BACAAJA, SEMARANG – Menjelang libur Lebaran 2026, sejumlah bank di Indonesia mulai menyesuaikan jam operasional kantor cabang. Penyesuaian ini mengikuti jadwal libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri. Meski beberapa cabang tutup, sebagian bank tetap membuka layanan terbatas di lokasi tertentu.
Nasabah diimbau tidak kaget jika datang ke kantor cabang dan menemukan layanan berubah. Karena itu, penting mengecek jadwal operasional bank sebelum bertransaksi. Alternatif lainnya, nasabah bisa memanfaatkan layanan perbankan digital yang tetap aktif 24 jam.
Beberapa bank besar seperti Bank Central Asia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Rakyat Indonesia sudah merilis jadwal layanan selama periode Lebaran. Jadwal ini mencakup hari operasional normal, layanan terbatas, hingga hari libur penuh. Nasabah disarankan mencatat tanggal-tanggal penting agar tidak salah waktu datang ke bank.
Untuk layanan Bank Central Asia, operasional cabang mengalami beberapa perubahan sepanjang Maret 2026. Pada 18 Maret, sejumlah cabang tetap buka dan melayani berbagai transaksi, kecuali layanan valuta asing, SKNBI, dan RTGS. Sementara pada 19 Maret seluruh kantor cabang BCA libur.
Pada 20 Maret, sebagian cabang BCA hanya melayani transaksi B2B milik Pertamina. Setelah itu, layanan kembali libur pada 21 hingga 23 Maret. Cabang tertentu kembali buka pada 24 Maret dengan layanan terbatas sebelum operasional normal kembali berjalan pada 25 Maret.
BCA juga mengingatkan nasabah untuk memastikan saldo rekening cukup sebelum 18 Maret 2026. Hal ini penting bagi nasabah yang memiliki pembayaran autodebet seperti cicilan kredit. Tujuannya agar tidak terjadi kegagalan transaksi selama masa libur Lebaran.
Sementara itu, Bank Negara Indonesia menyiapkan layanan operasional terbatas di beberapa outlet. Pada 20 Maret, sekitar 23 kantor cabang tetap buka dengan jam layanan singkat. Nasabah hanya bisa dilayani mulai pukul 10.00 hingga 12.00 waktu setempat.
BNI juga membuka layanan terbatas pada 23 Maret di 32 outlet yang tersebar di berbagai daerah. Dalam layanan ini, beberapa transaksi masih bisa dilakukan seperti setoran tunai, penarikan tunai, hingga pemindahbukuan antar rekening BNI. Namun batas maksimal transaksi yang dilayani hanya sampai Rp25 juta per rekening per hari.
Selain datang ke cabang, BNI menyarankan nasabah memanfaatkan layanan digital. Beberapa platform seperti aplikasi mobile banking dan layanan elektronik tetap beroperasi tanpa henti. Cara ini dinilai lebih praktis terutama saat libur panjang.
Berbeda sedikit, Bank Rakyat Indonesia masih membuka layanan normal di beberapa tanggal tertentu. Pada 18 Maret 2026, kantor cabang BRI tetap beroperasi seperti biasa dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Namun pada 19 Maret seluruh layanan cabang ditutup sementara.
Operasional normal kembali dibuka pada 20 Maret dengan jam layanan yang sama. Setelah itu, BRI kembali menutup layanan pada 21 hingga 22 Maret. Kantor cabang kembali beroperasi normal pada 23 dan 24 Maret.
Penyesuaian ini dilakukan agar operasional bank tetap mengikuti kebijakan libur nasional. Meski begitu, bank tetap memastikan nasabah masih bisa melakukan transaksi penting. Terutama transaksi yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak.
Sementara itu, beberapa bank lain masih belum mengumumkan jadwal resmi operasional Lebaran 2026. Informasi terkait layanan dari bank seperti Bank Syariah Indonesia dan Bank Mandiri masih ditunggu oleh nasabah. Pengumuman biasanya akan disampaikan melalui situs resmi atau media sosial masing-masing bank.
Karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau informasi terbaru dari bank tempat mereka menabung. Dengan begitu, nasabah tidak perlu kebingungan saat ingin melakukan transaksi. Terlebih saat momen Lebaran yang biasanya membuat aktivitas perbankan meningkat.
Di tengah perubahan jadwal ini, layanan digital banking menjadi solusi paling praktis. Nasabah tetap bisa melakukan transfer, pembayaran, hingga cek saldo kapan saja. Jadi meski kantor cabang tutup, transaksi tetap bisa berjalan tanpa hambatan. (*)


