Laras Panjang Ditemukan Usai Ledakan di SMA 72

November 7, 2025
Info

Galau, Tahajud atau Sahur Dulu? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

Februari 19, 2026
Ilustrasi secangkir kopi.
Unik

Kopi Taubat: Varian Kopi yang Anti Bikin Kantong Bocor, Lagi Ramai di Semarang

Oktober 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?