Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara

R. Izra
Last updated: Februari 26, 2026 3:57 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Petugas KAI Daop IV sedang mengimbau masyarakat agar jangan ngabuburit di sekitar rel. (ist)
Petugas KAI Daop IV sedang mengimbau masyarakat agar jangan ngabuburit di sekitar rel. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ngabuburit sambil nongkrong di rel kereta? Kedengarannya asik, tapi risikonya serius. KAI Daop 4 Semarang tegas melarang aktivitas apa pun di jalur KA.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, bilang Ramadan tahun ini dijumpai warga yang kumpul di sekitar rel saat sahur atau jelang buka puasa.

“KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain kepentingan operasional,” tegasnya, Kamis (26/2/2026).

Bacaaja: 16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit
Bacaaja: Belum Genap 10 Hari Puasa, Tiket Lebaran di Daop 4 Semarang Sudah Terjual 305 Ribu!

Larangan ini bukan sekadar imbauan. Aturannya jelas di UU Perkeretaapian. Siapa pun dilarang berada atau beraktivitas di ruang manfaat jalur KA, dan pelanggar bisa kena pidana sampai tiga bulan atau denda maksimal Rp15 juta.

Masalahnya, frekuensi perjalanan kereta makin padat jelang Lebaran. Banyak orang lengah karena asyik nongkrong, padahal posisi mereka sudah masuk area terlarang dan berbahaya.

Buat mencegah kejadian tak diinginkan, KAI rutin turun ke lapangan. Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah dan komunitas, sekaligus memperketat patroli keamanan di titik-titik rawan rel.

Personel disiagakan di lokasi strategis, termasuk perlintasan sebidang yang tak dijaga tapi lalu lintasnya ramai.

Data sampai 26 Februari 2026 di wilayah Daop 4 Semarang mencatat 10 kecelakaan di jalur KA dan perlintasan sebidang. Dampaknya fatal, 16 orang meninggal, satu luka berat, dan satu luka ringan.

Sepanjang 2025, angkanya lebih tinggi lagi. Ada 61 kecelakaan dengan korban 52 orang meninggal, empat luka berat, dan 11 luka ringan.

KAI juga mengintensifkan sosialisasi langsung. Hingga Februari 2026, sudah 37 kali dilakukan di perlintasan sebidang dan empat kali di sekolah, melibatkan TNI, Polri, railfans, dan unsur kewilayahan.

“Kami ingin lingkungan perkeretaapian yang aman dan tertib, apalagi di Ramadan dan jelang Lebaran,” ucap Luqman. (bae)

You Might Also Like

Puluhan Siswa SD di Solo Diduga Keracunan MBG, Pemkot Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

Ribuan Warga Israel Demo, Netanyahu: “Perang Gaza Tetap Jalan Terus!”

Tragedi Kecelakaan Maut Tol Pemalang: Hujan Deras, Mobil Oleng, Balita Tewas

Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi

TAGGED:didendadipenjaraheadlinengabuburitrelrel kereta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga ramai-ramai menyelamatkan pengendara motor yang terseret derasnya arus banjir di Kawasan Industri Candi Semarang, Kamis (26/2/2026). Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus
Next Article Ilustrasi pembacokan. Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KORBAN PEMECATAN--Boge Kurnia, korban pemecatan sewenang-wenang, datang ke pengadilan untuk melihat proses persidangan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang dulu memecatnya. (bae)
Info

Curhat Pilu Boge, Outsourcing yang Dipecat Bupati Fadia Arafiq karena Beda Pilihan Politik

September 11, 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025. (BPMI Setpres)
Info

Atap Seng Gak Indah, Prabowo Gulirkan ‘Gentengisasi’ di Penjuru Indonesia, Duit Siapa?

Februari 3, 2026
POLISI SIAGA--Polisi bersiaga di area Pengadilan Tipikor Semarang jelang sidang tuntutan, Senin (21/9/2026). (bae)
HukumUnik

Sidang Tuntutan Bupati Sudewo di Tipikor Dijaga Ketat Polisi

September 21, 2026
Ilustrasi korban tenggelam/hanyut di sungai.
Info

6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Kendal, 4 Ditemukan Meninggal

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?