Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?

Dari sini, sebagian ulama paham bahwa Nabi nggak merekomendasikan lelaki yang bakal sering ninggalin istrinya dalam waktu lama. Karena kehidupan rumah tangga itu bukan cuma status halal, tapi soal kebersamaan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 4, 2026 7:56 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi pernikahan LDR.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Zaman sekarang, LDR alias Long Distance Relationship sering banget dianggap biasa. Termasuk setelah nikah. Suami di kota A, istri di kota B. Ketemu? Nunggu cuti. Video call jadi andalan, pelukan diganti emoji.

Padahal kalau bisa milih, sebenarnya jangan LDR-an.

Ada kisah menarik dari Fatimah binti Qais. Beliau pernah cerita, ada dua lelaki yang melamarnya: Abu Jahm dan Mu’awiyah. Lalu beliau minta saran ke Muhammad. Nabi menjelaskan, Mu’awiyah itu nggak punya harta. Sementara Abu Jahm “tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya.” Hadis ini diriwayatkan dalam Sahih Muslim.

Ucapan “nggak pernah naruh tongkat” itu kata para ulama punya dua makna. Salah satunya: dia sering banget safar. Jarang di rumah.

Dari sini, sebagian ulama paham bahwa Nabi nggak merekomendasikan lelaki yang bakal sering ninggalin istrinya dalam waktu lama. Karena kehidupan rumah tangga itu bukan cuma status halal, tapi soal kebersamaan.

Al-Qur’an sendiri bilang dalam QS. Al-Baqarah: 187, suami dan istri itu “libas” satu sama lain — pakaian. Pakaian itu nempel, dekat, saling nutupin, saling ngangetin. Nggak kebayang kan kalau “pakaian” tapi beda lemari, beda kota?

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir ngejelasin bahwa suami-istri itu mestinya hidup bareng, saling bersentuhan, tidur seranjang, berbagi ruang yang sama. Di situ ada ketenangan, ada penjagaan, ada kehangatan yang nggak bisa diganti sinyal internet sekuat apa pun.

Bukan berarti LDR itu otomatis haram. Ada kondisi tertentu yang mungkin bikin harus terpisah sementara—kerja, studi, atau alasan mendesak lainnya. Tapi kalau bisa dihindari, ya dihindari. Karena makin sering berjauhan, makin besar juga celah masalah: rindu numpuk, komunikasi rawan salah paham, kebutuhan emosional nggak keisi penuh.

Nikah itu bukan cuma sah di kertas. Tapi hidup bareng, tumbuh bareng, berantem lalu baikan di ruang yang sama.

Kalau memang harus LDR, pastikan itu sementara dan ada target jelas kapan bisa serumah lagi. Karena idealnya, suami-istri itu bukan cuma saling cinta dari jauh—tapi saling ada, saling jaga, dan benar-benar berbagi hidup dalam satu atap.

Semoga Allah mudahkan kita punya rumah tangga yang nggak cuma sah, tapi juga hangat dan utuh. (*)

You Might Also Like

Tak Kapok Jerat Narkoba, Artis Ammar Zoni ‘Dibuang’ ke Nusakambangan

Ultah ke-479, Semarang Bagi-Bagi “Hadiah”: Naik BRT Gratis, Wisata Free, Parkir Cuma 479 Perak!

Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

Puluhan Rumah di Sragen Mulai Dibedah, Bupati Turun Langsung Pantau Proyek Desa Bebas RTLH

TAGGED:islamiLDRnikahpernikahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fadia Ngaku Bareng Gubernur Saat OTT, Eh Luthfi Bilang: “Lho, Info dari Mana?”
Next Article Awas! Minum Sembarangan Saat Mudik, Fokus Bisa Buyar Total

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Turnamen FF, Event Clash Squad 4v4, yang digelar di Warmindo Mayoritas, Semarang, diserbu ratusan peserta.

Mode Clash Squad Kian Ngetren, Turnamen FF 4v4 di Warminda Mayoritas Dipenuhi Peserta

Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda.

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung

Jumlah Pedagang Bakso di Jateng Tembus 17 Ribu

Nggak Cuma Ngaji, Santri Digembleng Jadi Entrepreneur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

ASN Jateng Asal Kasih Izin Tambang, Negara Boncos

Oktober 16, 2025
Info

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

April 10, 2026
Hukum

Nekat Jual Miras di Banjarnegara, Warga Magelang Kena Semprit Satpol PP

September 21, 2025
Chief Operating Officer (COO) BacaAja, Puji Utami (kanan) dan Ketua Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) foto bersama usai menandatangani MoU, Selasa (3/3/2026). (bae)
Info

Peradi SAI Kota Semarang Jalin Kerja Sama dengan BacaAja

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?