Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger

Temuan itu memunculkan dugaan kuat adanya unsur kekerasan sebelum korban meninggal dunia. Dugaan pembunuhan pun mulai mencuat di tengah masyarakat.

Nugroho P.
Last updated: Februari 22, 2026 3:46 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi jenazah
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Warga Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, mendadak heboh setelah sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Sungai Citandui, Jumat (20/2/2026). Suasananya langsung berubah tegang begitu kabar itu menyebar dari mulut ke mulut.

Lokasinya ada di wilayah Dusun Cikaronco. Beberapa warga yang pertama kali melihat tubuh mengapung itu langsung melapor karena kondisinya sudah mengenaskan.

Tak lama berselang, petugas dari Polsek Wanareja bersama Koramil setempat tiba di lokasi. Garis polisi dipasang untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Kanit Reskrim Polsek Wanareja, Triyono, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan warga.

“Kami menerima informasi dari warga Desa Tarisi terkait penemuan jenazah di Sungai Citandui. Setelah itu kami langsung menuju TKP, mengamankan lokasi, dan melakukan evakuasi,” ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Wanareja 2. Jenazah kemudian diperiksa secara awal di lokasi sebelum dibawa lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ada tanda-tanda yang bikin dahi berkerut. Kedua tangan korban ditemukan dalam kondisi terikat lakban.

Selain itu, tubuh korban sudah membengkak dan mulai membusuk. Kondisi ini membuat identitas maupun perkiraan usia korban belum bisa dipastikan.

“Jenis kelamin laki-laki. Untuk umur belum bisa diprediksi karena kondisi jenazah sudah banyak mengalami perubahan, membengkak dan sebagainya. Ada tanda-tanda tidak wajar seperti tangan terikat,” jelas Triyono.

Temuan itu memunculkan dugaan kuat adanya unsur kekerasan sebelum korban meninggal dunia. Dugaan pembunuhan pun mulai mencuat di tengah masyarakat.

Namun hingga saat ini, polisi belum menemukan barang bukti lain yang bisa mengarah pada identitas korban maupun penyebab pasti kematian.

“Sementara dari pemeriksaan awal kami belum menemukan barang bukti yang mengarah pada identitas atau penyebab pasti kematian. Masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Untuk memastikan penyebab kematian, Polsek Wanareja berkoordinasi dengan Polresta Cilacap. Pada Jumat malam, jenazah langsung dibawa ke RSUD Margono Soekarjo di Purwokerto untuk diautopsi.

Langkah autopsi diharapkan bisa membuka titik terang, apakah benar korban tewas karena kekerasan atau ada faktor lain.

Sementara itu, polisi juga mulai menyisir kemungkinan adanya laporan orang hilang di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Data itu penting untuk mencocokkan identitas korban.

Aparat mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Polisi memastikan bakal mengusut tuntas penemuan mayat misterius di Sungai Citandui tersebut.

Di tengah aliran sungai yang biasanya tenang, temuan ini meninggalkan tanda tanya besar: siapa korban sebenarnya, dan apa yang terjadi sebelum tubuhnya terikat lakban lalu berakhir di air. (*)

You Might Also Like

Korupsi Rp237 Miliar PT CSA Cilacap: Gus Yazid Mengaku Hanya Dititipi

Sederet Fakta Tragis di Balik Kasus Pembunuhan Kasir Minimarket Cantik di Karawang

Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang

Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

Drama Mengguncang Negara, Keluarga Terkaya Indonesia Terseret Kasus Pajak

TAGGED:lakbanmayatsungai citandui
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rp8 Juta, Kapal Asing, Vonis Mati Mengintai
Next Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, borong takjil saat ngabuburit sambil lari bareng Vindes dalam acara “Ngabuburingat”, Minggu (22/2/2026). Borong Takjil saat Ngabuburingat Bareng Vindes, Respati Repons Usulan Kampung Ramadan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketidakadilan Terus Terjadi Bahkan Ketika Kita Tengah Tidur Lelap

Masuk Musim Kemarau, Luthfi Cek Embung dan Irigasi

Polisi Buru Narkoba hingga Septic Tank

Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

Tampang Dito (baju oranye), begal sadis yang tega membacok korbannya dengan pisau lipat digiring polisi ke tahanan, Rabu (8/4/2026). (bae)

Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Lima pelaku demo rusuh mengenakan baju tahanan, salah satu di antaranya merupakan pelajar SMK yang nekat demo usai dapat imbauan dari guru.
Hukum

Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

September 20, 2025
Hukum

Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal

November 13, 2025
Polisi menangkap pemuda berinisial WFT yang disebut sebagai 'Bjorka'.
Hukum

Polisi Tangkap Bjorka, tapi Gak Yakin Sosok Itu ‘Bjorka’ yang Pernah Hebohkan Indonesia

Oktober 3, 2025
Hukum

Ricuh Dilanjut Bentrok di Tambang Emas Ilegal, Tiga Nyawa Melayang 

Desember 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?