Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!

R. Izra
Last updated: Maret 12, 2026 8:10 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Buku "Gerakan Aksi Massa" karya dosen dan aktivis mahasiswa SCU. (ist)
Buku "Gerakan Aksi Massa" karya dosen dan aktivis mahasiswa SCU. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Demonstrasi sering dianggap cuma aksi turun ke jalan tanpa rencana. Dua orang dari kampus di Semarang coba mematahkan anggapan itu lewat sebuah buku panduan demo.

Buku berjudul Gerakan Aksi Massa: Panduan Strategi dan Teknik Demonstrasi Efektif ini ditulis dosen Amrizarois Ismail bareng Ketua BEM Soegijapranata Catholic University (SCU) Ariendra Wirya Prananda.

Isinya bukan sekadar teori. Buku ini membahas cara demonstrasi yang rapi, terorganisir, dan tetap berbasis data. Tujuannya supaya mahasiswa dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang lebih terarah.

Bacaaja: Ribuan Pelajar Papua Kembali Demo Tolak MBG, Serempak Bilang Setuju!
Bacaaja: BREAKING NEWS: 2 Aktivis Demo Pati Divonis 6 Bulan Penjara, tapi Nggak Perlu Dikurung

Rektor SCU periode 2021–2025, Ferdinandus Hindiarto, menilai buku ini penting buat melatih sikap kritis mahasiswa. Menurut dia, aksi massa seharusnya diawali riset isu, data yang kuat, dan solusi yang jelas.

Editor buku, Benny Danang Setianto, juga menekankan pentingnya struktur dan aturan hukum dalam aksi. Demonstrasi, kata dia, tetap harus berjalan dalam koridor demokrasi dan tanggung jawab.

Di dalam buku itu dijelaskan banyak hal teknis. Mulai dari pembagian peran dalam aksi seperti korlap dan orator, sampai tim pendamping hukum dan kesehatan.

Ada juga panduan soal prosedur pemberitahuan aksi ke polisi dan cara mencegah provokasi yang bisa bikin demo ricuh. Bahkan dibahas juga aktivisme digital, seperti petisi online dan kampanye lewat media sosial.

Ariendra bilang, ukuran keberhasilan aksi bukan cuma soal banyaknya massa. Yang lebih penting adalah strategi advokasi, jaringan, dan ketajaman isu yang diperjuangkan.

“Pembaca diajak untuk menjadi massa aksi yang cerdas, mampu memverifikasi kebenaran isu, serta mengutamakan kepentingan publik di atas agenda kelompok tertentu,” katanya. (bae)

You Might Also Like

Viral Sekolah Roboh, Luthfi Minta Semua SD-SMP di Jateng Dicek Ulang

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

Perundungan di SMP Nasima Disorot, FPDI-P Minta Disdik Jangan Diam

Taj Yasin: Riset Kampus Jadi Bahan Bikin Kebijakan

Ribuan Pelajar Papua Kembali Demo Tolak MBG, Serempak Bilang Setuju!

TAGGED:aktivisbuku panduan demodemo efektifdemonstrasimahasiswapanduan strategiSCU Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Flyer penukaran uang baru di Stasiun Semarang Tawang dan Poncol. Serunya Mudik Naik Kereta Sekalian Berburu Uang Baru, Ada di Stasiun Tawang dan Poncol
Next Article Membaca Sisi Psikologis dan Relasi Manusia pada Kasus Reyhan dan Fara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (dul)

Gus Yasin Respons Polemik Penggeledehan Ponpes Putri di Sukoharjo: Anak-anak Kami Dampingi

Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jawa Tengah, Siti Farida. (ist)

Ombudsman Desak KONI Investigasi Kematian Dua Atlet Porprov Jateng 2026

BERGEGAS PERGI: Tim KPK bergegas pergi usai menggeledah Kantor Bea Cukai Semarang, Jumat (30/10/2026). (bae)

KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen saat Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng-DIY

YLKI Sentil Pajak Pembalut, Perempuan Kecil Makin Terbebani

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Desember 30, 2025
Pendidikan

Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu

Juli 31, 2026
SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul)
Info

Mahasiswa Sentil Pemerintah: Duluan Mana, 19 Juta Lapangan Kerja atau Rp19.000 per Dolar?

Juni 6, 2026
Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok
InfoPendidikan

Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?