Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

Sampah itu urusan semua orang, tapi seringnya pengin dibuang jauh-jauh dari rumah sendiri. Begitu TPS mau dibangun, langsung rame penolakan. Nah, di Semarang, ceritanya mulai dibikin beda.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 5:58 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RESMIKAN TPS: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat meresmikan TPS Bugen di Kelurahan Tlogosari Wetan, Semarang, Kamis (5/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang makin serius ngerjain urusan sampah, kali ini lewat pendekatan yang lebih “ngajak” daripada “maksa”. Salah satu langkah nyatanya adalah pembangunan tempat pembuangan sementara (TPS) Bugen di Tlogosari Wetan, yang digadang-gadang jadi contoh pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut TPS Bugen bukan sekadar tempat numpuk sampah sementara. Lebih dari itu, TPS ini dirancang jadi ruang belajar bareng soal lingkungan dan budaya pilah sampah dari rumah.

Baca juga: Agustina Gaspol Atasi Sampah Organik Lewat Program Gumregah

“TPS Tlogosari Wetan ini bukan cuma fasilitas, tapi simbol kebersamaan. Warga bisa mulai memilah sampah dari sumbernya, supaya yang dibuang ke TPA bisa jauh berkurang,” kata Agustina, Kamis, (5/2/2026). Ia lantas menyinggung dilema klasik soal TPS yang hampir selalu jadi objek penolakan warga.

Mau ditaruh di pinggir jalan, dibilang mengganggu. Masuk permukiman, langsung ditolak. “Tapi kan semua orang menghasilkan sampah. Kalau nggak ada TPS, mau dibuang ke mana?” ujarnya blak-blakan.

Menariknya, TPS Bugen justru jadi salah satu TPS langka yang dibangun tanpa penolakan warga. Karena itu, Pemkot Semarang menyiapkan TPS ini sebagai pilot project atau percontohan untuk kawasan lain di kota.

Budidaya Maggot

Nggak berhenti di situ, TPS Bugen juga bakal dikembangkan jadi pusat budidaya maggot untuk mengolah sampah organik. Program ini bakal melibatkan tokoh masyarakat, pegiat lingkungan, sampai akademisi. Targetnya jelas: sampah organik nggak lagi jadi beban, tapi punya nilai ekonomi.

Pemkot juga mendorong dapur-dapur produksi makanan seperti SPPG/MBG agar ikut memilah sampah organik dan menyalurkannya sebagai pakan maggot. “Kalau mau budaya kota bersih berubah, ya mulai dari TPS. TPS harus hidup secara ekonomi, bermanfaat buat pengelola, dan berdampak langsung ke lingkungan,” tegas Agustina.

Baca juga: Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan

Sebagai catatan, timbulan sampah di Kota Semarang saat ini sudah tembus 1.200 ton per hari. Sayangnya, belum semuanya dikelola dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Dampaknya, saluran air dan sungai sering tersumbat, terutama saat musim hujan di kawasan timur kota, termasuk sekitar Tlogosari.

Kondisi itu jadi alarm keras bahwa pengelolaan sampah nggak bisa lagi setengah-setengah. Harus dimulai dari level paling bawah: rumah, RT, RW, sampai kota.

Pemkot memastikan pengoperasian TPS Bugen bakal terus dikawal lewat pendampingan dan sosialisasi ke warga. “Program ini harus bisa menular ke kelurahan lain. Karena kota yang bersih itu, awalnya dari rumah kita sendiri,” pungkas Agustina.

TPS bukan monster, sampah juga bukan makhluk gaib. Yang sering bikin ribet justru kebiasaan buang-buang tanpa mikir. Kalau semua mau pilah dari rumah, mungkin yang penuh bukan TPA, tapi rasa tanggung jawab kita bareng-bareng. (tebe)

You Might Also Like

Dua Pekan Jelang Lebaran, 400 Ribu Orang Sudah Amankan Tiket Kereta

Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

Bibit Siklon 90S Bikin Jateng Siaga Hujan Lebat dan Ombak Tinggi

UGM Kenalkan Beras Presokazi, Inovasi Pangan yang Bantu Cegah Stunting

KMA Mundur dari Dewan Syuro PKN dan MUI, Bukan karena Konflik Lho!

TAGGED:agustina wilujengm sampahheadlinepemot semarangTPS bugen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kecelakaan truk gandeng bermuatan kopi kemasan di Arteri Yos Sudarso Semarang, Jumat (6/2/2026). Detik-detik Truk Gandeng Muntahkan Kopi di Jalan Yos Sudarso Semarang, Gara-gara Putus
Next Article Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

Polisi menunjukkan barang bukti TPPU investasi bodong sarang burung walet, Selasa (31/3/2026). (ist)

Nggak Ngotak, Penipuan dan Cuci Uang Bermodus Bisnis Sarang Walet Bikin Rugi Rp78 M

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Senin (25/8/2025), jalanan Pati rame lagi. Ratusan orang turun ke jalan pergi ke kantor pos, surati KPK agar segera tangkap Bupati Sudewo.
Politik

Ratusan Warga Pati Jalan Kaki dari Alun-alun ke Kantor Pos: Surati KPK, Jangan Masuk Angin!

Agustus 25, 2025
Ekonomi

Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok

Desember 9, 2025
Terpidana kasus penipuan, Hengky Setia Budi, digelandang ke kantor kejaksaan usia ditangkap, Rabu (4/2/2026) malam. (ist)
Hukum

Penipu Ulung Ditangkap di Solo, Pelarian Hengky Setia Budi Berakhir di Lapas Kedungpane

Februari 5, 2026
Info

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?