Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

R. Izra
Last updated: Februari 3, 2026 6:57 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Merry Roeslani bersama Hoegeng Iman Santoso, semasa hidup.
Merry Roeslani bersama Hoegeng Iman Santoso, semasa hidup.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga besar kepolisian. Meriyati Roeslani Hoegeng, istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia pada usia 100 tahun, Selasa (3/2/2026).

Perempuan yang akrab disapa Meri Hoegeng itu mengembuskan napas terakhir di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah sempat menjalani perawatan intensif.

Meski jarang jadi sorotan, sosok Meri bukan figur biasa. Ia dikenal sebagai pasangan setia di balik perjalanan salah satu jenderal paling dihormati dalam sejarah Polri.

Bukan sekada istri jenderal polisi

Lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925, Meri berasal dari keluarga terpandang. Ia merupakan putri dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan keponakan dari Besar Martokoesomo, advokat pribumi pertama di Indonesia.

Meri menikah dengan Hoegeng pada 31 Oktober 1946. Sejak saat itu, ia ikut mendampingi penugasan sang suami dari Medan hingga Jakarta, sebuah perjalanan panjang yang nggak selalu mudah.

Pasangan ini dikaruniai tiga anak dan dikenal menjalani kehidupan keluarga yang sederhana, jauh dari kesan glamor meski berada di lingkar kekuasaan.

Setelah Hoegeng pensiun, pasangan ini justru makin aktif berkarya. Mereka menekuni hobi seperti melukis dan menyanyi, bahkan sempat tampil di radio dan televisi lewat acara The Hawaiian Seniors di TVRI.

Kehidupan mereka sering dipandang sebagai contoh bahwa pensiun bukan akhir produktivitas.

Hoegeng wafat pada 2004, dan sejak itu Meri melanjutkan hidup dengan tenang bersama keluarga.

Hadiah terakhir pada seabad usianya

Menariknya, tepat di ulang tahunnya yang ke-100 pada 2025, Meriyati sempat merilis buku biografi berjudul “Meriyati Hoegeng – 100 Tahun Langkah Setia Pengabdian.”

Seolah jadi penutup perjalanan panjang yang penuh dedikasi.

Dalam salah satu pesannya, Meri pernah berkata: “Saya sangat berharap Polri tetap di hati dan dicintai masyarakat Indonesia. Titip Polri.”

Kalimat sederhana, tapi dalam, menunjukkan betapa besar cintanya pada institusi yang juga menjadi bagian dari hidupnya.

Kepergian Meri Hoegeng bukan cuma kehilangan bagi keluarga, tapi juga pengingat tentang satu hal yang sering terlupakan:

Di balik tokoh besar, hampir selalu ada sosok kuat yang memilih berdiri di belakang layar.

Selamat jalan, Eyang Meri. Warisan keteladananmu ikut menjadi bagian dari cerita panjang integritas di negeri ini. (*)

You Might Also Like

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Dugaan Joki hingga Mahasiswi ‘Super Cerdas’, Kuliah S3 Fadia Arafiq di Untag Disorot

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

TAGGED:eks kapolriheadlinehoegeng iman santosomeri hoegengmeriyati roeslani hoegeng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Peduli Kesehatan Mental, Respati akan Tambah Psikolog dan Upgrade Posyandu Plus di Solo
Next Article Kota Solo menyabet The 5th ASEAN Clean Tourist City Award, penghargaan internasional yang dikasih ke kota-kota dengan komitmen tinggi terhadap kebersihan dan pariwisata ramah lingkungan. Solo Sabet ASEAN Clean Tourist City Award, Respati: Kita Gak Main-main Soal Kebersihan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Taruna Baru, Perwira Lulus, Semarang Jadi Rumah Kedua…

Desember 9, 2025
Sepak Bola

Media Vietnam Takjub Lihat Aksi Jens Raven, Bintang Muda Indonesia Cetak 6 Gol ke Gawang Brunei

Juli 16, 2025
Daerah

Satu Aplikasi Buat Semua Urusan, Pemkot Luncurkan SDGs

Mei 4, 2026
Olahraga

Sambut MU dengan Respek, Kapten ASEAN XI Tegaskan Siap Bikin Repot

Mei 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?