Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat

Di tengah kota yang sibuk bangun flyover dan gedung-gedung baru, Pemkot Semarang pilih berhenti sejenak buat ngurus “ingatan”. Bukan soal nostalgia, tapi soal identitas. Nama jalan diganti, penghargaan diberikan, dan satu ulama besar diangkat lagi ke permukaan sejarah: KH Sholeh Darat.

T. Budianto
Last updated: Februari 13, 2026 5:01 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN SK: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyerahkan Surat Keputusan perubahan nama Jalan Kyai Saleh menjadi Jalan KH Sholeh Darat kepada ahli waris, Kamis (12/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemerintah Kota Semarang resmi memberikan penghargaan kepada KH Sholeh Darat sebagai Tokoh Moderasi, Kamis (12/2/2026).

Seremoni ini bukan sekadar seremoni. Ini bagian dari proses pengusulan beliau sebagai pahlawan nasional, sekaligus bentuk penghormatan atas jejak intelektualnya yang berpengaruh besar dalam perkembangan Islam di Nusantara.

Yang paling mencuri perhatian, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyerahkan Surat Keputusan perubahan nama Jalan Kyai Saleh menjadi Jalan KH Sholeh Darat. Bukan cuma ganti papan nama, tapi simbol bahwa ruang publik juga bisa jadi ruang ingatan. “Jalan bukan sekadar ruang lalu lintas, tetapi ruang ingatan,” kata Agustina.

Baca juga: KH Sholeh Darat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Menurutnya, setiap orang yang melintas nantinya akan diingatkan bahwa Semarang pernah melahirkan ulama besar yang berdakwah dengan kelembutan, mengajar dengan kebijaksanaan, dan membawa Islam dengan semangat moderasi.

Selain penggantian nama jalan, Pemkot juga menyerahkan piagam penghargaan kepada KH Sholeh Darat yang diterima langsung oleh dzurriyah (ahli waris). Dalam momentum itu, dilakukan pula penandatanganan pernyataan ahli waris dan pengesahan foto beliau sebagai bagian dari validasi dokumen sejarah.

Karya Monumental

Tak berhenti di situ, karya monumental beliau, Tafsir Faidhurrahman juga diserahkan kepada wali kota untuk diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Harapannya, karya tersebut bisa lebih mudah diakses masyarakat luas, khususnya generasi muda yang mungkin lebih akrab dengan timeline media sosial ketimbang kitab klasik.

Agustina menegaskan, pembangunan kota tak bisa cuma soal beton, jalan, dan angka pertumbuhan ekonomi. Ada sisi lain yang nggak kalah penting: merawat sejarah, budaya, dan keteladanan tokoh bangsa.

“Semarang punya banyak figur inspiratif yang kontribusinya melampaui zamannya. Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah,” ujarnya.

Baca juga: Inilah Sosok Kiai Sholeh Darat, Ulama Pejuang dari Nusantara yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Pemkot berharap momentum ini bisa jadi pengingat bahwa kota yang kuat bukan cuma yang infrastrukturnya megah, tapi juga yang tahu siapa tokoh-tokoh yang membentuk karakternya.

Karena pada akhirnya, mengganti nama jalan itu mudah. Yang lebih menantang adalah memastikan nilai-nilai moderasi, keilmuan, dan kebangsaan yang diajarkan KH Sholeh Darat nggak berhenti di papan nama, tapi benar-benar hidup di kepala dan hati warganya. (tebe)

 

You Might Also Like

KH Ma’ruf Amin Mundur Perlahan, Pilih Uzlah dari Panggung

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Dalih Aipda Robig: Gamma Tewas Bukan karena Saya Tembak, tapi . . .

Mau Liburan ke Jogja? Siap-siap Macet Ya, Bakal Diserbu 7 Juta Wisatawan

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

TAGGED:agustina wilujengheadlineKH Sholeh Daratpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek
Next Article Imlek Bukan Cuma Barongsai: Menpar Sidak Sam Poo Kong

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Keris Bukan Cuma Mistis: Kemenbud Dorong Edukasi Biar Nggak Salah Kaprah

Viral 11 Detik, Berujung Tersangka: Kasus Kucing di Blora Naik ke Meja Hijau

Dari “Cumi-Cumi Darat” ke Bus Listrik: Semarang Mulai Move On dari Asap Hitam

Dari Tuk Panjang ke Warak Ngendog, Agustina: Damai Itu Modal Utama Semarang Sejahtera

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Audiensi Icon Plus dengan Pemerintah Kabupaten Kudus dihadiri Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris; Wakil Bupati, Belinda Putri Sabrina; Manager PLN UP3 Kudus, Firman Sadikin; serta General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin.
Daerah

Gandeng Pemkab, Icon Plus Dukung Digitalisasi Kabupaten Kudus

Juli 9, 2025
Daerah

Giliran Perangkat Desa di Purbalingga Minta Gaji Naik

September 1, 2025
Info

Empat Kelurahan di Bantul Resmi Jadi “Tsunami Ready Community”, Apa Itu?

September 29, 2025
Olahraga

Pertina Jateng Siapkan SDM Andal Jelang Porprov 2026

Juli 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?