Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, langsung pasang badan. Ia menegaskan, MBG sama sekali nggak menggerus anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Nugroho P.
Last updated: Februari 20, 2026 8:51 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar soal anggaran pendidikan sempat bikin heboh. Ada yang bilang program Makan Bergizi Gratis alias MBG bikin jatah pendidikan jadi kepotong.

Tapi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, langsung pasang badan. Ia menegaskan, MBG sama sekali nggak menggerus anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kalau ada anggapan bahwa MBG mengurangi anggaran pendidikan, kami sampaikan dengan tegas bahwa itu tidak benar. Program Presiden terkait pendidikan tetap terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujar Mu’ti dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

Ia memastikan semua program strategis tetap jalan. Bahkan, beberapa di antaranya justru diperluas.

Salah satu yang disorot adalah program revitalisasi sekolah. Pada 2025, pemerintah mengalokasikan Rp16,9 triliun untuk memperbaiki 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Hasilnya? Realisasi pembangunan dan revitalisasi sudah tembus 93 persen. Angka ini disebut sebagai bukti kalau komitmen perbaikan infrastruktur pendidikan nggak main-main.

“Tahun 2025 realisasi program revitalisasi sekolah mencapai 93 persen. Ini bukti bahwa komitmen negara terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan tetap kuat,” lanjutnya.

Masuk 2026, program ini nggak berhenti. Anggaran lebih dari Rp14 triliun sudah disiapkan untuk 11.474 sekolah.

Bahkan, Presiden Prabowo Subianto disebut berencana menambah anggaran revitalisasi untuk 60.000 sekolah lagi. Kalau semua masuk skema APBN, totalnya bisa menyentuh sekitar 71.000 satuan pendidikan yang direvitalisasi.

Selain bangunan sekolah, bantuan untuk siswa juga dipastikan aman. Program Indonesia Pintar (PIP) tetap jalan untuk SD, SMP, SMA, hingga SLB.

Menariknya, tahun 2026 bakal ada tambahan PIP khusus murid TK. Nilainya Rp450 ribu per tahun dan ditargetkan menyasar 888 ribu anak TK di seluruh Indonesia.

“Untuk 2026 ini akan ada dana PIP untuk murid TK sebanyak Rp450 ribu per tahun. Tahun ini akan kita alokasikan untuk 888 ribu murid TK di seluruh Indonesia,” jelas Mu’ti.

Lalu bagaimana dengan MBG? Menurut Mu’ti, program ini justru bagian dari strategi besar membangun kualitas SDM sejak dini.

Data per 18 Februari 2026 menunjukkan MBG sudah menjangkau 280.023 satuan pendidikan. Jumlah peserta didik penerima manfaatnya mencapai 43,17 juta siswa.

“Kalau kita lihat sekarang, satuan pendidikan yang menerima manfaat MBG sudah mencapai ratusan ribu, dan murid penerima manfaatnya lebih dari 43 juta. Ini menunjukkan bahwa MBG memiliki pengaruh yang sangat positif dan nyata,” pungkasnya.

Dengan angka-angka itu, Mu’ti ingin menepis anggapan bahwa MBG mengorbankan sektor lain. Menurutnya, pendidikan tetap jadi prioritas, baik dari sisi infrastruktur maupun dukungan langsung ke siswa.

Isu boleh beredar, tapi pemerintah menegaskan anggaran pendidikan tetap utuh. MBG jalan, revitalisasi lanjut, PIP aman, bahkan diperluas. (*)

You Might Also Like

Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan

Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?

Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

Mahasiswa Internasional Ikut Nongkrong di Perpustakaan Desa Campuranom

MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

TAGGED:abdul mu'tiMBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ruang Laktasi Kok Buat Ngrokok, Satpol Kena Denda Deh
Next Article Wali Kota Semarang, Agustina WP dan Wakil Wali Kota menjelaskan soal BOP, Jumat (20/2/2026). (bae) Kapan Bantuan Operasional RT 2026 Cair? Ini kata Wali Kota Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wawali: Atlet Voli Muda Jangan Cuma Jago Latihan

KUTUK INTOLERANSI BERAGAMA - Pegiat lintas iman dan lintas agama berkumpul di Masjid Nusrat Jahan, Jalan Erlangga Barat, Pleburan, Kota Semarang, Senin (15/6/2026), menyatakan mengutuk keras kasus intoleransi beragama di Jateng. Dua kasus intoleransi beragama di Jateng terjadi beruntun dengan pola lama yang serupa. (dul)

Kasus Intoleransi Muncul Beruntun di Jateng, Tokoh Lintas Agama Sorot Pola Peristiwa

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bicara dengan penasihat hukumnya saat sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae)

Ngeri! Sudewo Tak Cuma Terima Gratifikasi Uang, Keris Nogososro Juga Diembat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Mensesneg Sebut Anggaran MBG Dipangkas, Menkeu Purbaya: Belum Tentu

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) ikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (15/6/2026). (bae)

Ngeri Ya! Tak Cukup Korupsi di Pati, Sudewo Juga Terima Rp3,8 M dari Proyek Jalur Kereta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Nyaris Gantung Seragam, Kini Bisa Sekolah Gratis

Juni 8, 2026
Pendidikan

Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah

Juni 11, 2026
Pendidikan

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

September 30, 2025
Staf Bidang SMA Disdikbud Jateng, Subeno saat saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' di Titik Kumpul 2 SKS, kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?